KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati - Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat - Koran Mandalika

KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat

Rabu, 1 April 2026 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 1 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya penumpang KA Ciremai relasi Semarang Tawang – Bandung, yang perjalanannya terganggu akibat adanya longsoran tanah di petak jalan Maswati – Sasaksaat pada Rabu, 1 April 2026.

Kejadian tersebut menyebabkan perjalanan KA Ciremai harus berhenti sementara di lokasi terdampak, tepatnya di KM 142+8/9 pada petak jalan Maswati – Sasaksaat. Gangguan ini terjadi sebagai dampak adanya hujan lebat dan kondisi alam di lokasi tersebut yang berada di luar kendali operasional KAI.

Informasi awal mengenai kejadian ini diterima oleh Pusdalopka Daop 2 Bandung dari crew KA Ciremai pada Rabu, 1 April 2026 pukul 14.53 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera melakukan koordinasi intensif untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta penanganan situasi di lapangan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama dalam setiap kondisi operasional. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan KA Ciremai akibat gangguan perjalanan ini. Saat ini perjalanan KA harus berhenti sementara sebagai langkah pengamanan, sambil menunggu proses penanganan di lokasi selesai dilakukan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, begitu informasi diterima, seluruh tim Tanggap Darurat KAI Daop 2 Bandung langsung bergerak cepat untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan, termasuk upaya evakuasi apabila diperlukan serta pembersihan material longsoran dari jalur rel.

Petugas prasarana bersama tim terkait saat ini telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan di jalur lintasan tersebut dan melakukan evakuasi terhadap kondisi KA Ciremai. Akibat kejadian ini, untuk sementara waktu petak jalan Maswati – Sasaksaat terhalang dan tidak dapat dilalui perjalanan KA. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses penanganan.

Baca Juga :  5 Penguat Rasa Daging Paling Populer: Dari MSG Sampai Ekstrak Ragi, Alami Maupun Sintetis

KAI Daop 2 Bandung memastikan akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan terkait perkembangan situasi ini melalui berbagai kanal resmi. Penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI Daop 2 Bandung akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan. Update perkembangan selanjutnya akan disampaikan pada kesempatan berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru