Rayakan Hari Waisak 2025 dalam Harmoni Perdamaian Dunia - Koran Mandalika

Rayakan Hari Waisak 2025 dalam Harmoni Perdamaian Dunia

Selasa, 13 Mei 2025 - 11:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Waisak di Indonesia setiap tahunnya selalu diwarnai dengan keindahan dan kesakralan Candi Borobudur dan Candi Mendut. Sebagai dua situs ibadah sekaligus warisan budaya, keduanya menjadi pusat perayaan umat Buddha yang penuh makna. Salah satu rangkaian tradisi dalam peringatan Tri Suci Waisak di Indonesia adalah prosesi kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Maka, lebih dari sekadar tradisi, Waisak menjadi pengingat untuk merefleksikan nilai-nilai pengendalian diri dan kebijaksanaan yang diajarkan oleh Siddharta Gautama, Sang Buddha. 

Adapun Hari Suci Waisak turut menjadi momen untuk menghormati perjalanan spiritual Sang Buddha melalui tiga peristiwa penting dalam hidupnya, yaitu kelahiran, tercapainya pencerahan, dan wafatnya. Ketiga peristiwa ini menjadi inti dari refleksi dan peringatan umat Buddha pada hari raya ini.

Pada umumnya, perayaan Hari Waisak dilakukan tepatnya pada waktu terang bulan atau yang disebut juga dengan Purnama Sidhi. Tahun ini, Waisak diperingati pada tanggal 12 Mei 2025 dan mengusung tema “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia.”  Tema ini menegaskan kembali pentingnya pengendalian diri dan kebijaksanaan sebagai landasan utama untuk membangun kehidupan damai di tengah masyarakat dunia.

Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Harmoni Umat Buddha di Indonesia

Di Indonesia sendiri, berdasarkan data per 31 Desember 2024 lalu, diketahui ada sebanyak 2,004 juta jiwa penduduk yang menganut agama Buddha. Menurut Kementerian Dalam Negeri, jumlah ini setara dengan 0.71% dari populasi Indonesia yang sebanyak 282,477 juta jiwa. Dari jumlah ini, DKI Jakarta memiliki jumlah penganut Buddha terbanyak, yaitu 382.000 jiwa, diikuti oleh Sumatera Utara dengan 348,215 jiwa. Untuk itu, Indonesia juga menjadi salah satu wilayah yang dilewati puluhan biksu Asia Tenggara dalam ritual thudong. Sama seperti negara lain, Indonesia memiliki tradisi khas dalam rangkaian perayaan Hari Waisak.

Tradisi Khas Perayaan Waisak di Indonesia

Berikut adalah rangkaian kegiatan Waisak Nasional 2025 yang berlangsung di kawasan Candi Mendut dan Candi Borobudur:

Candi Mendut, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

4 Mei 2025: karya bakti serentak di Taman Makam Pahlawan seluruh Indonesia, bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan.

Baca Juga :  Demi Keselamatan, Para Pihak Sepakat Tutup perlintasan No 11 antara Stasiun Indro - Stasiun Kandangan

10–11 Mei 2025: pelaksanaan bakti sosial berupa layanan pengobatan gratis di Zona 2 kawasan Candi Borobudur.

10 Mei 2025: ritual pengambilan Api Dharma dari Mrapen, Grobogan, dilanjutkan dengan prosesi pensakralan di Candi Mendut untuk memulai rangkaian suci.

11 Mei 2025: pengambilan Air Berkah dari Umbul Jumprit, Temanggung, yang kemudian disucikan kembali dalam upacara di Candi Mendut

12 Mei 2025: acara puncak yang dimulai dengan kirab Waisak dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, diikuti oleh prosesi pelepasan lampion, peringatan detik-detik Waisak, dan ritual pradaksina sebagai simbol penghormatan kepada Sang Buddha.

Festival Lampion Waisak, Candi Borobudur

Menghargai Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan

Nilai-nilai pengendalian diri dan kebijaksanaan yang menjadi inti Waisak tidak hanya relevan bagi umat Buddha, tetapi juga memberikan inspirasi bagi semua pihak. Dalam semangat yang sama, Marclan International berupaya untuk turut menjaga harmoni dan mengedepankan nilai-nilai luhur, seperti kebijaksanaan, yang menjadi prinsip penting untuk menciptakan hubungan damai dan bermakna. Melalui refleksi dan penghormatan pada Hari Waisak, kita diajak untuk terus menanamkan nilai-nilai ini dalam keseharian.

Berita Terkait

Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak
KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat
Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO
Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi
Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global
Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas
Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY
Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 23:00

Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak

Rabu, 1 April 2026 - 23:00

KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat

Rabu, 1 April 2026 - 22:00

Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO

Rabu, 1 April 2026 - 22:00

Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

Rabu, 1 April 2026 - 20:00

Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global

Rabu, 1 April 2026 - 19:00

Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY

Rabu, 1 April 2026 - 19:00

Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Rabu, 1 April 2026 - 18:00

Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis

Berita Terbaru