Emas Masih dalam Tekanan Efek Sentimen Ekonomi dan Politik AS - Koran Mandalika

Emas Masih dalam Tekanan Efek Sentimen Ekonomi dan Politik AS

Jumat, 23 Mei 2025 - 10:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas (XAU/USD) kembali mengalami tekanan setelah sebelumnya menunjukkan volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Pada Kamis (22/5), emas sempat menyentuh level tertinggi dua minggu di $3.345, namun kemudian terkoreksi sekitar 0,48% dan turun ke area $3.289. Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, tekanan ini terutama dipicu oleh menguatnya Dolar AS dan sentimen pasar terhadap dinamika politik fiskal di Amerika Serikat.

Penguatan Dolar terjadi usai DPR AS menyetujui rencana anggaran dari Presiden Donald Trump, yang membuka jalan bagi kebijakan pemangkasan pajak. Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan utang nasional AS hingga $3,8 triliun dalam 10 tahun ke depan, menurut Kantor Anggaran Kongres (CBO). Meskipun menimbulkan kekhawatiran jangka panjang, untuk saat ini langkah tersebut justru memperkuat Dolar dan menekan harga emas.

Secara teknikal, Andy menilai tren jangka pendek emas masih bullish berdasarkan sinyal dari candlestick dan indikator moving average. Selama harga tidak turun di bawah level support $3.287, peluang untuk naik kembali ke $3.345 masih terbuka. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus support tersebut, emas berpotensi terkoreksi lebih dalam ke bawah area tersebut.

Pada Jumat (23/5), emas kembali bergerak melemah usai data ekonomi AS menunjukkan hasil yang cukup kuat. Indeks PMI Gabungan untuk Mei naik ke 52,1 dari 50,6 di bulan sebelumnya—mengindikasikan pertumbuhan yang lebih cepat di sektor jasa dan manufaktur. Data ini kembali mendukung penguatan Dolar dan membebani logam mulia.

Meskipun demikian, kekhawatiran pasar terhadap kondisi fiskal jangka panjang AS tetap memicu minat terhadap emas sebagai aset safe haven. Baru-baru ini, lembaga pemeringkat Moody’s menurunkan peringkat kredit AS dari Aaa menjadi Aa1, menunjukkan penilaian negatif terhadap pengelolaan utang dan defisit negara tersebut.

Baca Juga :  Lebih dari 4.500 Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Belajar Berpikir Kritis di Era AI

Di sisi lain, laporan klaim pengangguran mingguan AS menunjukkan angka 227.000, sedikit lebih baik dari perkiraan. Meskipun tidak terlalu signifikan, angka ini menandakan ketahanan pasar tenaga kerja, yang dapat memperkuat ekspektasi bahwa The Fed belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Secara keseluruhan, pergerakan harga emas dalam waktu dekat diperkirakan tetap berfluktuasi. Jika penguatan Dolar dan data ekonomi positif berlanjut, harga emas bisa terus tertekan. Namun, kekhawatiran fiskal jangka panjang dan ketidakpastian suku bunga akan tetap menjadi penopang daya tarik emas sebagai lindung nilai. Untuk hari ini, Andy Nugraha memperkirakan kisaran pergerakan emas berada di antara $3.287 hingga $3.345, dengan kecenderungan netral hingga bullish.

Berita Terkait

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”
HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+
The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue
BINUS @Semarang Hadirkan SEWUNARA 2026, Ruang Kolaborasi Global untuk Membayangkan Kota Masa Depan
Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor
Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging
Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos
Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:28

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08

Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41

Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:12

Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Berita Terbaru

Teknologi

The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:02

NTB Terkini

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 09:30