Bagaimana Cara Kerja Bitcoin dan Apa Bedanya dengan Forex? - Koran Mandalika

Bagaimana Cara Kerja Bitcoin dan Apa Bedanya dengan Forex?

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam dunia keuangan modern, Bitcoin dan forex menjadi dua instrumen yang kerap diburu karena potensi keuntungannya. Meski keduanya termasuk dalam kategori investasi dengan risiko tinggi, mereka memiliki sifat dan mekanisme yang sangat berbeda.

Memahami Perbedaan Antara Bitcoin dan Forex

Sebelum membahas cara kerja Bitcoin, penting untuk mengenali perbedaan utamanya dengan forex. Bitcoin merupakan mata uang kripto pertama yang diperkenalkan pada 2009 oleh sosok anonim bernama Satoshi Nakamoto. Ia bukan sekadar alat tukar digital, tetapi juga simbol revolusi keuangan karena tidak dikendalikan oleh otoritas mana pun baik pemerintah, bank sentral, maupun lembaga keuangan.

Transaksi Bitcoin dilakukan di atas sistem blockchain, sebuah teknologi buku besar digital yang bersifat publik, aman, dan transparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, forex atau foreign exchange adalah pasar yang memperdagangkan pasangan mata uang dari berbagai negara seperti EUR/USD atau USD/JPY. Berbeda dengan Bitcoin yang terdesentralisasi, pasar forex sangat teregulasi dan terintegrasi dalam sistem keuangan global, dengan keterlibatan aktif dari bank sentral dan lembaga besar.

Baca Juga :  Strategi Teratas untuk Mengintegrasikan Praktik Bisnis Berkelanjutan dalam Budaya Perusahaan Indonesia

Untuk memperjelas, berikut perbandingan keduanya:

Image

Cara Kerja Bitcoin Secara Umum

Walau prinsip dasar Bitcoin cukup mudah dipahami, teknologinya sangat kompleks. Transaksi Bitcoin berlangsung di blockchain sebuah jaringan yang mencatat seluruh aktivitas secara publik.

Verifikasi setiap transaksi dilakukan oleh para “penambang” atau miner melalui proses komputasi yang memakan energi dan waktu. Begitu transaksi dikonfirmasi, ia dimasukkan ke dalam sebuah blok. Setelah blok terisi penuh, blok tersebut ditambahkan ke rantai blok yang sudah ada, membentuk sistem blockchain yang tak bisa dimanipulasi dengan mudah.

Yang menarik, jumlah Bitcoin dibatasi hanya sampai 21 juta unit. Hal ini menjadikan Bitcoin bersifat deflasi, berbeda dengan uang fiat seperti dolar atau rupiah yang bisa dicetak oleh bank sentral sewaktu-waktu.

Cara Membeli Bitcoin dari Hasil Trading Forex

Jika Anda adalah seorang trader forex aktif, ada cara cerdas untuk mengalokasikan sebagian keuntungan ke aset kripto seperti Bitcoin sebagai diversifikasi portofolio. Salah satunya melalui program Welcome Reward dari Dupoin Futures Indonesia.

Baca Juga :  Sambut Lebaran Penuh Keceriaan Dengan Fasilitas Dana Tunai dari BRI Finance

Untuk trader pemula yang membuka akun di platform Dupoin, tersedia bonus sambutan hingga $100. Bonus ini bisa Anda gunakan untuk memulai trading forex tanpa modal besar. Keuntungan dari aktivitas trading inilah yang kemudian bisa dialihkan untuk membeli Bitcoin di platform kripto terpercaya.

Strategi ini cocok untuk Anda yang ingin mulai berinvestasi di Bitcoin tanpa langsung mengambil risiko besar. Caranya:

1. Buka akun real melalui situs resmi Dupoin di www.dupoin.co.id.

2. Masuk ke bagian Rewards Center dan aktifkan program Welcome Reward.

3. Mulai trading dengan dana bonus yang tersedia.

4. Jika memperoleh profit, sisihkan sebagian untuk membeli Bitcoin.

Melalui pendekatan ini, Anda bisa mengasah kemampuan manajemen risiko sekaligus membuka peluang memperluas portofolio aset digital. Dengan kata lain, Anda bisa meraih peluang dari dua pasar berbeda: forex dan kripto, secara bertahap namun terstruktur.

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru