Tokocrypto akan Hadirkan Pusat Kolaborasi Web3 di Coinfest Asia 2025 - Koran Mandalika

Tokocrypto akan Hadirkan Pusat Kolaborasi Web3 di Coinfest Asia 2025

Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, 15 Agustus 2025 – Tokocrypto, pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia, mengumumkan partisipasinya sebagai salah satu sponsor utama Coinfest Asia 2025, ajang Web3 terbesar di kawasan Asia. Acara ini akan digelar pada 21–22 Agustus 2025 di Bali dengan mengusung tema “Full Moon”, simbol fase penuh industri Web3 pasca-halving Bitcoin, integrasi blockchain dan kecerdasan buatan (AI), serta pertumbuhan ekosistem tokenisasi di Asia.

Sebagai bagian dari rangkaian Coinfest Asia 2025, Tokocrypto akan mengadakan side event Tokocrypto x Binance Beach House pada 22 Agustus 2025 di Tabanan, Bali. Acara yang mengusung “Surfing the Next Crypto Wave: Innovation, Adoption, and Beyond” ini diharapkan menjadi titik temu penting bagi pengembang, investor, regulator, komunitas, dan pelaku industri kripto global untuk bertukar wawasan, memperluas jaringan, serta membangun kemitraan strategis.

Bali Jadi Pusat Percakapan Web3 Global

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa partisipasi di Coinfest Asia 2025 merupakan bagian dari strategi Tokocrypto untuk memperkuat peran Indonesia dalam peta industri aset digital dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Coinfest Asia adalah ajang penting bagi para pelaku Web3 di Asia untuk bertemu, berdiskusi, dan membentuk masa depan industri. Melalui Beach House ini, kami ingin menyediakan ruang yang inklusif, di mana semua pihak bisa berkolaborasi dan menciptakan inovasi bersama,” ujar Calvin.

Deretan nama besar akan hadir dalam acara ini, mulai dari Calvin Kizana (CEO Tokocrypto), Rachel Conlan (CMO Binance), hingga Bonifacio Renanda (Project Lead TKO). Kolaborasi lintas industri diperkuat dengan partisipasi mitra ekosistem seperti Yield Guild Games (YGG), Manta Network, Stakestone (STO), TKO Token, dan Hooked, serta dukungan dari mitra Tokocrypto Prestige: JTB Indonesia dan Baller.

Baca Juga :  103,69 Juta Liter BBM Subsidi Digunakan KAI untuk Layani 8,8 Juta Pelanggan PSO dan Angkutan Barang Semester I 2025

Tokocrypto x Binance Beach House Coinfest Asia 2025. Sumber: Tokocrypto.

Berbeda dari forum formal pada umumnya, Tokocrypto x Binance Beach House dirancang sebagai ruang santai namun produktif, memadukan suasana pantai Bali dengan diskusi strategis seputar tren Web3 dan kripto. Peserta dapat mengikuti talkshow, networking session, hingga diskusi panel yang membahas isu-isu terkini, mulai dari regulasi, keamanan aset digital, hingga peluang investasi di pasar Asia.

Tokocrypto berharap kehadiran Beach House dapat menjadi katalis untuk kolaborasi lintas negara, memperkuat posisi Asia sebagai pusat inovasi Web3, dan mendorong percepatan adopsi teknologi blockchain di Indonesia.

Segera bergabung di side event Tokocrypto x Binance Beach House bagi pengunjung Coinfest Asia 2025. Dapatkan insight menarik dan berbagai aktivitas serta merchandise spesial dan jangan lewatkan juga berjejaring dengan berbagai komunitas dan Web3 enthusiast. Pendaftaran bisa dilakukan melalui link: http://bit.ly/BEACHOUSE2025.

Industri Kripto Indonesia Tumbuh Pesat

Sejalan dengan tren global, Asia menjadi salah satu pusat adopsi kripto terbesar di dunia. Chainalysis menempatkan Indonesia bersama India, Vietnam, dan Filipina di peringkat 10 besar negara dengan adopsi kripto tertinggi, didorong oleh meningkatnya volume transaksi, daya beli, dan minat terhadap aset digital di kalangan masyarakat. Perkembangan Web3 di Asia turut ditopang oleh semakin matangnya ekosistem teknologi pendukung, termasuk integrasi blockchain dengan AI, perluasan pemanfaatan tokenisasi di sektor keuangan dan real estate, serta adopsi NFT di industri kreatif.

Hingga pertengahan 2025, nilai transaksi aset kripto di Indonesia telah mencapai Rp224,11 triliun, dengan jumlah investor terdaftar mencapai 15,07 juta orang. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini terdapat 1.181 aset kripto yang dapat diperdagangkan secara legal di Indonesia.

Baca Juga :  5 Manfaat Sabun Natural untuk Badan

“Dalam beberapa diskusi strategis, sejumlah pihak termasuk komunitas kripto lokal mendorong pembentukan cadangan Bitcoin nasional sebagai langkah diversifikasi aset negara dan mitigasi risiko terhadap fluktuasi ekonomi global. Gagasan ini dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perekonomian digital, sekaligus memberikan sinyal positif kepada pasar internasional mengenai keseriusan pemerintah dalam mengadopsi teknologi blockchain,” ungkap Calvin.

Sementara itu, OJK dalam pernyataannya juga menyarankan agar Danantara, pengelola dana investasi alternatif, mulai mengeksplorasi instrumen investasi digital yang memiliki legalitas dan underlying yang lebih kuat, seperti Real World Asset (RWA) yang di tokenisasi. Tokenisasi aset riil, seperti properti, proyek infrastruktur, atau komoditas berbasis blockchain, dinilai memiliki potensi konkret dan lebih mudah diterima dalam kerangka hukum yang berlaku.

Indonesia sendiri memiliki potensi besar dengan lebih dari 277 juta penduduk dan tingkat penetrasi internet mencapai 79%. Setiap bulan, rata-rata ada 500 ribu pengguna kripto baru di Indonesia, menunjukkan minat yang tinggi terhadap investasi dan teknologi berbasis blockchain.

Calvin menegaskan, momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun ekosistem Web3 yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. “Dengan dukungan regulasi yang adaptif, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif komunitas, kita bisa menjadikan Indonesia bukan hanya pasar, tapi juga pemain kunci dalam inovasi Web3 di Asia,” ujarnya.

Berita Terkait

Membangun Pendidikan Inklusif, Ikhtiar Memperluas Akses Belajar Anak Penyandang Disabilitas
Bukan Sekadar Patuh Regulasi, Dunia Usaha Didorong Jadikan Perlindungan Anak Strategi Bisnis
JUP lakukan perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Komitmen Tetap Berikan Layanan Air melalui Bantuan Emergency Mobil Tangki hingga Pemberian Kompensasi selama periode gangguan
Bitcoin Kembali ke US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Waspadai Risiko Inflasi dan Geopolitik yang Masih Membayangi Pasar
KAI Daop 2 Bandung Pastikan Perjalanan Kereta Api Aman Pasca Gempa 4,9M di Selatan Sukabumi
Menyusun Peta Navigasi Hari Minggu: Memetakan Level Kunci dan Kalender Ekonomi Mingguan
Valbury Tawarkan Tiga Tipe Akun untuk Sesuaikan Biaya Transaksi dengan Profil Risiko Trader
Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:54

Matrik Data Consulting: Survei Kepuasan Pelanggan PERUMDAM Murni untuk Evaluasi Pelayanan, Bukan Kepentingan Politik

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:15

Indonesia Punya Jagoan! Mario Aji dan Veda Ega Siap Menggebrak Mandalika

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:48

LSPR, Poltekpar Lombok, dan STEC Latih Bahasa Inggris Digital Warga Desa Blongas

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:57

Wabup Nursiah Dorong Penguatan PPID di 88 SMP Negeri

Senin, 13 Juli 2026 - 14:11

MoU PT Narmada–ITDC Resmi Ditandatangani, Air Minum Lokal Kembali Hadir di MotoGP Mandalika

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:57

Sade Social Space Resmi Dibuka, ITDC Siapkan Mandalika Jadi Magnet Wisata Olahraga

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:12

Paving Block Berbahan Sampah Plastik Produksi TPST Sandubaya Masih Menunggu Lampu Hijau

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:30

Kuasa Hukum Ahli Waris Soroti Dugaan Penguasaan Sepihak 4 Hektare Lahan oleh Kades Kuripan

Berita Terbaru