Sampoerna Berikan Pelatihan Digitalisasi kepada 100 Pelaku UMKM di Kabupaten Bogor - Koran Mandalika

Sampoerna Berikan Pelatihan Digitalisasi kepada 100 Pelaku UMKM di Kabupaten Bogor

Jumat, 26 April 2024 - 15:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), melalui program pemberdayaan UMKM “Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC)” di bawah payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia”, menggelar pelatihan bertajuk Optimalisasi Platform Digital untuk Pemasaran Produk UMKM di Bogor (25/4/2024). Acara yang merupakan bagian dari melalui program UMKM Untuk Indonesia 2024 (UUI) untuk Transformasi Digital 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan para pelaku UMKM, utama terkait optimalisasi penggunaan platform digital dalam memasarkan produknya.

Bogor, 25 April 2024 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), melalui program pemberdayaan UMKM “Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC)” di bawah payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia”, menggelar pelatihan bertajuk Optimalisasi Platform Digital untuk Pemasaran Produk UMKM di Bogor (25/4/2024). Acara yang merupakan bagian dari melalui program UMKM Untuk Indonesia 2024 (UUI) untuk Transformasi Digital 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan para pelaku UMKM, utama terkait optimalisasi penggunaan platform digital dalam memasarkan produknya.

Pelatihan ini diikuti oleh 100 UMKM dari Kabupaten Bogor. Mereka tampak antusias mengikuti program yang digelar oleh SETC, bekerja sama dengan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK), serta Pemerintah Kabupaten Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam pelatihan ini adalah Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana. Dalam sambutannya, Iman memberikan apresiasi kepada Sampoerna dan Yayasan INOTEK atas penyelenggaraan acara pemberdayaan UMKM di wilayahnya.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Resmikan Griya Karya Semarang Tawang, Fasilitas Istirahat Nyaman untuk Awak KA dari Luar Daop Demi Jaga Performa Operasional

“Pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan kelas UMKM di Kabupaten Bogor. Dengan adanya kolaborasi dan dukungan dari Sampoerna dan Yayasan INOTEK, program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bisnis UMKM sehingga usahanya dapat semakin melejit” ujarnya.

Pelatihan yang digelar pada bulan Februari – September 2024 ini menargetkan sekitar 1.000 pelaku UMKM. Selama mengikuti program ini, para pelaku UMKM akan menerima berbagai materi yang relevan, seperti pemasaran melalui platform digital hingga penerapan sistem pembayaran digital. Program ini dirancang untuk mendukung pencapaian pemerintah Indonesia dengan target 30 juta pelaku UMKM untuk go digital pada tahun ini.

Sejak didirikan pada 2007, SETC telah memberi pelatihan kepada lebih dari 72.000 pelaku UMKM di Indonesia, baik secara daring maupun luring. Program ini merupakan salah satu dari berbagai pelatihan dan pendampingan UMKM yang telah dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan utama SETC selama 17 tahun terakhir bagi UMKM di berbagai wilayah di Indonesia.

Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Ishak Danuningrat, menyatakan bahwa Sampoerna berkomitmen untuk memperkuat perkembangan UMKM di Indonesia, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital. “Sampoerna secara konsisten mendukung kemajuan sektor UMKM sebagai salah satu motor utama ekonomi negara,” ujar Ishak.

Baca Juga :  Usai Mudik, Tetap Nyaman Kelola Dana bersama BRI Flash dari BRI Finance

Direktur Eksekutif, Ivi Anggraeni, menyampaikan bahwa UMKM sebagai penggerak perekonomian bangsa harus turut memanfaatkan teknologi sebagai alat dalam mendongkrak usahanya untuk bertumbuh dan berkembang. “Melalui upaya ini, maka kami yakin bahwa UMKM akan mampu untuk bersaing secara global,” ujarnya.

About PT HM Sampoerna Tbk
Tentang Sampoerna untuk Indonesia
Sampoerna Untuk Indonesia (SUI) melambangkan komitmen keberlanjutan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) untuk terus berkontribusi pada pembangunan Indonesia. Komitmen ini selaras dengan Falsafah Tiga Tangan kami dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Sampoerna percaya bahwa transformasi kinerja bisnis diperlukan untuk menciptakan dampak positif terhadap operasional, sosial, dan lingkungan.

Tentang Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia
Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) adalah sebuah inkubator bisnis yang didirikan pada 17 Januari 2008 untuk mendukung pengembangan usaha pemula, kecil dan menengah yang berbasis Teknologi Tepat Guna. Pendirian INOTEK didasari oleh keyakinan yang kuat bahwa inovasi teknologi yang aplikatif dan tepat-guna akan memberi manfaat dan dampak sosial dan ekonomi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. INOTEK menjangkau ratusan wirausaha berbasis teknologi tepat guna di Indonesia dan berupaya untuk memobilisasi dukungan bisnis yang dibutuhkan perusahaan agar tumbuh menjadi bisnis yang sukses.

Berita Terkait

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi
BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat
Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen
BRI Region 6 Tingkatkan Literasi Digital melalui Program Pendidikan Crypto bagi Pekerja
Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6
5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS
AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00

AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00

Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

Berita Terbaru