Operasi SAR Longsor Banjarnegara Ditutup, Kementerian PU Tetap Siagakan Alat Berat dan Dukung Kebutuhan Pengungsi - Koran Mandalika

Operasi SAR Longsor Banjarnegara Ditutup, Kementerian PU Tetap Siagakan Alat Berat dan Dukung Kebutuhan Pengungsi

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 28 November 2025 – Pemerintah secara resmi menghentikan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, pada Selasa (25/11/2025). Meski fase tanggap darurat pencarian korban telah usai, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan komitmennya untuk tetap menyiagakan alat berat dan mendukung fasilitas dasar bagi para pengungsi.

Penghentian operasi dilakukan pada hari ke-10 pencarian, pukul 17.00 WIB, setelah seluruh upaya penyisiran di dua sektor utama dilaksanakan secara maksimal oleh tim gabungan yang terdiri dari Kementerian PU, Basarnas, TNI/Polri, relawan, dan masyarakat setempat.

Menteri PU, Dody Hanggodo, yang memantau penanganan bencana ini sejak awal, menyampaikan duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan yang bekerja tanpa henti sejak hari pertama. Dengan dihentikannya operasi ini, kami memastikan bahwa dukungan Kementerian PU tetap berlanjut melalui pemulihan kondisi dan bantuan untuk para pengungsi,” ujar Menteri Dody.

Baca Juga :  Menko AHY Tinjau Langsung Angkutan Natal dan Tahun Baru, Sapa Penumpang dan Lepas Keberangkatan KA Cakrabuana di Gambir

Kendati sebagian besar personel dan peralatan telah didemobilisasi, Kementerian PU masih menyiagakan sejumlah kecil alat berat di lokasi bencana.

Merespons permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, Kementerian PU tetap menempatkan dua unit ekskavator di lokasi. Alat berat ini akan difungsikan untuk keperluan perapihan lanjutan, serta melakukan langkah antisipasi apabila ditemukan tanda-tanda baru di area longsor. Sementara itu, alat berat lainnya milik Kementerian PU yang sebelumnya dikerahkan—termasuk personel dari balai-balai teknis—telah ditarik mundur setelah apel penutupan kegiatan.

Selama operasi pencarian hari terakhir, tim gabungan mengerahkan sejumlah alat berat yang terdiri dari 25 unit ekskavator, penyemprotan area dengan 10 unit alkon, serta bantuan 3 ekor anjing pelacak (K9) dikerahkan. Pada fase akhir operasi, ditemukan 5 korban tambahan, sehingga jumlah total korban ditemukan menjadi 17 orang.

Setelah fase tanggap darurat berakhir, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah terus memprioritaskan kenyamanan warga terdampak. Dukungan sarana pelayanan dasar di posko pengungsian terus dipastikan ketersediaannya. Terkait hal ini, Kementerian PU menyiapkan 15 unit toilet portabel, 16 unit Hidran Umum (HU) di posko-posko pengungsian, serta dukungan untuk Hunian Sementara (Huntara) yang terus dipantau sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Virtual Reality untuk Pelatihan Pekerja di Pembangkit Listrik: Solusi Praktis dan Efektif

“Kementerian PU memastikan dukungan terhadap para pengungsi tetap berjalan meski operasi SAR telah ditutup. Layanan sanitasi, hidran umum, dan sarana lain akan tetap kami siagakan selama masih dibutuhkan,” tegas Menteri Dody.

Kementerian PU akan terus melakukan monitoring intensif terhadap kondisi lapangan, baik terkait stabilitas tanah, kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) pengungsi, serta dinamika kondisi di area longsor. Bila sudah tidak diperlukan, sarana dan prasarana pendukung akan ditarik secara bertahap sesuai koordinasi bersama Pemda dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

B2B Tech Asia Expo 2026 Indonesia: Event B2B Software Pertama Terbesar di Indonesia
Barantum Dorong Repeat Order Lewat Broadcast WhatsApp Tepat Sasaran
Startup Fintech Indonesia Duluin Raih Startup of the Year di ASEAN, Kini Bidik Ekspansi Vietnam dan Kamboja
KLTC® Bekali Ribuan Mahasiswa melalui Career Preparation Class, Dorong Kesiapan Karier Generasi Muda
Home Deco Expo Bali 2026 Jadi Indikator Positif Kebangkitan Industri Bahan Bangunan Nasional
PT KSI Siapkan Kawasan Industri Terintegrasi Baru sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, Bidik Investasi Global dan Dorong Hilirisasi Nasional
Bitcoin Tembus $80.000 di Tengah Ketegangan Global, Momentum Emas Optimalkan Portofolio Melalui Fitur IDR Swap Tanpa Biaya di Bittime
Pengguna LRT Jabodebek Tembus 139 Ribu Saat Long Weekend May Day, Jadi Tulang Punggung Mobilitas Liburan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:31

Dari NTB ke Dunia: Bank NTB Syariah Sukses Hadirkan QRIS Cross Border untuk Transaksi Internasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:45

Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:59

Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:00

Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital

Senin, 27 April 2026 - 15:58

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Kamis, 23 April 2026 - 21:03

Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci

Berita Terbaru