Sinergi TNI AD dan Krakatau Steel Group Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional - Koran Mandalika

Sinergi TNI AD dan Krakatau Steel Group Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon (28/11) – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat menggelar drilling anti teror pengamanan di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, pada Jumat (28/11). Latihan ini dilaksanakan sebagai upaya negara untuk memastikan keamanan dan kesiapsiagaan pada kawasan industri strategis yang berstatus Objek Vital Nasional, termasuk industri baja nasional yang dikelola oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel (IDX: KRAS).

Objek vital nasional merupakan kawasan, tempat, bangunan, atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara, dan/atau sumber pendapatan negara yang bersifat strategis. Sehingga, penyelenggaraan kegiatan ini menegaskan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap aset-aset strategis yang menjadi tulang punggung kemandirian industri dan pertahanan nasional. Dalam hal ini, keamanan Kawasan Industri Krakatau bukan hanya kepentingan bisnis, tetapi merupakan bagian dari mandat negara dalam menjaga stabilitas nasional.

Sinergitas Penguatan Industri Strategis Nasional

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan drilling anti teror ini menjadi bukti nyata sinergi dan kolaborasi antara Kopassus TNI AD dan Krakatau Steel sebagai Industri Strategis Nasional. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sistem pertahanan negara yang kuat dan modern. Keamanan kawasan industri tidak hanya memberikan kepastian bagi operasional bisnis, tetapi juga memegang peran fundamental bagi penguatan sistem pertahanan nasional.

Sebagai produsen baja terbesar di Indonesia, Krakatau Steel memegang peran penting dalam rantai pasok pertahanan negara, mulai dari penyediaan material dasar hingga komponen pendukung alutsista dan infrastruktur strategis. Dengan pengamanan yang kuat, operasional industri baja dapat berjalan optimal sehingga berkontribusi langsung terhadap ketahanan nasional. Melalui peningkatan sistem pengamanan, kawasan industri dapat beroperasi secara optimal, selaras dengan kebutuhan pertahanan negara yang modern, responsif, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  LindungiHutan Siapkan Kampanye 1 Juta Pohon Sambut Hari Bebas Plastik Sedunia

Industri Baja: Urat Nadi Pertahanan Negara

Industri baja berperan sebagai urat nadi pertahanan yang menopang kemandirian industri nasional. Penguatan pengamanan Kawasan Industri Krakatau merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi baja nasional yang menjadi fondasi pembangunan infrastruktur, sistem logistik nasional, dan kebutuhan pertahanan negara.

Kegiatan drilling lintas sektoral ini menegaskan bahwa ketahanan keamanan dan ketahanan industri saling terhubung dan tidak dapat dipisahkan. Keduanya menjadi fondasi Indonesia sebagai negara industri maju yang kuat, tangguh, dan berdaya saing tinggi.

Adapun pelaksanaan drilling anti teror ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya agenda prioritas untuk memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional, membangun pertahanan negara yang responsif dan modern, serta mendorong kemandirian industri nasional yang berdaya saing global. Melalui peningkatan kesiapsiagaan dan pengamanan objek vital nasional, kegiatan ini mendukung visi Pemerintah untuk membangun Indonesia yang aman, mandiri, dan berdaulat dalam pertahanan serta pembangunan ekonomi.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, memberikan apresiasi kepada Kopassus dan seluruh jajaran TNI AD atas pelaksanaan drilling pengamanan ini. Menurutnya, keamanan Kawasan Industri Krakatau merupakan faktor kunci keberlanjutan operasional Perseroan sebagai Industri Strategis Nasional.

Baca Juga :  Lagi! BINUS UNIVERSITY Naik Peringkat di Asia Dalam Pemeringkatan Times Higher Education - Asia University Rankings 2025

“Baja bukan sekadar komoditas, tetapi fondasi kemandirian bangsa dan bagian dari sistem pertahanan negara. Melalui sinergi ini, kami semakin yakin bahwa Krakatau Steel dan Group dapat terus berkontribusi lebih besar bagi Indonesia yang kuat, modern, dan berdaulat,” jelas Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Tentang Krakatau Steel Tbk
Sekilas tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik (power plant), serta beberapa ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang. Krakatau Steel saat ini berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi melalui semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform” yang bertujuan meningkatkan kinerja perusahaan, membangun kepercayaan dan transparansi dengan para pemangku kepentingan, serta menarik investor. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk perbaikan Human Capital, pengembangan bisnis hilir, dan penguatan bisnis infrastruktur.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:53

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:58

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:10

Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:31

Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:51

Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:52

Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:10

KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terbaru