Pelaku Industri Dukung Mitigasi Dinamika Perdagangan Aset Kripto di Indonesia - Koran Mandalika

Pelaku Industri Dukung Mitigasi Dinamika Perdagangan Aset Kripto di Indonesia

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI) berkolaborasi dengan Bappebti menyelenggarakan Bulan Literasi Kripto 2024. Sumber: Aspakrindo-ABI,

Perkembangan pesat industri aset kripto di Indonesia memicu dinamika yang perlu dihadapi dengan langkah strategis. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sebagai regulator utama terus melakukan mitigasi untuk menjaga stabilitas dan melindungi investor. Upaya ini mendapat dukungan penuh dari para pelaku industri yang siap berkolaborasi dan berkontribusi aktif.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI), Yudhono Rawis, menyatakan komitmen sebagai pelaku industri dalam mendukung perkembangan ekosistem aset kripto di Indonesia. Menurutnya, pelaku industri aset kripto di Indonesia melihat inisiatif Bappebti sebagai langkah positif dalam memperkuat ekosistem yang sedang berkembang ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah-langkah yang diambil oleh Bappebti, seperti penguatan regulasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan optimalisasi ekosistem aset kripto, dianggap sebagai fondasi penting untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan sehat bagi industri,” jelasnya.

Para pelaku industri aset kripto di Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung langkah-langkah mitigasi Bappebti, salah satunya memperkuat edukasi dan literasi. Industri kripto aktif menyelenggarakan edukasi dan literasi bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang aset kripto dan risikonya, seperti program Bulan Literasi Kripto (BLK). Hal ini penting untuk mencegah investasi bodong dan melindungi investor dari penipuan.

Baca Juga :  Home Deco Expo 2024: Pameran Bahan Bangunan Terbesar di Indonesia Timur

Dukungan dan Langkah Konkret Pelaku Industri

Wakil Ketua Umum Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI) dan CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: Tokocrypto.

Selain itu, pelaku industri kripto selalu menjalin komunikasi yang erat dengan Bappebti dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dimasa transisi pengaturan dan pengawasan untuk memberikan masukan dan saran terkait regulasi. Kolaborasi ini penting untuk memastikan regulasi yang dibuat selaras dengan perkembangan industri dan melindungi kepentingan investor.

“Penguatan regulasi dan peningkatan literasi aset kripto adalah kunci untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang aman dan terpercaya bagi semua pihak. Kami juga mendorong inovasi dan pengembangan produk-produk aset kripto lokal yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Dukungan terhadap koin-koin lokal akan menjadi prioritas utama dalam strategi pengembangan produk,” ungkap Yudho yang juga merupakan CEO Tokocrypto.

Baca Juga :  Dampak Tersembunyi Teknologi Ruang Rapat terhadap Produktivitas

Para Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) terus meningkatkan keamanan platform mereka untuk mencegah peretasan dan pencurian aset kripto. Penerapan KYC (Know Your Customer) dan AML (Anti-Money Laundering) yang ketat juga menjadi fokus utama. Terlebih saat ini, ada beberapa CPFAK yang sudah mendapatkan surat keanggotaan bursa kripto dan kliring, tengah melakukan audit untuk mendapatkan lisensi menjadi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Bappebti.

Dukungan dan langkah konkret dari para pelaku industri kripto menjadi elemen penting dalam menyukseskan langkah-langkah mitigasi Bappebti. Dengan kolaborasi yang erat antara regulator dan industri, diharapkan industri aset kripto di Indonesia dapat berkembang dengan pesat dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Industri kripto terus berinovasi dengan menghadirkan produk dan layanan baru yang sesuai dengan kebutuhan investor. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap aset kripto dan mendorong pertumbuhan industri,” pungkas Yudho.

Berita Terkait

KAI Divre IV Tanjungkarang Lulus Ramp Check Kesiapan Angkutan Lebaran 2026
Jalan Tol Surabaya–Gempol Dukung Konektivitas Regional dan Mobilitas Ekonomi Jawa Timur
OCBC Tegaskan Komitmen Mendukung Ekosistem Bisnis dan Investasi melalui Indonesia Economic Summit 2026
Perbedaan Gold Spot vs Gold Futures: Mana yang Lebih Cocok untuk Trader?
Sinergi Telkom AI Connect dan GARUDA AI: Kupas Tuntas Penggunaan AI Dalam Manajemen Dokumen
BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3
Konig Band Gelar Showcase & Launching Album Ketiga “Akhir Desember”
Every Step at ASHTA Brings Art, Play, and Culture

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:09

Emas Tetap Menarik Sebagai Aset Safe Haven, Peluang Kenaikan XAU/USD Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:54

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:45

IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:29

Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:48

Gempa Bumi Sempat Terasa, KAI Daop 9 Jember Pastikan Perjalanan KA Tetap Aman

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Berita Terbaru