Siapkan Infrastruktur PPemesanan Tiket Lebaran, KAI Lakukan Migrasi Sistem - Koran Mandalika

Siapkan Infrastruktur PPemesanan Tiket Lebaran, KAI Lakukan Migrasi Sistem

Senin, 26 Januari 2026 - 12:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal (KAI & KAI Commuter), guna memastikan keandalan layanan menjelang masa Angkutan Lebaran.

Siapkan Infrastruktur Pemesanan Tiket Lebaran, KAI Lakukan Migrasi Sistem

Seluruh Channel Pemesanan Online Tidak Dapat Diakses pada Rabu, 21 Januari 2026 Pukul 00.00–04.00 WIB

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal (KAI & KAI Commuter), guna memastikan keandalan layanan menjelang masa Angkutan Lebaran.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari  menyampaikan bahwa peningkatan infrastruktur ini dilakukan untuk memastikan seluruh kanal pemesanan tiket memiliki performa yang stabil dan responsif, terutama saat menghadapi lonjakan transaksi yang sangat tinggi pada masa pemesanan tiket Lebaran.

Baca Juga :  UMKM Wajib Tahu! Ini Cara Tingkatkan Omzet hingga 25% Saat Lebaran

“Kami melakukan migrasi ke infrastruktur sistem yang lebih modern agar seluruh kanal pemesanan, baik aplikasi Access by KAI maupun mitra penjualan lainnya memiliki kemampuan menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time. Hal ini sangat penting agar masyarakat dapat memesan tiket mudik dengan lebih lancar tanpa kendala teknis,” ujar Tohari.

Selama proses migrasi yang berlangsung empat jam tersebut, seluruh layanan pemesanan, pembayaran, hingga pembatalan tiket secara online melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta kanal eksternal/mitra resmi lainnya tidak dapat diakses sementara.

Mengingat tetap adanya aktivitas perjalanan kereta api pada jam tersebut, KAI memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan melalui langkah-langkah berikut:

– Pelayanan Tiket di Stasiun: Bagi calon penumpang yang ingin membeli tiket secara mendadak (go-show) atau melakukan transaksi darurat, pelayanan tetap dialihkan secara manual melalui loket stasiun (offline).

– Proses Boarding: Operasional keberangkatan dan kepulangan penumpang tetap berjalan sesuai jadwal. Petugas telah menyiapkan manifest penumpang secara manual untuk memastikan proses boarding di stasiun tidak terganggu.

Baca Juga :  Dinamika Aksi Penyampaian Pendapat di Indonesia: Bagaimana Dampaknya bagi Industri Kripto?

– Waktu Pemeliharaan: Pemilihan waktu dini hari dilakukan dengan pertimbangan trafik transaksi yang paling rendah, sehingga dampak terhadap calon penumpang dapat diminimalisir.

– ⁠Penyimpanan Tiket: Penumpang yang berangkat pada periode migrasi diimbau menyimpan screenshot tiket/kode booking dari aplikasi atau mengecek kode booking di email untuk memperlancar proses boarding.

KAI menegaskan bahwa seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi dipastikan tetap aman selama proses transisi berlangsung. Perencanaan matang dan pengujian berlapis telah dilakukan untuk memastikan sistem kembali beroperasi normal tepat pada pukul 04.00 WIB.

“Kami memohon dukungan dan kerja sama pelanggan agar dapat mengatur kembali waktu transaksi tiketnya selama kegiatan ini berlangsung. Peningkatan sistem ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan Lebaran dengan aman dan nyaman,” tutup Tohari.

Salam

Manager Humas

PT KAI Daop 7 Madiun

Tohari

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Belajar dari Indonesia: Ketika Sebuah Negeri Mengubah Cara Pandang Hidup
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan
Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia
Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental
Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI
Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui
Lebih dari Sekadar Sebuah Ruang: CURATED LIVING Hadir di ASHTA District 8

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:00

Belajar dari Indonesia: Ketika Sebuah Negeri Mengubah Cara Pandang Hidup

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:01

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:01

Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:00

Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:00

Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00

Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00

Lebih dari Sekadar Sebuah Ruang: CURATED LIVING Hadir di ASHTA District 8

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00

Memperkuat Kualitas Layanan, IPCC Lakukan Management Walkthrough Terminal Satelit Banjarmasin

Berita Terbaru

Teknologi

Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan

Sabtu, 4 Jul 2026 - 18:01

Teknologi

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Sabtu, 4 Jul 2026 - 18:01

Teknologi

Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia

Sabtu, 4 Jul 2026 - 17:00