Lebih dari Sekadar Sebuah Ruang: CURATED LIVING Hadir di ASHTA District 8 - Koran Mandalika

Lebih dari Sekadar Sebuah Ruang: CURATED LIVING Hadir di ASHTA District 8

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASHTA District 8 menghadirkan CURATED LIVING, sebuah karya yang mengeksplorasi bagaimana seni, desain, dan gaya hidup dapat saling terhubung dalam menciptakan pengalaman ruang yang lebih bermakna

Sebuah ruang tidak hanya dibentuk oleh dinding dan furnitur, tetapi juga oleh cerita, perasaan, dan pengalaman yang hadir di dalamnya. Berangkat dari pemikiran tersebut, ASHTA District 8 menghadirkan CURATED LIVING, sebuah karya yang mengeksplorasi bagaimana seni, desain, dan gaya hidup dapat saling terhubung dalam menciptakan pengalaman ruang yang lebih bermakna. Berlangsung pada 3–26 Juli 2026, CURATED LIVING mengajak pengunjung menemukan perspektif baru tentang cara melihat, merasakan, dan menjalani keseharian melalui pengalaman yang dikurasi secara menyeluruh.

Dengan membawa tema Where Design Meets Lifestyle, CURATED LIVING menghadirkan rangkaian pengalaman yang memperlihatkan bahwa seni tidak hanya hadir di dalam galeri, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ruang hidup dan aktivitas sehari-hari. Melalui kolaborasi bersama praktisi seni, desain, dan interior, ruang ini menghubungkan karya artistik dengan fungsi ruang itu sendiri, menghadirkan pengalaman yang menginspirasi sekaligus relevan dengan kehidupan urban masa kini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alaya Kala: Seni, Desain, dan Cara Baru Melihat Ruang 

Sebagai bagian utama dari CURATED LIVING, Alaya Kala hadir di Melting Pot, Ground Floor sebagai sebuah pameran imersif yang mempertemukan karya-karya pematung Indonesia Adi Gunawan dengan pendekatan interior yang dikurasi secara harmonis. Dipersembahkan oleh SANKHARA bersama POLA Studio EST. 2016, Theory of Living, dan Quatro Design Studio, Alaya Kala menghadirkan sebuah living space di mana karya seni dan desain interior berpadu secara harmonis, memperlihatkan bagaimana keduanya mampu membangun koneksi berkesinambungan dan sekaligus menghadirkan makna baru dalam sebuah ruang.Diambil dari bahasa Sanskerta, Alaya berarti tempat bernaung dan Kala berarti waktu, yang bersama-sama merepresentasikan sebuah ruang yang menyimpan perjalanan, jejak, dan ingatan. Gagasan tersebut berangkat dari akar budaya yang melekat dalam perjalanan berkarya Adi Gunawan di Yogyakarta, kemudian diterjemahkan ke dalam pengalaman ruang yang lebih kontemporer melalui interpretasi elemen-elemen arsitektur rumah Jawa, khususnya Joglo. Alaya Kala mengangkat esensi nilai, memori, dan warisan budaya ke dalam sebuah ruang yang relevan dengan kehidupan masa kini.

Baca Juga :  Ponton Bali Benoa Marina Diluncurkan, Pelindo Melangkah Wujudkan Indonesia Destinasi Wisata Maritim Premium Dunia

Melalui kolaborasi lintas disiplin tersebut, Alaya Kala menjadi ruang pertemuan antara seni, desain, dan warisan budaya, menghadirkan interpretasi kontemporer tentang bagaimana memori kolektif dapat diterjemahkan menjadi pengalaman yang menginspirasi. Pengunjung diajak mengeksplorasi bagaimana ruang yang dikurasi dengan penuh perhatian mampu mempengaruhi cara kita melihat, merasakan, dan berinteraksi dengan lingkungan di sekitar. Setiap elemen dihadirkan sebagai bagian dari sebuah komposisi yang menghubungkan estetika, fungsi, dan pengalaman hidup dalam satu kesatuan.

Baca Juga :  Startup Tantri Raih Top 3 di Gebyar IKMA 2024 Kemenperin

Beyond The Walls: Seni di Antara Setiap Ruang

Melengkapi rangkaian CURATED LIVING, Beyond The Walls memperluas pengalaman seni hingga ke area Connecting Langham. Mengusung gagasan bahwa seni tidak berhenti di dalam ruang pamer, instalasi ini menghadirkan lima karya patung kontemporer yang ditempatkan di berbagai titik untuk menciptakan perjumpaan-perjumpaan yang tidak terduga. Di sela perjalanan pengunjung, karya-karya tersebut menjadi ruang untuk berhenti sejenak, mengamati, refleksi, dan menemukan koneksi baru dengan seni dalam konteks keseharian.

Melalui CURATED LIVING, ASHTA District 8 kembali memperkuat komitmennya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi melalui seni, desain, dan komunitas. Lebih dari sekadar menghadirkan pameran, kampanye ini menjadi sebuah undangan untuk melihat bagaimana ruang yang dirancang dengan penuh perhatian mampu mengubah momen-momen sederhana menjadi pengalaman yang lebih bermakna, sekaligus menginspirasi cara baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

CURATED LIVING berlangsung di ASHTA District 8 pada 3–26 Juli 2026 dan terbuka untuk publik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Memperkuat Kualitas Layanan, IPCC Lakukan Management Walkthrough Terminal Satelit Banjarmasin
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing Global, Tembakau Premium PTPN I Jadi Andalan Industri Cerutu Dunia
Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Akses Air Bersih, PTPN IV PalmCo dan Polres Langkat Bangun Sumur Bor bagi Masyarakat
Prospek Karier Kreatif dan Lukratif Product Design Engineering
Bank Raya Hadir di Lala Market Vol.11, Dorong Pengalaman Transaksi Digital Praktis untuk Ribuan Fashion Enthusiasts
Industri Global dan Lokal Memberikan Dukungan Kuat pada Automechanika Jakarta saat Pendaftaran Pengunjung Dibuka
Bank Raya Dukung Lala Market Vol.11, Hadirkan Pengalaman Transaksi Digital Praktis untuk Ribuan Fashion Enthusiasts

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:54

Blokade Jalan di Jalur Wisata Lombok Tengah Disorot, DPRD: Jangan Rusak Iklim Investasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:10

Marak Modus Penipuan COD Mengatasnamakan J&T Cargo, Warga Diminta Waspada

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:24

Tekan Stunting, Tim PMT Lokal Leneng Salurkan Makanan Tambahan untuk 79 Balita

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:18

Anak Yatim Piatu Tetap Diupayakan Diterima di Sekolah Negeri, Keluarga Apresiasi Kebijakan Sekolah

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:52

Yatim Piatu Tersingkir dari Sekolah Negeri, Status di KK Lebih Menentukan daripada Kondisi Nyata

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:44

Status Persero Kembali, ITDC Tancap Gas Kembangkan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:42

Ananda Mikola: Mandalika Fokus Cetak Pembalap NTB, Bukan Sekadar Bentuk Tim Balap

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:29

Ananda Mikola Tegaskan MGPA Terus Dukung MRS sebagai Ajang Pembinaan Pembalap Nasional

Berita Terbaru

Teknologi

Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan

Jumat, 3 Jul 2026 - 23:00