Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Instruksikan Balai Kementerian PU di Jawa Barat Siaga Penuh Dukung Evakuasi Longsor Cisarua - Koran Mandalika

Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Instruksikan Balai Kementerian PU di Jawa Barat Siaga Penuh Dukung Evakuasi Longsor Cisarua

Senin, 2 Februari 2026 - 00:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinjau Penanganan Longsor di Cisarua, Menteri Dody Instruksikan Balai Kementerian PU di Jawa Barat Siaga Penuh Dukung Evakuasi Longsor Cisarua

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (25/1/2026). Dalam tinjauan tersebut, Menteri Dody menginstruksikan seluruh balai Kementerian PU di wilayah Jawa Barat untuk terus siaga memberikan dukungan penuh dalam penanganan darurat dan proses evakuasi korban.

Bencana longsor telah terjadi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (23/1/2026) pukul 03.00 WIB. Bencana ini dipicu oleh hujan intensitas tinggi dan mengakibatkan kerusakan parah di Kampung Pasirkuning RT 05/11 dan Kampung Pasirkuda RT 01/10, Cisarua.

“Fokus utama saat ini adalah membantu penanganan darurat dan evakuasi oleh Basarnas dan tim SAR gabungan dengan menyiagakan alat berat serta sarana pendukung yang dibutuhkan lainnya,” ungkap Menteri Dody di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendukung upaya penanganan darurat bencana, Kementerian PU telah memobilisasi alat berat melalui kolaborasi lintas balai. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Marasi Deon Joubert, melaporkan bahwa total terdapat 9 alat berat yang dikerahkan.

“Dari 9 alat berat yang dikerahkan, sebanyak 6 sudah disiagakan di lokasi. Sudah ada yang mulai dioperasikan untuk membantu evakuasi, tapi karena tadi ada longsor susulan, sementara ini alatnya diminta untuk standby dulu sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Basarnas,” jelas Marasi.

Baca Juga :  S.T.A.L.K.E.R.: Legends of the Zone Trilogy to Launch on Nintendo Switch October 31, 2024

Rincian dukungan alat berat dari Kementerian PU berupa:

· 3 unit excavator PC 75 (standby di lokasi) dan 3 unit excavator PC 75 (dalam proses mobilisasi) dikerahkan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat.

· 1 unit excavator PC 200 (standby di lokasi) dan 1 unit excavator PC 55 (mobilisasi) dari BBWS Citarum.

· 1 unit excavator PC 55 (mobilisasi) dari BBWS Cimanuk Cisanggarung.

Selain alat berat, Kementerian PU juga menurunkan Tim Tanggap Darurat Air dan Sanitasi (TARAT) Cipta Karya Jawa Barat. Tim TARAT hadir di lokasi untuk menyediakan sarana prasarana dasar di lokasi tenda pengungsian. Mereka menyediakan sarana dan prasarana pendukung berupa 2 unit toilet portabel, 2 unit tangki air berkapasitas 4.000 liter, serta 2 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter yang ditempatkan di sekitar lokasi bencana dan posko terpadu.

Menteri Dody menegaskan bahwa setelah masa tanggap darurat selesai, langkah preventif akan segera diambil. Ia meminta BBWS Citarum melakukan kajian teknis menyeluruh terhadap jalur air, mulai dari hulu di Gunung Burangrang hingga ke hilir. Kajian ini bertujuan agar aliran air dapat dikendalikan demi mencegah terulangnya bencana serupa.

“Sedangkan untuk relokasi warga terdampak, kami akan diskusikan dulu dengan pemerintah daerah di mana lokasi terbaik untuk relokasinya,” tambah Menteri Dody.

Sementara itu, Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa material longsor berasal dari runtuhan lereng kaki Gunung Burangrang akibat hujan deras berturut-turut yang terbawa aliran air menuju permukiman.

Baca Juga :  Menyambungkan Pembeli, Penjual, dan UMKM dalam Satu Jaringan Terbuka ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

“Untuk proses evakuasi, hari ini kita sudah mulai menggunakan alat berat terpilih di sektor-sektor tertentu. Mudah-mudahan bisa membantu kita mempercepat penemuan korban,” ujar Kepala Basarnas, Syafii.

Berdasarkan data sementara, tercatat sedikitnya 44 rumah warga terdampak. Sebanyak 112 orang dilaporkan hilang, di mana 23 orang ditemukan selamat, 9 orang meninggal dunia, dan 80 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berkadar air tinggi, proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko longsor susulan.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Usai Hadiri Toba Caldera Culture Festival, Menteri Ekonomi Kreatif Nikmati Pengalaman Danau Toba di Marianna Resort Samosir
Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS ‘Naik Kelas’
Minat Kendaraan Listrik Menguat, Pembiayaan EV BRI Finance Tumbuh 13,8 Kali
BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan
BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI
BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur
Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:02

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:02

SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:02

Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:02

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02

Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

Berita Terbaru

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Teknologi

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Teknologi

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:02