DJI Dock 3: Solusi Otomatis Pemantauan Stockpile untuk Pertambangan dan Konstruksi - Koran Mandalika

DJI Dock 3: Solusi Otomatis Pemantauan Stockpile untuk Pertambangan dan Konstruksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemantauan stockpile di industri pertambangan dan konstruksi selalu menjadi tantangan. Area yang luas, medan sulit, dan risiko keselamatan pekerja membuat metode manual membutuhkan waktu lebih lama dan memiliki keterbatasan dalam pengumpulan data. DJI Dock 3 hadir sebagai solusi cerdas berbasis drone M4D, memungkinkan pemantauan stockpile dilakukan secara rutin, akurat, dan aman, sekaligus mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih cepat dan tepat.

Efisiensi dan Keselamatan di Lapangan
Metode manual sering kali membutuhkan banyak tenaga kerja, waktu, dan biaya, serta berisiko tinggi bagi personel. Dengan DJI Dock 3, pemantauan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Drone M4D menjalankan misi survei secara mandiri, mulai dari lepas landas hingga pendaratan, mengumpulkan data yang kemudian diolah menjadi visualisasi 2D/3D dan informasi volume stockpile yang siap pakai.

Teknologi Inti: Otomatisasi dan Analisis Data Canggih
DJI Dock 3 mengumpulkan data secara otomatis selama penerbangan melalui platform manajemen drone DJI FlightHub 2, kemudian diproses menggunakan DJI Terra untuk menghasilkan visualisasi 2D/3D serta informasi volume stockpile yang konsisten. Dalam satu penerbangan, drone mampu memantau area luas tanpa mengganggu aktivitas operasional di lapangan, sekaligus mengurangi risiko bagi personel yang sebelumnya harus berada di area stockpile.

Data Siap Pakai untuk Pemantauan Rutin
Drone tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga menyajikannya secara mudah dipahami:

  • Pemetaan Georeferensi: menampilkan lokasi stockpile dan perubahan volume secara jelas
  • Tracking Volume: memantau pergerakan dan perubahan tumpukan material dari waktu ke waktu
  • Visualisasi 3D: membantu tim operasional merencanakan distribusi material lebih efektif

Pros & Cons
Pros:

  • Pemantauan stockpile otomatis dan rutin
  • Data akurat yang siap digunakan untuk pengambilan keputusan
  • Mengurangi risiko keselamatan pekerja
  • Integrasi mulus dengan ekosistem DJI Enterprise

Cons:

  • Investasi awal lebih tinggi dibanding metode manual
  • Membutuhkan operator drone bersertifikat untuk pengaturan awal

Mendukung Operasional Modern dan Berkelanjutan
“DJI Dock 3 mendukung pemantauan stockpile otomatis tanpa menempatkan personel di area berisiko. Dengan data yang akurat dan visualisasi 3D, tim operasional dapat membuat keputusan lebih cepat dan tepat,” ujar Halo Robotics, distributor resmi DJI Enterprise di Indonesia.

Baca Juga :  Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Minyak, Wall Street Ikut Terseret

Otomatisasi drone kini bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis bagi industri pertambangan dan konstruksi modern. Dengan pemantauan rutin, data akurat, dan risiko keselamatan minimal, DJI Dock 3 mendukung operasi tetap efisien, aman, dan berkelanjutan.

About Halo Robotics
Halo Robotics merupakan distributor dan penyedia jasa drone industri terbesar di Indonesia yang menyediakan solusi drone profesional lengkap untuk berbagai sektor industri, termasuk Pertambangan, Pertanian, Minyak & Gas, Konstruksi, Energi, Lingkungan Hidup, Keamanan, Kebakaran, dan Keselamatan Publik. Halo Robotics mewakili berbagai pemimpin global di setiap kategori teknologi drone, dengan cakupan layanan dan jaringan penjualan yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Contact
WhatsApp: +62-811-1909-0099
Email: marketing@halo-robotics.com
Website: https://halorobotics.com/

Press release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Portofolio dan Pertumbuhan Bisnis Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah
Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:27

Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ NTB dengan Nilai Tertinggi

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:53

MTQ XXXI NTB Siap Memasuki Babak Final

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:50

MTQ XXXI di Praya: Meneguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:42

MTQ NTB Bawa Berkah bagi UMKM, Penghasilan Tembus Rp 1 Juta per Hari

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:28

BBPOM Mataram Sita Obat dan Kosmetik Ilegal Senilai Puluhan Juta Selama 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:20

Bank NTB Syariah Bawa Pelabuhan Senggigi ke Era Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:20

Harga BBM Naik Tajam, Ibu Rumah Tangga Menjerit: Semua Serba Mahal

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:56

Mengenal Bung Heru, Sosok Pendiri Direktur Seniman Hukum Law Firm

Berita Terbaru