PLN ULP Kopang Imbau Masyarakat Waspadai Instalasi Listrik saat Cuaca Ekstrem - Koran Mandalika

PLN ULP Kopang Imbau Masyarakat Waspadai Instalasi Listrik saat Cuaca Ekstrem

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah- PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kopang mengimbau masyarakat tetap waspada seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem (hujan lebat, angin kencang, petir, dan potensi banjir/longsor) yang dapat berdampak pada keselamatan serta keandalan pasokan listrik.

Manager PLN ULP Kopang Luthfi Saufi Alaydrus menjelaskan di saat yang sama, PT PLN (Persero) ULP Kopang juga mengingatkan masyarakat agar turut berperan aktif dalam mencegah pencurian dan perusakan instalasi ketenagalistrikan (kabel, gardu, panel, kWh meter, komponen jaringan, dan material pendukung lainnya).

“Tindakan tersebut berisiko tinggi menimbulkan korsleting, kebakaran, sengatan listrik, pemadaman, serta membahayakan nyawa,” kata Luthfi kepada awak media, Rabub(25/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat diimbau untuk menjauhi tiang, gardu, kabel listrik, dan area jaringan saat hujan lebat/angin kencang, terutama bila terlihat kabel kendur, tiang miring, atau percikan api.

Baca Juga :  Halal Bihalal Sekretariat DPRD Lombok Tengah Perkuat Hubungan Kerja yang Harmonis

“Jangan berteduh di bawah pohon dekat jaringan listrik, karena berisiko dahan patah menimpa kabel,” ujar Luthfi.

Jika terjadi genangan atau banjir, kata dia, matikan MCB/mini circuit breaker pada instalasi rumah bila kondisi tidak aman (utamakan keselamatan).

“Hindari menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah dan pastikan stop kontak tidak terkena air,” jelas Luthfi.

Pihaknya meminta masyarakat segera laporkan potensi bahaya (kabel putus/terkelupas, tiang miring, gardu tergenang, percikan) agar dapat ditangani cepat.

Terkait pencegahan pencurian instalasi ketenagalistrikan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak membeli atau menadah material instalasi listrik yang tidak jelas asal-usulnya (kabel, tembaga, komponen gardu, panel, dan sejenisnya).

Baca Juga :  ‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Selanjutnya, waspada aktivitas mencurigakan, seperti penggalian atau penarikan kabel tanpa atribut resmi, mobilisasi malam hari, serta pembongkaran komponen jaringan.

“Jangan melakukan tindakan berbahaya, seperti mencoba memotong kabel, membongkar panel, atau memasuki area gardu,” tegas Luthfi.

Untuk mendukung lingkungan aman, ujar Luthfi menambahkan, dapat melaporkan indikasi pencurian atau perusakan instalasi listrik.

Apabila masyarakat menemukan kondisi darurat atau aktivitas mencurigakan terkait instalasi ketenagalistrikan, segera laporkan melalui:

• Call Center PLN: 123
• PLN Mobile App (Unduh di Play Store atau App Store)
• Layanan Pengaduan Sosial Media PLN:
o Twitter: @pln_123
o Facebook: PLN 123
o Instagram: @pln_id
• Atau hubungi dan melapor ke PT PLN (Persero) ULP Kopang. (*)

Berita Terkait

Camat Sape Resmi Buka MTQ ke-III Yayasan Tahfidz Salahuddin Al Ayyubi 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani
Diakui Nasional, Bupati Lombok Tengah Terima TOP Pembina BUMD Award 2026
Kejari Lombok Tengah dan Poltekpar Lombok Perkuat Kolaborasi, Hadirkan Inovasi Jaksa Sahabat Disabilitas
Fokus dan Siap Total! Peserta Paskibraka Lombok Tengah Hadapi Tahap Penentuan
Wabup Nursiah Dorong Aturan Ketat HP Anak, Sekolah Diminta Berinovasi
Pipa Induk Rusak, Dirut PDAM Loteng: Tak Ada Dampak Signifikan Terhadap Pelayanan
Musrenbang Lombok Tengah 2026, DPRD Tegaskan Pentingnya Perencanaan Berpihak pada Rakyat
Akses Pasar Rusak Parah, Warga Tambal Jalan Sendiri: Pemerintah Dinilai Abai

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:00

KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi

Kamis, 16 April 2026 - 22:00

Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber

Kamis, 16 April 2026 - 20:00

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Kamis, 16 April 2026 - 19:00

Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

Kamis, 16 April 2026 - 17:00

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Berita Terbaru