Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra - Koran Mandalika

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, 23 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Timur bagian timur. Langkah mitigasi menyeluruh dilakukan, mulai dari penguatan bangunan hikmat (jembatan) hingga penyiagaan personel tambahan guna menjamin keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan jalur tetap aman dari potensi gangguan alam seperti banjir atau ambalan. Salah satu langkah teknis yang dilakukan adalah normalisasi arah saluran air pada titik-titik yang menjadi pusat berkumpulnya aliran hujan.

“Kami telah memetakan terdapat 4 Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) di wilayah Daop 9 yang menjadi prioritas pengawasan. Normalisasi drainase dilakukan secara intensif agar debit air yang tinggi tidak menggerus tubuh ban jalan rel,” ujar Cahyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KAI Daop 9 juga menyiagakan personel dan armada ekstra di lapangan, termasuk Penjaga Terowongan, Penjaga Daerah Rawan, serta operasional Kendaraan Pemeriksa Jalur (KPJ).

Baca Juga :  Korea - Indonesia 2024 Land Infrastructure and Transportation Industry Business Matching: Membuka Peluang Kolaborasi Strategis

Cahyo menekankan bahwa operasional KPJ kini menjadi lebih intensif. “Khusus untuk KPJ, selain dijalankan sesuai dengan jadwal dinasan eksisting yang rutin, armada ini juga akan diterjunkan langsung untuk menyisir jalur pada saat terjadi hujan deras maupun hujan dengan durasi yang lama. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini potensi gogosan atau rintangan di atas rel akibat cuaca ekstrem,” tegasnya.

Selain fokus pada pemantauan jalur, KAI Daop 9 melakukan modernisasi infrastruktur pada sejumlah jembatan dan gorong-gorong atau yang dikenal sebagai Bangunan Hikmat (BH). Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan struktur dalam menahan debit air yang meningkat drastis.

Beberapa titik strategis yang telah ditingkatkan menjadi Box Culvert antara lain:

BH 314 (Km 71+007): Antara Pasuruan – Rejoso (Jembatan Baja menjadi Box Culvert).

BH 65 (Km 121+178): Antara Leces – Malasan (Jembatan Beton menjadi Box Culvert).

BH 388 (Km 94+635): Antara Bayeman – Probolinggo (Jembatan Beton menjadi Box Culvert).

Baca Juga :  Apakah ETF XRP Akan Membuat Harga XRP Meroket? Ini Analisisnya!

BH 361 (Km 87+292) dan BH 367 (Km 88+740): Antara Grati – Bayeman (Gorong-gorong Beton menjadi Box Culvert).

Penggunaan Box Culvert dinilai lebih efektif dalam mengalirkan volume air yang besar serta meminimalisir risiko penyumbatan oleh material sampah atau sedimen saat cuaca buruk.

Langkah-langkah proaktif ini merupakan bentuk komitmen KAI Daop 9 Jember untuk mengedepankan aspek keselamatan (Safety First). Para pelanggan diimbau tidak perlu khawatir dan tetap mempercayakan perjalanannya menggunakan kereta api meskipun dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Seluruh jajaran Daop 9 Jember bersiaga penuh 24 jam untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” tutup Cahyo.

Tentang PT KAI (PERSERO) DAOP 9 JEMBER
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa transportasi perkeretaapian yang wilayahnya meliputi Kabupaten Pasuruan hingga Kabupaten Banyuwangi.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat
Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026
Dua Hari Menuju Penutupan GIIAS 2026, Sudah Siap Wujudkan Mobil Impian Bersama BRI Finance Belum?
Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman
Smart Salary Perkuat Posisi sebagai Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara melalui DTI-Cx 2026
FLOQ Catat 1,8 Juta Pengguna, Perkuat Ekosistem Keuangan On-Chain Bersama AWS
Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin
Bukan Content Creator, Ini Profesi Sampingan yang Diam-diam Digemari Gen Z

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Dua Hari Menuju Penutupan GIIAS 2026, Sudah Siap Wujudkan Mobil Impian Bersama BRI Finance Belum?

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:02

Smart Salary Perkuat Posisi sebagai Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara melalui DTI-Cx 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:02

Bittime Dukung Langkah OJK Perkuat Pengawasan terhadap Platform Kripto Tanpa Izin

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:02

Bukan Content Creator, Ini Profesi Sampingan yang Diam-diam Digemari Gen Z

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:02

Startup Indonesia Bina Kids Luncurkan Platform AI Aman & Etis untuk Anak, Raih Pendanaan Strategis dari Hasan VC Singapura

Berita Terbaru