Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid - Koran Mandalika

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan transmisi tenaga listrik yang membentang ratusan kilometer menghadapi ancaman tetap dari pertumbuhan vegetasi yang mendekati konduktor.

Pemangkasan yang terlambat atau tidak tepat sasaran memicu risiko gangguan aliran listrik, blackout, dan kebakaran koridor yang berdampak luas. Terrasolid adalah software pemrosesan data LiDAR yang secara luas digunakan untuk analisis koridor transmisi berbasis point cloud dari survei drone.

TerraScan, modul utama dalam ekosistem Terrasolid, memproses point cloud hasil survei LiDAR drone untuk mengklasifikasikan objek di sepanjang koridor transmisi secara otomatis. Sistem ini memisahkan kelas data seperti ground, vegetasi, konduktor, dan struktur tower dalam satu alur kerja batch tanpa input manual per-span. Hasil klasifikasi menjadi dasar analisis identifikasi pohon atau cabang yang jarak vertikal maupun horizontalnya sudah mendekati batas aman dari konduktor.

TerraModeler membangun Digital Terrain Model (DTM) dan Digital Surface Model (DSM) koridor berdasarkan data LiDAR yang telah diklasifikasikan. Model ini menghasilkan peta kontur dan tampilan cross-section yang menampilkan profil vegetasi versus posisi konduktor di setiap span tower.

TerraMatch mengoreksi misalignment pada data point cloud yang terjadi akibat inkonsistensi trajektori GPS atau turbulensi selama penerbangan. Akurasi data yang lebih tinggi berarti analisis clearance vegetasi lebih andal sebagai dasar keputusan anggaran pemeliharaan koridor.

Baca Juga :  Halo Robotics Tingkatkan Akurasi dan Efisiensi Inspeksi dengan Drone NDT

Di Indonesia, Halo Robotics mengintegrasikan Terrasolid dalam program survei koridor transmisi, dikombinasikan dengan drone DJI Matrice 400 dan payload LiDAR DJI Zenmuse L3 untuk akuisisi data lapangan.

“Data LiDAR koridor transmisi yang diolah dengan Terrasolid memberikan informasi lokasi yang lebih efisien dan presisi dibanding inspeksi visual konvensional,” ujar Halo Robotics.

Kombinasi survei LiDAR drone dan analisis Terrasolid mengubah program pemeliharaan koridor dari aktivitas reaktif menjadi manajemen aset berbasis data yang terencana dan dapat dipertanggungjawabkan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru