Dorong Kepatuhan Halal dan Keamanan Pangan, SUCOFINDO Laksanakan Audit dan Sosialisasi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gunung Besar - Koran Mandalika

Dorong Kepatuhan Halal dan Keamanan Pangan, SUCOFINDO Laksanakan Audit dan Sosialisasi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gunung Besar

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, (31/5) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin melaksanakan kegiatan Audit Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dan Sosialisasi tentang Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Besar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi, pembinaan, dan peningkatan pemahaman personel terhadap aspek halal dan keamanan pangan dalam operasional SPPG Gunung Besar.

Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan audit halal oleh tim auditor PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin kepada personal SPPG Gunung Besar guna memastikan proses penerimaan bahan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi pangan berjalan sesuai standar halal, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi terkait keamanan pangan berdasarkan standar HACCP.

Kepala Cabang PT SUCOFINDO (PERSERO) Batulicin, Adhytia Rian Pratama menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo khususnya dalam peningkatan kualitas dan keamanan pangan melalui implementasi sistem yang terstandarisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan audit SJPH dan sosialisasi HACCP ini, SUCOFINDO ingin memastikan implementasi SJPH dan HACCP pada operasional SPPG Gunung Besar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepatuhan, kualitas, serta keamanan proses operasional pangan sehingga mampu memberikan jaminan mutu bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Bagaimana Pemilu AS Memengaruhi Tren Harga Bitcoin

Adhytia Rian Pratama menjelaskan, audit halal yang dilakukan mencakup pemeriksaan dokumen dan administrasi halal, verifikasi bahan baku dan supplier, evaluasi implementasi SJPH, pemeriksaan ketelusuran produk (traceability), hingga pencegahan kontaminasi silang. Sementara pada sosialisasi HACCP, meliputi penyampaian pengetahuan terkait potensi bahaya pangan, titik kendali kritis (Critical Control Point/CCP), higiene dan sanitasi, hingga monitoring pengendalian mutu pangan.

Selain audit Halal, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai implementasi SJPH dan HACCP, higiene dan sanitasi area kerja, penanganan bahan pangan yang aman dan halal, pengendalian titik kritis keamanan pangan, serta pentingnya dokumentasi dan pelaporan.

Auditor Halal PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Batulicin, Hetty Andryani Kartini menjelaskan bahwa penerapan SJPH dan HACCP merupakan sistem preventif yang penting dalam menjaga kehalalan dan keamanan pangan yang diproduksi.

Baca Juga :  Wall Street Menguat Setelah 6 Bulan, Sinyal Pemulihan atau Sekadar Euforia?

Lebih lanjut, Hetty Andryani Kartini menambahkan bahwa implementasi sistem jaminan produk halal dan keamanan pangan yang baik dapat meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), menjaga kehalalan pangan yang diproduksi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan SPPG Gunung Besar.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) berkomitmen mendukung implementasi sistem keamanan dan jaminan mutu pangan melalui layanan terpadu, mulai dari sertifikasi halal, Good Manufacturing Practices (GMP), HACCP, ISO 22000 terkait Sistem Manajemen Keamanan Pangan, hingga inspeksi, audit, pengujian laboratorium, sertifikasi produk, serta pelatihan teknis guna memastikan setiap proses produksi pangan memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Melalui kegiatan ini, SUCOFINDO berharap dapat mendukung peningkatan kualitas operasional SPPG Gunung Besar sekaligus memperkuat implementasi sistem halal dan keamanan pangan yang berkelanjutan, tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi
BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat
Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen
BRI Region 6 Tingkatkan Literasi Digital melalui Program Pendidikan Crypto bagi Pekerja
Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6
5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS
AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00

AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00

Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

Berita Terbaru