Kejari Lombok Tengah dan Poltekpar Lombok Perkuat Kolaborasi, Hadirkan Inovasi Jaksa Sahabat Disabilitas - Koran Mandalika

Kejari Lombok Tengah dan Poltekpar Lombok Perkuat Kolaborasi, Hadirkan Inovasi Jaksa Sahabat Disabilitas

Sabtu, 11 April 2026 - 10:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Kejaksaan Negeri Lombok Tengah secara resmi meluncurkan inovasi bidang intelijen bertajuk “Jaksa Sahabat Disabilitas” dalam kegiatan yang digelar di Auditorium Politeknik Pariwisata Lombok, Selasa, 7 April 2026.

Program ini menjadi langkah nyata kejaksaan dalam menghadirkan pendekatan hukum yang lebih inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas, sekaligus memperluas akses terhadap pemahaman dan perlindungan hukum bagi kelompok rentan di masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Dr. Putri Ayu Wulandari, SH., MH., saat membuka kegiatan mengatakan bahwa inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam memastikan setiap warga negara memiliki akses yang setara terhadap layanan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, melalui program “Jaksa Sahabat Disabilitas”, Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat edukasi hukum kepada masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Program ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan hukum yang inklusif serta memastikan penyandang disabilitas memiliki akses yang sama terhadap pemahaman hukum dan perlindungan hukum,” ujar Dr. Putri

Baca Juga :  Lalu Ramdan Minta PC Pemuda NW Lebarkan Sayap Organisasi Hingga Akar Rumput

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penguatan sinergi antara Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dan Politeknik Pariwisata Lombok melalui penandatanganan kerja sama yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Dr. Ali Muhtasom, mengatakan bahwa kampus yang dipimpinnya sejak dua tahun terakhir telah membuka akses pendidikan bagi penyandang disabilitas untuk menempuh pendidikan di bidang pariwisata.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan komitmen nyata Poltekpar Lombok dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat.

“Sejak dua tahun terakhir kami memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menempuh pendidikan di Poltekpar Lombok. Kampus juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, termasuk dukungan tenaga pendidik dan sarana yang ramah disabilitas,” ujar Dr. Ali Muhtasom.

Ia menambahkan, pihak kampus juga terus memperkuat dukungan bagi mahasiswa disabilitas melalui berbagai program pengembangan kapasitas civitas akademika.

Baca Juga :  LSPR, Poltekpar Lombok, dan STEC Latih Bahasa Inggris Digital Warga Desa Blongas

“Sebagai langkah nyata dalam mendukung pendidikan inklusif, kami juga menggelar pelatihan bahasa isyarat bagi civitas akademika. Hal ini penting agar komunikasi antara mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pariwisata yang inklusif dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas,” jelasnya.

Menurutnya, sektor pariwisata ke depan harus mampu memberikan pelayanan kepada semua kalangan tanpa terkecuali.

“Pariwisata harus inklusif. Karena itu kami ingin lulusan Poltekpar Lombok tidak hanya memiliki kompetensi di bidang pariwisata, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu melayani semua wisatawan dengan baik,” tambahnya.

Di sisi lain, Poltekpar Lombok juga terus membuka peluang bagi generasi muda yang ingin berkarier di industri pariwisata.

“Mau kuliah? Poltekpar Lombok aja.”

Ajakan tersebut menjadi pesan bahwa Poltekpar Lombok hadir sebagai kampus pariwisata yang tidak hanya fokus pada kualitas pendidikan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan inklusivitas bagi seluruh masyarakat. (*)

Berita Terkait

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan
Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan
Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut
Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja
Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit
Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kirab Budaya HUT Ke-81 Lombok Tengah Semarak, Barongsai hingga Peresean Jadi Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar Buka Suara! MotoGP Mandalika Jadi Mesin Baru Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:02

Program Premium European Products Meneroka Peluang Pertumbuhan Baharu di Malaysia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:02

HSB Investasi Jadi Broker Pertama di Indonesia dengan Asuransi Perlindungan Dana Nasabah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

ION: Digitalisasi UMKM Harus Melampaui Konten Viral, AI Perlu Dorong Pertumbuhan Bisnis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

Trump Benarkah Mendukung XRP? Ini Fakta di Balik Strategi Cadangan Kripto AS

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:02

Bittime Soroti Regulasi Stablecoin dan Perkembangan Aset Digital

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:02

HASHIM DORONG PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENANGKAP KARBON DI PABRIK

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:02

KAI Logistik Catat Kinerja 6,2 Juta Ton pada Triwulan III 2026, Tertinggi Sepanjang Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:02

IHSG Anjlok 8,01% Usai MSCI Soroti Status Pasar Indonesia, Perdagangan Berjangka Jadi Perhatian

Berita Terbaru