Kejar Target ROA 7,6% di 2029, PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset - Koran Mandalika

Kejar Target ROA 7,6% di 2029, PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset

Jumat, 17 April 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor (17 April 2026) – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan menegaskan komitmennya dalam memperkuat struktur finansial dan nilai ekonomi perseroan melalui program optimasi pemanfaatan aset tetap berupa tanah dan bangunan. Langkah ini diambil sebagai respon strategis terhadap target Return on Asset(ROA) yang ditetapkan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025-2029.

Dalam acara Reviu Optimasi Aset Tetap Tanah dan Bangunan yang diselenggarakan di Aula PT Riset Perkebunan Nusantara, Bogor pada tanggal 16-17 April 2026, Manajemen memaparkan pencapaian ROA perseroan, yang hingga Desember 2025 (unaudited), realisasi ROA konsolidasi PTPN Group tercatat sebesar 3,27%. Capaian tersebut setara dengan 117,63% dari target tahun 2025 sebesar 2,78%.

Meskipun telah melampaui target tahunan, PTPN Group tetap fokus pada penguatan tata kelola aset untuk mengejar target jangka panjang yang tercantum dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025-2029. ROA yang ditetapkan perusahaan meningkat secara bertahap hingga mencapаi 7,6% рada tahun 2029. Hal ini menuntut penguatan strategi optimalisasi aset, peningkatan efisiensi operasional, serta perbaikan kinerja pada entitas Sub Holding dan Anak Perusahaan dengan ROA rendah atau negatif, agar aset yang dimiliki PTPN Group dapat memberikan kontribusi laba yang lebih optimal dan berkelanjutan sesuai target RJPP.

Guna mengakselerasi pencapaian target tersebut, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyelenggarakan sesi khusus Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan jajaran Direksi, Region Head Sub Holding, serta Kepala Divisi terkait. Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi dari aspek GRC (Governance, Risk and Compliance) terhadap langkah-langkah yang telah diambil, serta mengevaluasi aspek penting lainnya yang mencakup strategi, struktur organisasi, sumber daya manusia, teknologi analisis, hingga alur proses pengelolaan.

Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Agung Setya Imam Effendi menyampaikan optimalisasi aset merupakan salah satu inisiatif strategis untuk memastikan seluruh sumber daya perusahaan dikelola secara produktif dan akuntabel. Ia menekankan perlunya pergeseran paradigma dari metode konvensional menuju pendekatan yang lebih modern dan adaptif. Selain berfokus pada sisi finansial dan teknologi, Agung menginstruksikan penguatan pendekatan sosial kemasyarakatan yang humanis namun tetap strategis, guna menjawab kompleksitas permasalahan di setiap wilayah dengan solusi yang lebih relevan dan efektif.

Baca Juga :  Libur Panjang Akhir Pekan, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek Per Hari, Tarif Maksimal Rp10.000

“Kita tidak bisa lagi menggunakan metode konvensional di tengah dinamika bisnis yang sangat cepat. Direksi ingin seluruh entitas di PTPN Group bergerak dalam satu sistem yang seragam, kredibel, dan akuntabel. Dengan sistem yang baik, setiap aset tidak hanya sekadar tercatat dan teridentifikasi, namun juga harus dapat dimonitor perkembangannya serta dijaga nilainya secara berkelanjutan dari waktu ke waktu.”, tutup Direktur Aset.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan
Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia
KAI Bandara Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam
MiiTel Phone Kini Dilengkapi Fitur Auto Answer Calls, Sederhanakan Operasional Call Center
Nano Disinfektan dan Nano Silver FisTx: Biosekuriti Tambak Udang Melalui Air dan Pakan, Tanpa Andalkan Antibiotik
5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Belanja Online dengan Sistem Pembayaran Manual
DJI Dock 4 Hadir di Indonesia: Operasi Drone Otomatis Tanpa Jeda Pengisian Daya
Perkuat Ekonomi Kreatif Bidang Fashion, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bekali UMK Binaan melalui FASH-UP LOCAL

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

KAI Bandara Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:02

MiiTel Phone Kini Dilengkapi Fitur Auto Answer Calls, Sederhanakan Operasional Call Center

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:02

Nano Disinfektan dan Nano Silver FisTx: Biosekuriti Tambak Udang Melalui Air dan Pakan, Tanpa Andalkan Antibiotik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02

DJI Dock 4 Hadir di Indonesia: Operasi Drone Otomatis Tanpa Jeda Pengisian Daya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02

Perkuat Ekonomi Kreatif Bidang Fashion, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bekali UMK Binaan melalui FASH-UP LOCAL

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:02

FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan

Berita Terbaru