BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan - Koran Mandalika

BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah dinamika perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kewirausahaan tidak lagi dipahami semata sebagai aktivitas mendirikan usaha baru. Kewirausahaan kini dipandang sebagai sebuah proses strategis dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, baik bagi individu, organisasi, maupun masyarakat. Tantangan global menuntut pola pikir kewirausahaan yang adaptif, berbasis data, dan mampu merespons perubahan dengan cepat. Melalui pendekatan ini, BINUS menegaskan perannya, tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai agen yang membina dan memberdayakan individu serta komunitas agar mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Sebagai wujud komitmen tersebut, BINUS kembali menyelenggarakan BINUS Book Review, sebuah forum literasi dan diskusi akademik yang menghadirkan ruang dialog antara akademisi, praktisi, dan sivitas akademika. Kegiatan ini dirancang untuk membina pola pikir kewirausahaan yang kritis, reflektif, dan aplikatif, sekaligus memberdayakan peserta agar mampu menerjemahkan pengetahuan konseptual menjadi praktik nyata yang berdampak.

Kegiatan BINUS Book Review ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan peserta secara onsite dan online, serta merupakan hasil kolaborasi lintas unit di BINUS. Sinergi ini mencerminkan upaya berkelanjutan BINUS dalam membina budaya literasi, inovasi, dan kolaborasi di lingkungan akademik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC yang menggarisbawahi urgensi kewirausahaan sebagai kompetensi strategis di tengah ketidakpastian ekonomi dan transformasi digital. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh moderator, Muhammad Taufik Dzulfikar, S.Kom., S.Si., M.M., yang menekankan bahwa kewirausahaan tidak terbatas pada peran sebagai pelaku usaha. Menurutnya, jiwa kewirausahaan juga relevan bagi profesional di dalam organisasi untuk menciptakan nilai tambah, mendorong inovasi, dan meningkatkan daya saing institusi.

Baca Juga :  Beli Besi Eceran atau Mulai Menyetok? Hitungan untuk Usaha Fabrikasi Kecil

Sesi utama diisi oleh Dr. Elfindah Princes, S.Kom., M.Kom., MLSI., M.Pd., B.K.P., sebagai narasumber, yang membedah buku berjudul Penciptaan Ide Kewirausahaan. Dalam pemaparannya, Dr. Elfindah menjelaskan bahwa ide usaha tidak selalu harus berangkat dari penciptaan produk yang sepenuhnya baru. Inovasi dapat muncul melalui pengembangan konsep, model bisnis, maupun optimalisasi proses yang sudah ada. Pendekatan ini dinilai lebih inklusif dan realistis, khususnya dalam memberdayakan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar mampu bertumbuh secara berkelanjutan.

Melalui buku Pencipta Ide Kewirausahaan, peserta diajak memahami kewirausahaan sebagai proses pembelajaran yang berkesinambungan. Buku ini mengulas berbagai pendekatan dan kerangka berpikir dalam menciptakan ide usaha, sekaligus meminimalisir risiko kegagalan melalui perencanaan yang selaras dengan kebutuhan pasar dan kapasitas pelaku usaha. Perspektif ini mendorong peserta untuk melihat kewirausahaan tidak hanya sebagai sarana penciptaan keuntungan, tetapi juga sebagai alat pemberdayaan individu dan organisasi.

Dr. Elfindah juga menekankan pentingnya pemanfaatan data dan digitalisasi dalam pengambilan keputusan usaha. Menurutnya, pelaku usaha tidak selalu membutuhkan tools analisis yang kompleks, selama mereka memiliki data yang dapat diolah secara konsisten.

Baca Juga :  Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai

“Selama kita memiliki data yang bisa diolah, itu sudah cukup untuk menjadi dasar analisis usaha. Yang terpenting adalah bagaimana target ditetapkan dan sejauh mana pencapaiannya dapat diukur,” ungkap Dr. Elfindah.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan sistem digital seperti Point of Sales (POS) dan aplikasi akuntansi memungkinkan pelaku usaha memahami pola penjualan, produk dengan tingkat permintaan tinggi, waktu transaksi puncak, hingga struktur biaya. Proses ini menjadi bagian penting dalam membina kemampuan analitis pelaku usaha agar tidak hanya mengandalkan intuisi, tetapi juga keputusan berbasis data.

Selama sesi diskusi, peserta berpartisipasi aktif dengan menyimak pemaparan, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai penerapan konsep kewirausahaan baik dalam konteks usaha mandiri maupun di dalam organisasi. Peserta juga didorong untuk mengakses buku Pencipta Ide Kewirausahaan secara lengkap melalui e-book yang tersedia dan dapat diakses melalui QR code yang disediakan pada akhir acara.

Melalui penyelenggaraan BINUS Book Review, BINUS kembali menegaskan komitmennya sebagai world class university yang berkontribusi nyata bagi bangsa dan komunitas global. BINUS percaya bahwa transformasi berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui proses pembinaan yang konsisten dan pemberdayaan yang inklusif. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa BINUS tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kapasitas, kemandirian, dan daya saing masyarakat di era digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan
7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional
WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA
7 Teknik Persuasi Ampuh untuk Meyakinkan Calon Pelanggan
5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP
Target 1,69 Juta Ton Udang 2029: FisTx Bagikan Ensiklopedia Budidaya 12 Bab Gratis untuk Petambak
Apakah neobank Gratis Transfer? Simak Info Detailnya

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:02

Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:02

7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:02

WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:02

5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:02

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:02

Target 1,69 Juta Ton Udang 2029: FisTx Bagikan Ensiklopedia Budidaya 12 Bab Gratis untuk Petambak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:02

Apakah neobank Gratis Transfer? Simak Info Detailnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:02

The Fluffy Pumpkin Fest, Keseruan Halloween di Hublife

Berita Terbaru

Teknologi

7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:02

Nasional

ITDC Tembus 33 Besar CX-100, Bukti Layanan Makin Moncer

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:07