Akun Tiba-Tiba Logout? Waspadai Modus Penipuan Ini yang Bisa Bikin Uangmu Terkuras - Koran Mandalika

Akun Tiba-Tiba Logout? Waspadai Modus Penipuan Ini yang Bisa Bikin Uangmu Terkuras

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernah mengalami akun aplikasi keuanganmu tiba-tiba logout, sementara nomor HP lama milikmu sebenarnya sudah tidak aktif? Di momen seperti itu, panik adalah reaksi yang natural. Tapi justru di situlah celah yang dimanfaatkan oleh penipu.

Banyak korban tidak menyadari. Awalnya sekadar mencari bantuan, namun malah berujung kehilangan uang jutaan rupiah, atau bahkan tiba-tiba memiliki tagihan pinjaman yang tidak pernah diajukan.

Ini bukan sekadar teori. Ini kejadian nyata yang sekarang makin marak terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baru-baru ini, viral kisah seorang pengguna yang harus kehilangan uang jutaan rupiah dan terjerat tagihan pinjaman baru karena tertipu oleh Customer Service (CS) palsu. Mari kita bedah modusnya agar Anda dan keluarga tidak menjadi korban berikutnya. Dari Cari Bantuan, Malah Menjadi Korban

Modus ini kelihatannya sederhana, tapi sangat efektif karena bermain di ranah psikologis korban penipuan.

1. Korban Panik & Cari Bantuan: Saat akun bermasalah, korban biasanya langsung cari solusi di internet dan media sosial.

2. Penipu Menyamar sebagai CS Resmi: Pelaku memasang nomor WhatsApp palsu, atau bahkan aktif membalas komentar, mengaku sebagai Customer Service resmi.

3. Korban “Diarahkan” dengan Alasan Teknis: Korban diminta melakukan hal yang terdengar masuk akal, seperti ‘untuk verifikasi’ atau ‘syarat pembatalan’. Padahal, itu semua hanyalah manipulasi.

4. Dipersyaratkan Ajukan Pinjaman: Ini bagian paling berbahaya. Korban diminta mengambil pinjaman dengan dalih “pancing sistem”.

5. Diminta Transfer ke Rekening Pribadi: Setelah dana cair, korban diminta transfer ke rekening tertentu (biasanya atas nama pribadi) maupun virtual account dengan alasan “pembatalan”.

Baca Juga :  Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri Bawah Payudara Dekat Tulang Rusuk

6. Instruksi Hapus Aplikasi: Penipu menggiring korban untuk menghapus (uninstall) aplikasi agar korban tidak bisa cek saldo atau transaksi secara real-time.

7. Modus via QRIS: Korban diminta scan QRIS dengan alasan “sinkronisasi OJK” atau “validasi akun”. Padahal, itu langsung memindahkan uang ke pelaku.

Sekarang Lebih Canggih! Penipu Masuk ke Ranah Google Maps

Bukan hanya di media sosial, bahkan sekarang penipu juga melakukan manipulasi melalui Google Maps. Mereka mengedit informasi bisnis dan menyisipkan nomor palsu di profil yang terlihat resmi.

Ciri-cirinya:

● Nomor Handphone Biasa: Menggunakan nomor ponsel pribadi (seperti 0821…, 0877…) alih-alih nomor Call Center resmi.

● Banyak Lokasi “Kantor” yang Mencurigakan: Saat mencari “CS Akulaku”, muncul banyak  titik lokasi dengan nama serupa namun memiliki nomor telepon yang berbeda-beda.

● Jam Operasional Tidak Lazim: Seringkali mencantumkan “Buka 24 Jam” pada profil kantor fisik yang seharusnya memiliki jam kerja kantor normal.

● Profil Tanpa Ulasan atau Ulasan Negatif: Biasanya tidak memiliki review asli dari pelanggan atau justru penuh dengan peringatan “Penipu” di kolom komentar.

Kalau kamu terburu-buru dan tidak berhati-hati, tentu akan dengan mudah terkelabui dengan informasi palsu tersebut.

Bedakan yang Asli dan yang Palsu

Agar tidak terjebak, pastikan selalu hanya berinteraksi dengan saluran resmi. Jangan pernah biarkan kepanikan mengarahkan Anda ke nomor yang salah. Simpan dan gunakan hanya kontak resmi berikut:

● Website untuk layanan informasi umum dan layanan Akulaku: www.akulaku.com

● Website untuk layanan pembiayaan (Buy Now Pay Later): www.akulakufinance.co.id

● Call Center Resmi: 1500920 (Pastikan hanya menghubungi nomor ini).

Baca Juga :  Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol Menjadi Simpul Transportasi Strategis dan Ikon Sejarah Perkeretaapian di Jawa Tengah

● Media Sosial: Pastikan akun memiliki centang biru (verifikasi) baik di Instagram, Tik Tok, Facebook, maupun Twitter/X.

Tips Aman (Anti-Fraud) Bertransaksi Digital

Jika Anda mengalami kendala pada akun, ingatlah Golden Rules berikut ini:

1. Jangan Pernah Transfer ke Nama Pribadi: CS resmi perusahaan manapun tidak akan pernah meminta Anda mentransfer uang ke rekening atas nama orang pribadi.

2. Jangan Pernah Berikan Kode OTP & Scan QRIS Tak Dikenal: Jangan pernah memberikan kode OTP atau memindai QRIS yang diberikan oleh orang lain melalui pesan singkat. QRIS bersifat sama dengan uang tunai; sekali pindai, uang Anda akan langsung berpindah tangan.

3. Jangan Mudah Percaya: Tidak ada sistem perbankan atau aplikasi keuangan di dunia yang mengharuskan penggunanya meminjam uang terlebih dahulu untuk memperbaiki masalah teknis.

4. Selalu Update Nomor HP Segera: Jika nomor HP Anda sudah tidak aktif, segera urus ke kantor cabang provider Anda atau datangi kantor resmi layanan terkait untuk perubahan data secara legal, bukan melalui perantara media sosial.

Rasa panik, takut kehilangan akses, dan ingin masalah segera cepat selesai adalah pintu masuknya. Penipu tahu kondisi psikologis itu. Hal itu yang mereka manfaatkan. Tetap tenang.

Ingat: Jika Anda menemukan nomor telepon di Google Maps yang meminta Anda melakukan pinjaman baru, mentransfer uang ke nama pribadi, atau meminta kode OTP. Langsung stop. Itu 100% penipuan.

Biasakan cek kembali. Pastikan setiap bantuan yang Anda hubungi berasal dari kanal resmi. Satu langkah kehati-hatian ini bisa menyelamatkanmu dari kerugian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia
Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01