Gaji Rp3 Juta Masih Bisa Nabung? Begini Cara Mengaturnya - Koran Mandalika

Gaji Rp3 Juta Masih Bisa Nabung? Begini Cara Mengaturnya

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengelola gaji Rp3 juta memang terasa menantang, terutama di tengah biaya hidup yang terus naik. Namun dengan pengaturan pengeluaran yang lebih disiplin, sebagian orang tetap berusaha memenuhi kebutuhan harian sekaligus menyisihkan tabungan.

Banyak pekerja muda saat ini menghadapi kondisi serupa. Gaji bulanan sering terasa cepat habis karena pengeluaran rutin seperti makan, transportasi, tagihan, hingga kebutuhan digital terus berjalan setiap bulan.

Karena itu, kemampuan mengatur arus kas jadi semakin penting, terutama bagi karyawan dengan penghasilan terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenapa Gaji Rp3 Juta Sering Cepat Habis?

Salah satu penyebab utama adalah pengeluaran kecil yang terjadi terus-menerus tanpa terasa.

Contohnya:

– Kopi harian

– Langganan aplikasi

– Belanja impulsif

– Transportasi online

– Nongkrong setelah kerja

Sekilas nominalnya terlihat kecil. Tapi jika terjadi rutin setiap hari, total pengeluarannya bisa cukup besar dalam satu bulan.

Selain itu, banyak orang juga belum memisahkan:

– Uang kebutuhan harian

– Uang tabungan

– Dana darurat

Akibatnya, uang bulanan terasa bercampur dan lebih sulit dikontrol.

Cara Mengatur Gaji Rp3 Juta agar Tetap Cukup

Salah satu langkah paling penting adalah menghitung seluruh pengeluaran rutin bulanan.

Beberapa kebutuhan yang biasanya perlu diprioritaskan:

– Makan

– Tempat tinggal

– Transportasi

– Listrik dan internet

– Kebutuhan rumah tangga

– Tagihan bulanan

Setelah itu, pengeluaran lain seperti hiburan atau nongkrong biasanya mulai disesuaikan dengan kemampuan finansial.

Banyak orang juga mulai menggunakan metode budgeting sederhana supaya pengeluaran lebih terarah.

Formula 40-30-20-10 Masih Banyak Dipakai

Sebagian orang menggunakan metode pembagian gaji:

– 40% kebutuhan pokok

Baca Juga :  Grand Indonesia - PURANA 17 "Renjana Perca" Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom

– 30% cicilan atau kewajiban

– 20% tabungan dan dana darurat

– 10% hiburan atau kebutuhan fleksibel

Contoh simulasi pembagian gaji Rp3 juta yang sering digunakan sebagian orang:

– Sekitar Rp1,2 juta untuk kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, dan tempat tinggal

– Sekitar Rp900 ribu untuk cicilan atau kewajiban bulanan

– Sekitar Rp600 ribu untuk tabungan dan dana darurat

– Sekitar Rp300 ribu untuk hiburan atau kebutuhan fleksibel lainnya

Namun dalam praktiknya, pembagian ini tetap perlu disesuaikan dengan:

– Biaya hidup

– Tanggungan

– Lokasi tempat tinggal

Kondisi pekerjaan masing-masing.

Menabung di Awal Bulan Dinilai Lebih Efektif

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menabung dari “sisa uang”.

Padahal, banyak orang justru mulai menyisihkan tabungan di awal bulan supaya uang tidak habis lebih dulu untuk kebutuhan lain.

Karena itu, sebagian orang memilih:

– Memisahkan rekening tabungan

– Menggunakan auto debit

– Menyimpan dana di tempat berbeda dari rekening harian

Dana Darurat Mulai Jadi Prioritas

Di tengah kondisi ekonomi yang berubah, dana darurat mulai dianggap penting untuk membantu menghadapi kebutuhan mendadak.

Umumnya, sebagian perencana keuangan menyarankan dana darurat sekitar 3–6 kali pengeluaran bulanan.

Contohnya, jika kebutuhan hidup per bulan sekitar Rp2 juta, maka dana darurat yang dipersiapkan bisa berada di kisaran Rp6–12 juta.

Dana ini biasanya digunakan untuk kondisi seperti:

– Kehilangan pekerjaan

– Biaya kesehatan

– Kebutuhan keluarga mendadak

– Kondisi darurat lainnya.

Side Hustle Jadi Pilihan Tambahan

Karena pengeluaran terus meningkat, sebagian pekerja mulai mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama.

Beberapa yang cukup sering dilakukan:

Baca Juga :  Memahami Perbedaan Trafo CT dan Non CT di PT Bambang Djaja

– Freelance

– Jualan online

– Affiliate

– Content creator

– Pekerjaan paruh waktu

Tambahan penghasilan ini biasanya digunakan untuk:

– Menambah tabungan

– Membayar cicilan

– Memperkuat dana darurat

Hidup Lebih Sederhana Mulai Banyak Dilakukan

Di tengah biaya hidup yang naik, gaya hidup sederhana mulai kembali banyak dibicarakan.

Beberapa langkah kecil yang sering dilakukan:

– Membawa bekal makan

– Menggunakan transportasi umum

– Mengurangi nongkrong

– Membatasi belanja online

– Lebih selektif saat membeli barang

Meskipun terlihat sederhana, langkah seperti ini cukup membantu menjaga pengeluaran tetap lebih stabil.

Opsi Deposito FLEXI neobank 

Meskipun terlihat sederhana, langkah seperti ini cukup membantu menjaga pengeluaran tetap lebih stabil dan tabungan tidak cepat terpakai untuk kebutuhan harian.

Karena itu, sebagian orang mulai memisahkan dana tabungan dari rekening transaksi sehari-hari agar tujuan finansial lebih terjaga.

Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses produk simpanan digital seperti Deposito FLEXI.

Deposito FLEXI neobank merupakan deposito berjangka dengan bunga kompetitif yang juga memberikan fleksibilitas pencairan sebelum jatuh tempo. Deposito FLEXI neobank dapat dimanfaatkan sebagian pengguna untuk membantu menyimpan dana lebih terpisah sambil tetap menyesuaikan kebutuhan finansial yang bisa berubah sewaktu-waktu.

*** 

Jika ingin mempelajari produk Deposito FLEXI, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Deposito FLEXI atau https://s.id/igdepositoflexi.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02