MRS Round 4 Perketat Regulasi, Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Level Internasional - Koran Mandalika

MRS Round 4 Perketat Regulasi, Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Level Internasional

Sabtu, 19 September 2026 - 17:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Gelaran Mandalika Racing Series (MRS) Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi panggung penting bagi pembalap-pembalap muda Indonesia untuk mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menuju kompetisi balap level internasional.

Ketua Pelaksana Mandalika Racing Series, Arif Syahbani, mengatakan pada putaran keempat ini pihaknya melakukan sejumlah penyempurnaan regulasi, termasuk prosedur start, pemberian hukuman bagi pembalap yang melakukan pelanggaran, hingga pengaturan start dari pit lane.

Menurut Arif, perubahan tersebut dilakukan bukan sekadar untuk memperketat kompetisi, tetapi juga memberikan pemahaman kepada para pembalap mengenai teknik dan regulasi yang berlaku di ajang internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Regulasi ini sesuai dengan FIM. Tujuan kita adalah membuat pembalap-pembalap junior mengerti teknik dan regulasi internasional,” kata Arif.

Salah satu perubahan terdapat pada sistem kualifikasi. Pada Round 4, sebanyak 14 pembalap berhak masuk ke sesi Q2. Sebelumnya, jumlah pembalap yang masuk Q2 hanya 10 orang.

“Dari 14 pembalap itu, sebelumnya 10 pembalap. Sisanya diambil dari Q1, ada empat pembalap. Tujuannya memberikan kesempatan agar mereka bisa lebih bersaing,” jelasnya.

Selain itu, aspek keselamatan juga menjadi perhatian dalam prosedur start. Jika jumlah pembalap yang harus memulai balapan dari pit lane lebih dari 10 orang, maka prosedur start akan diatur ulang agar tidak dilakukan secara bersamaan.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Lepas Kafilah STQH Nasional XXVIII 2025 Menuju Kendari

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari potensi bahaya akibat kepadatan pembalap ketika memasuki lintasan.

Arif menegaskan, MRS tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi kelas pembinaan untuk mengantarkan pembalap menuju jenjang yang lebih tinggi.

Hal itu terlihat dari konsistennya jumlah peserta dalam setiap putaran. Pada Round 4 tercatat sebanyak 108 starter, meningkat satu pembalap dibandingkan putaran sebelumnya.

“Kita sangat mengapresiasi tim-tim yang terus konsisten mengikuti kelas ini. Karena ini kelas pembinaan untuk menuju jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Menurut Arif, sejumlah pembalap yang kini berprestasi juga pernah menjadikan MRS sebagai bagian dari proses pembinaan mereka. Di antaranya Aray dan Felix, yang disebutnya berkembang melalui kompetisi tersebut.

Menariknya, MRS Round 4 juga menjadi salah satu tahapan penting bagi pembalap Indonesia yang diproyeksikan tampil pada Moto4 Asia Cup yang berlangsung bersamaan dengan rangkaian MotoGP.

Arif menyebut terdapat sejumlah pembalap Indonesia yang mengikuti MRS dan dipersiapkan untuk bersaing di ajang tersebut. Dari sekitar empat pembalap Indonesia yang diketahui masuk dalam program Moto4 Asia Cup, tiga di antaranya mengikuti MRS.

Baca Juga :  Haruki Noguchi Meninggal Setelah Crash Horor di Sirkuit Mandalika

“Harapannya mereka dengan pelatih di MRS ini bisa bersaing dan minimal bisa podium di Moto4 nanti,” katanya.

Ia menyebut beberapa nama yang selama ini memiliki potensi, di antaranya Perisky, Yeha, dan Malik Maulana. Ketiganya juga tercatat memiliki prestasi dalam kejuaraan nasional.

Namun, Arif memastikan MRS Round 4 tidak menerbitkan wildcard khusus untuk Moto4 Asia Cup. Mekanisme yang digunakan tetap berdasarkan sistem kontrak tim.

“Tidak ada wildcard. Kita masih melakukan sistem kontrak untuk tim yang ikut kejuaraan itu. Mereka selama lima putaran harus ikut,” jelasnya.

Dengan pola tersebut, MRS diharapkan semakin mampu menjadi jembatan pembinaan pembalap nasional menuju persaingan internasional.

Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih penuh tantangan, Arif juga memberikan apresiasi terhadap tim dan pembalap yang tetap konsisten mengikuti MRS hingga putaran keempat.

“Sekarang ini 108 starter, meningkat satu dari putaran sebelumnya. Kita tahu kondisi sekarang ekonominya sedang sulit. Jadi kita sangat mengapresiasi tim-tim yang tetap konsisten,” pungkasnya. (wan)

Berita Terkait

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat
InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Extra Flight, Akomodasi Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP
Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia
27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi
PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Sabtu, 19 September 2026 - 11:02

SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02