Koran Mandalika, Lombok Tengah – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 memasuki putaran keempat. Ajang tersebut berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, pada 18-20 September 2026.
Sebanyak 108 starter terdaftar untuk ambil bagian dalam ajang tersebut. Mereka terbagi dalam empat kelas Kejurnas, yakni National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Supersport 600 (SS600), dan Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15.
Dari total tersebut, 80 starter mengikuti kelas Kejurnas, sedangkan 28 starter lainnya turun di kelas pendukung, yakni Underbone 150 dan Junior Sport 250 U-18.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Putaran keempat Pertamina Mandalika Racing Series 2026 semakin mendapat perhatian karena digelar sekitar tiga minggu sebelum ajang MotoGP bertajuk Pertamina Grand Prix of Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Pada gelaran MotoGP mendatang, juga akan dipertandingkan Moto4 Asia Cup yang diikuti sejumlah pembalap muda Indonesia, di antaranya Bintang Pranata Sukma, Maulana Malik, dan Reski YH. Ketiganya juga merupakan pembalap yang mengikuti Pertamina Mandalika Racing Series.
Menyambut gelaran MotoGP di Mandalika, PRIDE Motorsport dan MGPA, dengan dukungan IMI sebagai penyelenggara, terus melakukan edukasi terkait penerapan regulasi baru yang mengacu pada aturan FIM.
Edukasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada manajer tim dan pembalap mengenai regulasi yang harus dipahami, khususnya ketika mereka berkompetisi di tingkat internasional.
Pengumuman regulasi baru tersebut disampaikan dalam Manager Briefing dan Riders Briefing pada Kamis (17/9/2026) di Pertamina Mandalika International Circuit, sebelum para pembalap mengikuti track familiarization atau track walk.
Dukungan terhadap ajang balap nasional ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan motorsport di Indonesia. Kehadiran talenta-talenta muda dalam kejuaraan nasional memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjalani proses pembinaan dan kompetisi secara terukur sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, mengatakan menjelang perhelatan MotoGP, perhatian dunia motorsport akan tertuju ke Indonesia karena ajang balap di Mandalika selalu menghadirkan persaingan.
“Kita punya local heroes, yakni Veda Ega Pratama dan Mario Aji yang bertanding di Moto3 dan Moto2 sebagai nilai lebihnya. Veda Ega Pratama antara lain muncul dari ajang Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series,” kata Ananda.
Ia berharap semakin banyak pembalap muda Indonesia yang mampu mengikuti jejak para pembalap tersebut.
“Inilah kesempatan bagi para junior untuk bersaing ketat dengan tetap menjunjung sportivitas tinggi,” ujarnya.
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 berlangsung dalam lima putaran. Tahun ini, ajang tersebut mendapat dukungan dari Pertamina, Kementerian Pariwisata RI, Bank BRI, SARGA Motorsport, Speedwork, Pirelli, Honda, Yamaha, NitiRacing, RCB, UMA, GS Astra, Ulti-X, Arai Indonesia, Cargloss Helmets, RK, Honda Community, Dainese Indonesia, Noor Dinar, MFZ, Chemco, Koizumi, Trastar, Narmada, dan Ohlins Indonesia.
Selain dapat disaksikan secara gratis dari Grandstand A, Pertamina Mandalika Racing Series 2026 juga dapat dinikmati melalui siaran langsung di kanal YouTube Mandalika Racing Series.
Regulasi Baru Putaran Keempat
Sejumlah regulasi baru diterapkan pada Pertamina Mandalika Racing Series putaran keempat. Salah satunya adalah penambahan jumlah pembalap yang lolos dari Q1 dan Q2.
Pada putaran sebelumnya, sebanyak 10 pembalap lolos ke Q2 berdasarkan akumulasi dua sesi latihan resmi.
Kali ini, jumlah tersebut bertambah menjadi 14 pembalap. Sementara dari Q1, jumlah pembalap yang lolos ke Q2 bertambah dari dua menjadi empat pembalap tercepat. Aturan tersebut berlaku untuk kelas NS250 dan IJTC 150 U-15
Regulasi berikutnya memberikan dispensasi kepada pembalap untuk mengikuti race tanpa hasil kualifikasi apabila mengalami masalah teknis atau cedera saat sesi latihan. Pembalap tersebut dapat mengikuti balapan dari posisi grid paling belakang dengan persetujuan Race Direction.
Syaratnya, pembalap harus mencatat waktu minimal sama dengan atau lebih cepat dari 107 persen waktu pembalap tercepat dalam salah satu sesi latihan resmi, yakni FP1 atau FP2.
Selain itu, jumlah pembalap yang melakukan start dari Pit Lane dibatasi maksimal 10 pembalap. Jika jumlahnya melebihi ketentuan tersebut, akan dilakukan start ulang dengan metode Quick Start.
Regulasi lainnya berkaitan dengan prosedur Start Warm Up yang dilakukan bukan dari grid. Ketentuan ini berlaku apabila pembalap meninggalkan grid karena alasan tertentu atau terlambat keluar dari Pit Lane untuk mengikuti Sighting Lap saat Warm Up Lap.
Pembalap tersebut harus melakukan Start Warm Up Lap dari Pit Lane, kemudian mengambil posisi grid semula dan menjalani sanksi Double Long Lap Penalty.
Sementara itu, bagi pembalap yang mendapat sanksi start dari Pit Lane, saat balapan resmi dimulai dan lampu hijau menyala, pembalap tetap harus berada di Pit Lane hingga lampu hijau di Pit Exit menyala.
Lampu hijau di Pit Exit baru menyala setelah seluruh rombongan pembalap di lintasan melewati tikungan pertama atau melewati garis Pit Exit dengan aman.
Setelah lampu hijau menyala, pembalap diperbolehkan masuk ke lintasan. Namun, mereka wajib mematuhi batas kecepatan Pit Lane hingga melewati garis batas luar pit serta dilarang memotong garis putih penanda atau blend line di pintu keluar pit untuk menghindari potensi kecelakaan.
Ketentuan tersebut juga berlaku bagi pembalap yang menjalani Warm Up Lap secara tidak sempurna akibat crash, engine trouble, maupun kondisi lainnya.
Jumlah Starter Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Round 4
Kelas Kejuaraan Nasional:
National Sport 150cc: 16 starter
National Sport 250cc: 29 starter
Supersport 600cc: 4 starter
Indonesia Junior Talent Cup: 31 starter
Total: 80 starter
Supporting Class:
Underbone 150cc: 10 starter
Junior Sport 250 U-18: 18 starter
Total: 28 starter
Total keseluruhan: 108 starter. (*)






