Rekomendasi IDAI tentang Perlindungan Kulit Bayi dari Sinar Matahari - Koran Mandalika

Rekomendasi IDAI tentang Perlindungan Kulit Bayi dari Sinar Matahari

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjemur bayi baru lahir sepertinya sudah tidak asing lagi untuk mom yang baru melahirkan. Pasalnya, di Indonesia kegiatan ini dipercaya dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D si kecil. Biasanya bayi dijemur di pagi hari, sekitar pukul 07.00–09.00, dengan harapan mendapat manfaat sinar matahari yang cukup.

Tapi di sisi lain, menjemur bayi artinya kulit bayi terpapar langsung oleh sinar matahari. Padahal, kulit bayi baru lahir masih sangat tipis dan sensitif. Lalu, bagaimana sebenarnya perlindungan kulit bayi yang tepat menurut medis? Dan bagaimana rekomendasi IDAI sunscreen bayi yang aman?

Kenapa Kulit Bayi Perlu Perlindungan Ekstra?

Kulit bayi berbeda dengan kulit orang dewasa. Lapisan pelindungnya (skin barrier) masih berkembang sehingga lebih rentan terhadap:
1. Kemerahan
2. Kulit kering
3. Iritasi ringan
4. Sensitivitas terhadap paparan sinar UV

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paparan sinar matahari memang membantu pembentukan vitamin D, tetapi sinar UV tetap bisa memberikan dampak pada kulit jika berlebihan. Terutama saat bayi sudah mulai aktif diajak keluar rumah seperti ke taman, ke posyandu, atau sekadar jalan pagi bersama mom and dad.

Karena itu, perlindungan kulit bayi dari sinar matahari perlu dilakukan dengan cara yang tepat dan sesuai usia.

Rekomendasi IDAI Sunscreen Bayi, Ini Penjelasannya

Dilansir dari laman IDAI, seorang bayi perlu terpapar radiasi ultraviolet B (UVB) tingkat rendah untuk dapat memproduksi vitamin D. Oleh sebab itu, paparan sinar matahari pada bayi masih menjadi pilihan dengan beberapa rekomendasi perlindungan seperti menggunakan pakaian dan tabir Surya (sunscreen).

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sunscreen boleh digunakan pada bayi usia di atas 6 bulan. Namun, ada beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan. IDAI merekomendasikan penggunaan physical sunscreen yang mengandung Titanium dioxide atau Zinc oxide.

Baca Juga :  Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Kedua bahan ini bekerja dengan cara memantulkan sinar matahari (UVA & UVB) dari permukaan kulit, bukan menyerapnya. Jenis ini dinilai lebih aman untuk kulit bayi yang masih sensitif.

Selain itu, sunscreen bayi yang ideal sebaiknya memiliki minimal SPF 30, berlabel broad spectrum (melindungi dari UVA & UVB) dan bersifat waterproof. 

Untuk bayi di bawah 6 bulan, IDAI menyarankan perlindungan utama berupa menghindari paparan langsung sinar matahari, menggunakan pakaian tertutup, dan berteduh.

Cara Mudah Melindungi Kulit Bayi dari Sinar Matahari

Melindungi kulit bayi sebenarnya tidak sulit, mom and dad. Ini beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari:

1. Pilih Waktu Beraktivitas yang Tepat

Hindari paparan sinar matahari langsung pada pukul 10.00–15.00 karena intensitas UV sedang tinggi. Jika ingin jalan pagi, lakukan sebelum pukul 09.00.

2. Gunakan Pelindung Fisik

Topi lebar, pakaian lengan panjang berbahan lembut, dan stroller dengan penutup bisa membantu mengurangi paparan langsung.

3. Gunakan Sunscreen untuk Bayi (Usia 6 Bulan ke Atas)

Jika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan dan mulai sering diajak keluar, penggunaan sunscreen menjadi langkah tambahan yang penting.

4. Aplikasikan dengan Cara yang Benar

Oleskan sunscreen sekitar 15–20 menit sebelum keluar rumah, dan ulangi jika diperlukan terutama setelah berkeringat atau terkena air.

Perlindungan ini bukan berarti melarang anak bermain di luar, tetapi membantu kulitnya tetap sehat saat beraktivitas.

Loluna Baby Sunscreen sebagai Pilihan Perlindungan Kuli Bayi Harian

Sebagai brand skincare bayi pertama dengan 5X Ceramide yang aman untuk newborn, Loluna menghadirkan Loluna Baby Sunscreen Face and Body yang dirancang untuk membantu mendukung perlindungan kulit bayi saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga :  Vritimes dan Porostangerang.com Jalin Kerja Sama untuk Perluas Jangkauan Informasi di Tangerang

Loluna Baby Sunscreen mengandung Titanium Dioxide, salah satu bahan physical sunscreen yang direkomendasikan IDAI, bekerja dengan memantulkan sinar UVA dan UVB dari permukaan kulit. Dengan SPF 50 PA++++, sunscreen ini memberikan perlindungan menyeluruh terhadap paparan sinar matahari.

Tidak hanya itu, dilengkapi dengan Pollustop Technology, yang membantu melindungi kulit dari paparan polusi udararelevan untuk kondisi lingkungan perkotaan.

Keunggulan lainnya:

1. 5X Ceramide untuk membantu menjaga skin barrier bayi

2. Bersertifikat hypoallergenic dan telah diuji dermatologis

3. Bebas dari SLS, paraben, dan alkohol

4. Bersertifikat halal dan terdaftar BPOM

5. Tekstur cepat menyerap, tidak lengket, dan tidak terasa sumuk

Dengan formula yang gentle namun tetap efektif, Loluna Baby Sunscreen dapat menjadi bagian dari rutinitas perlindungan kulit bayi sehari-hari.

Kesimpulan

Menjemur bayi memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang tua di Indonesia. Namun, seiring bertambahnya usia dan aktivitas si kecil, perlindungan kulit bayi dari sinar matahari perlu dilakukan dengan lebih terencana.

Berdasarkan rekomendasi IDAI sunscreen bayi, penggunaan physical sunscreen dengan kandungan titanium dioxide atau zinc oxide aman untuk bayi usia di atas 6 bulan, dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad spectrum.

Yang terpenting, mom and dad tidak perlu khawatir berlebihan. Dengan langkah sederhanamemilih waktu yang tepat, menggunakan pelindung fisik, dan sunscreen yang sesuaikulit bayi tetap bisa terlindungi saat ia mulai mengeksplorasi dunia di sekitarnya.

Karena bagi Loluna Family, melindungi kulit bayi hari ini adalah bentuk perhatian kecil yang berdampak besar untuk masa depannya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank
RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS
Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor
ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang
Diakui Lembaga Independen di Dalam dan Luar Negeri, Prudential Syariah Raih Tiga Penghargaan sebagai Pemimpin Asuransi Jiwa Syariah Indonesia
GAILBOOK HADIRKAN INSTALASI SENI FUGUKU × PURANA DI TANGLIN MALL MENJELANG ORCHARD ROAD FASHION WEEK
Manfaat Implementasi Tanda Tangan Elektronik bagi Organisasi dan Perusahaan
Pemerintah Kembangkan Industri Intermediate Mineral, Regulasi dan Insentif jadi Tantangan.

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:02

GAILBOOK HADIRKAN INSTALASI SENI FUGUKU × PURANA DI TANGLIN MALL MENJELANG ORCHARD ROAD FASHION WEEK

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:02

Manfaat Implementasi Tanda Tangan Elektronik bagi Organisasi dan Perusahaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:02

Pemerintah Kembangkan Industri Intermediate Mineral, Regulasi dan Insentif jadi Tantangan.

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:02

Pentingnya Detoks Mental dan Evaluasi Mandiri Bagi Trader di Akhir Pekan

Berita Terbaru

Teknologi

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:02