Merantau dan Kerja di Jakarta? Ini Hal yang Perlu Dipersiapkan - Koran Mandalika

Merantau dan Kerja di Jakarta? Ini Hal yang Perlu Dipersiapkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta masih menjadi salah satu tujuan utama bagi banyak perantau yang ingin membangun karier. Beragam peluang kerja, jaringan profesional yang luas, serta akses ke berbagai industri membuat ibu kota tetap menarik bagi pencari kerja dari berbagai daerah.

Namun, bekerja di Jakarta juga menghadirkan tantangan tersendiri. Biaya hidup yang relatif tinggi dan ritme kerja yang cepat membuat perantau perlu memiliki persiapan yang matang, terutama dari sisi keuangan.

Jangan Hanya Fokus pada Gaji

Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah hanya melihat nominal gaji saat menerima pekerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, penting juga untuk menghitung berbagai biaya yang akan muncul setelah pindah ke Jakarta, seperti:

– Sewa kos atau apartemen

– Transportasi harian

– Makan dan kebutuhan sehari-hari

– Pulsa dan internet

– Dana darurat

– Biaya pulang kampung

Dalam beberapa kasus, selisih gaji yang terlihat besar bisa terasa jauh lebih kecil setelah berbagai kebutuhan tersebut diperhitungkan.

Biaya Tempat Tinggal Menjadi Pos Pengeluaran Utama

Bagi banyak perantau, biaya tempat tinggal menjadi salah satu pengeluaran terbesar setiap bulan.

Lokasi tempat tinggal sering memengaruhi biaya transportasi dan waktu perjalanan ke kantor. Tinggal lebih dekat ke tempat kerja mungkin membutuhkan biaya sewa lebih tinggi, tetapi dapat membantu mengurangi biaya dan waktu perjalanan sehari-hari.

Karena itu, penting untuk mencari keseimbangan antara biaya sewa dan kebutuhan mobilitas.

Baca Juga :  Inspeksi Bawah Air dengan ROV QYSEA Fifish X1

Dana Darurat Sebaiknya Disiapkan Sejak Awal

Saat pertama kali merantau, kondisi keuangan sering kali masih dalam tahap penyesuaian.

Ada kemungkinan muncul kebutuhan tak terduga seperti:

– Biaya kesehatan

– Perbaikan kendaraan

– Kehilangan pekerjaan

– Kepulangan mendadak ke kampung halaman

– Kebutuhan keluarga

Memiliki dana darurat dapat membantu menghadapi situasi tersebut tanpa harus mengganggu kebutuhan sehari-hari.

Hindari Terjebak Gaya Hidup yang Tidak Sesuai Kemampuan

Jakarta menawarkan banyak pilihan hiburan, kuliner, pusat perbelanjaan, hingga berbagai aktivitas sosial.

Tidak ada yang salah menikmati hasil kerja. Namun, sebagian perantau sering menghadapi tekanan untuk mengikuti gaya hidup lingkungan sekitar meskipun kondisi keuangan belum memungkinkan.

Karena itu, penting untuk tetap menyesuaikan pengeluaran dengan kemampuan finansial pribadi dan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai.

Jangan Lupakan Dana Pulang Kampung

Bagi perantau, biaya pulang kampung sering menjadi pengeluaran yang cukup besar, terutama menjelang libur panjang atau hari raya.

Harga tiket transportasi biasanya meningkat saat periode tertentu. Menyisihkan dana secara bertahap sejak awal dapat membantu mengurangi beban keuangan ketika waktunya tiba untuk pulang.

Mulai Bangun Kebiasaan Menabung Sejak Gajian Pertama

Saat baru mulai bekerja, banyak orang fokus pada kebutuhan saat ini dan menunda kebiasaan menabung.

Padahal, membangun kebiasaan finansial sejak awal karier dapat membantu mempersiapkan berbagai kebutuhan di masa depan, mulai dari dana darurat, pendidikan, liburan, hingga rencana membeli aset.

Baca Juga :  Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA

Menyisihkan dana secara rutin, meskipun nominalnya belum besar, sering kali lebih efektif dibanding menunggu kondisi keuangan terasa “lebih longgar”.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan Deposito FLEXI sebagai salah satu pilihan deposito online yang dapat dibuka melalui aplikasi. Produk ini dirancang sebagai simpanan fleksibel yang dapat membantu pengguna mengelola dana sesuai kebutuhan dan perencanaan keuangan masing-masing.

Sebagai salah satu pilihan deposito fleksibel, Deposito FLEXI memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses dan mengelola dana melalui aplikasi sesuai ketentuan produk yang berlaku. Pengguna juga dapat mempelajari informasi terkait tenor, fitur, serta bunga deposito langsung melalui aplikasi neobank.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank. 

Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% (https://apps.lps.go.id/BankPesertaLPSRate). Bunga di atas tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/depositoflexi atau Deposito WOW

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Jalankan Peran Penggerak Hilirisasi, MIND ID Optimalkan Kontribusi Bagi Negara
KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H
Kolaborasi TJSL Antar-BUMN, SUCOFINDO Dorong Pemerataan Pendidikan melalui Program Literasi Negeri di Nusa Tenggara Timur
IFG Life Kembali Hadir Sebagai Official Insurance Partner BTN JAKIM 2026
Momentum HUT Jakarta ke-499, Jasa Marga Dorong UMKM Binaan Naik Kelas Melalui Partisipasi di Jakarta Fair Kemayoran 2026
Dukung Hilirisasi Riset, Wamenko Pangan Luncurkan Inovasi Faspol 5.0 dan Kompetisi PFsains 2026
Tingkatkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati Menjelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan Respons Real-Time melalui One Call Center 133
Harga Emas Pekan Kedua Juni Berpotensi Konsolidasi Setelah Reli Tajam

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:42

MTQ NTB Bawa Berkah bagi UMKM, Penghasilan Tembus Rp 1 Juta per Hari

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:20

Bank NTB Syariah Bawa Pelabuhan Senggigi ke Era Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:20

Harga BBM Naik Tajam, Ibu Rumah Tangga Menjerit: Semua Serba Mahal

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:56

Mengenal Bung Heru, Sosok Pendiri Direktur Seniman Hukum Law Firm

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:49

Pembukaan MTQ NTB Sukses Digelar, Gubernur Iqbal: Sebagai Warga Loteng Saya Bangga

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:10

Tiga Ribu Peserta dari Berbagai Kontingen Turut Meriahkan Pawai Taaruf MTQ NTB 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:32

Grand Launching Asosiasi Beef NTB, Dorong Peternakan Modern dan Libatkan Generasi Muda

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:32

LPA Beberkan Kronologi Dugaan Pembakaran Santri oleh Kakak Kelasnya di Lombok Tengah

Berita Terbaru