KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Pangandaran, Pemeriksaan Jalur Masih Berlangsung - Koran Mandalika

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Pangandaran, Pemeriksaan Jalur Masih Berlangsung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Pangandaran, Pemeriksaan Jalur Masih Berlangsung

Sekilas Info Daop 2 Bandung

Rabu, 5 Agustus 2026

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Pangandaran, Pemeriksaan Jalur Masih Berlangsung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bandung (Jawa Barat), 5 Agustus 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama menyusul terjadinya gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 yang terjadi pada Rabu (5/8) pukul 21.55 WIB. Berdasarkan informasi BMKG, gempa berpusat di 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada kedalaman 18 kilometer.

Getaran gempa dirasakan di hampir seluruh wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung, khususnya pada lintas dari Stasiun Nagreg hingga Stasiun Banjar, lintas Stasiun Cibatu hingga Stasiun Garut, serta lintas Stasiun Cipatat hingga Stasiun Gandasoli.

Sesaat setelah menerima informasi terjadinya gempa, Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 2 Bandung segera menerapkan prosedur keselamatan dengan memerintahkan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung untuk berhenti sementara, baik di stasiun terdekat maupun di petak jalan, sambil menunggu hasil pemeriksaan kondisi prasarana oleh jajaran petugas prasarana.

Baca Juga :  Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Inspirasi Generasi Muda

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa langkah penghentian sementara perjalanan kereta api merupakan bagian dari standar operasional keselamatan yang wajib dilakukan setiap kali terjadi kondisi yang berpotensi memengaruhi keamanan perjalanan kereta api.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Begitu menerima informasi terjadinya gempa, kami langsung menerapkan prosedur keselamatan dengan menghentikan sementara perjalanan kereta api dan mengerahkan petugas prasarana untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, serta infrastruktur pendukung lainnya sebelum perjalanan kereta api kembali diizinkan beroperasi,” ujar Kuswardojo.

Adapun sejumlah perjalanan kereta api yang diberhentikan sementara selama proses pemeriksaan prasarana antara lain:

– KA (306) Parcel Selatan berhenti di Stasiun Banjar.

– KA (300) Cikuray berhenti di Stasiun Leles.

– KA (292) Kutojaya Selatan berhenti di petak jalan Cibatu–Warungbandrek KM 217+900.

– KA (72) Mutiara Selatan berhenti di petak jalan Cipeundeuy–Cirahayu KM 237+000.

– KA (350) Commuter Line Garut berhenti di Stasiun Wanaraja.

– KA (PLB 80B) Lodaya berhenti di petak jalan Manonjaya–Ciamis KM 289+200.

Baca Juga :  Demi Keselamatan, KAI Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Aktifitas "Ngabuburit" di Jalur KA

– KA (PLB 287A) Serayu berhenti di Stasiun Cipeundeuy.

Kuswardojo menambahkan bahwa pemeriksaan dilakukan oleh petugas prasarana untuk memastikan seluruh infrastruktur perkeretaapian berada dalam kondisi aman sebelum perjalanan kereta api kembali dilanjutkan.

“Kami memahami adanya potensi keterlambatan yang dialami pelanggan akibat penghentian sementara perjalanan kereta api. Namun langkah ini harus kami lakukan demi memastikan seluruh perjalanan berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian dari seluruh pelanggan,” tambahnya.

Hingga Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 22.25 WIB, pemeriksaan prasarana masih berlangsung di sejumlah lintas yang terdampak getaran gempa. KAI Daop 2 Bandung akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat serta pelanggan melalui kanal informasi resmi KAI.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh KAI. Setiap keputusan operasional akan selalu mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan perjalanan kereta api.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, BRI Peduli Resmikan Posyandu Lily dan Kebun Pangan Perempuan di Yogyakarta
PTPP Raih KESGI Award 2026, Perkuat Kepemimpinan dalam Penerapan ESG
Semangat Sumpah Pemuda, KAI Daop 2 Bandung Hadirkan Rail Clinic untuk Layani Kesehatan Gratis Warga Rancaekek
PLN NPC Raih Penghargaan Top GRC Awards 2026, Perkuat Komitmen Tata Kelola dan Keberlanjutan Bisnis
Selama Dilayani PT Railink, KAI Bandara dari Stasiun Wates Layani 948.336 Penumpang
LRT Jabodebek Hadirkan Pengalaman Edukatif di Tengah Mobilitas Masyarakat
KAI Logistik Tingkatkan Kemudahan Layanan Pelanggan melalui Fitur Live Chat pada Aplikasi KAI Logistik TRAX
BRI BO Kutoarjo Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Nasionalisme dan Semangat BRILiaN

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09

Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:49

DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:38

Perluas Ekosistem Transaksi Digital, Bank NTB Syariah Dekatkan Layanan Perbankan kepada Masyarakat Dompu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:55

Petani Tembakau Loteng Tuntut Hak, Pemprov NTB Janji Evaluasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:45

DP3AP2KB Loteng Minta Pengawasan Ponpes Diperketat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:53

Teka-teki Lokasi Makodam Rinambora: Mengapa Lombok Tengah Jadi Alternatif Kuat?

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:31

15 Ribu Kasus Katarak di NTB, Kadinkes: Berpotensi Terus Bertambah

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:48

Petani di Lombok Timur Diciduk! 1.734 Liter Pertalite Subsidi Disita Polisi Saat Digerebek di Rumahnya

Berita Terbaru