DPR Apresiasi Kontribusi Grup MIND ID Bangun Papua - Koran Mandalika

DPR Apresiasi Kontribusi Grup MIND ID Bangun Papua

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Komisi XII DPR RI mengapresiasi kontribusi PT Freeport Indonesia (PTFI), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID yang berperan dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat Papua melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Legislator menilai keberadaan Freeport Indonesia selama puluhan tahun telah memberikan manfaat nyata, baik bagi negara maupun masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.

Anggota Komisi XII DPR RI Arif Riyanto Uopdana mengatakan Freeport menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap Indonesia melalui investasi lanjutan dan keberlanjutan operasional perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya apresiasi karena telah terjadi kesepakatan investasi kembali sebesar 12 persen bersama pemerintah Indonesia. Ini menjadi terobosan baru terkait keberlanjutan usaha PT Freeport Indonesia, di mana izin usahanya diperpanjang sesuai usia cadangan,” ujar Arif dalam rapat dengar pendapat bersama PT Freeport Indonesia

Ia menilai keberlanjutan investasi tersebut akan memberikan kepastian manfaat ekonomi sekaligus membuka ruang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Baca Juga :  Delapan Pelabuhan Ikuti GSPI ASRI 2026, Menko Pangan: Green and Smart Port Perkuat Efisiensi Logistik Pangan

Senada, Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Alfons Manibui menyebut Freeport telah memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Papua.

“Kami ingin berterima kasih kepada Freeport atas kinerjanya yang sampai hari ini terus memberikan manfaat bagi negara. Kami juga harus mengakui Freeport telah banyak memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan terutama masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan,” kata Alfons.

Menurut dia, Freeport harus terus menjadi aset nasional yang mampu menjaga keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua.

Apresiasi juga disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Irsan Sosiawan Gading. Ia menilai peningkatan kinerja perusahaan harus terus diiringi dengan penguatan program pemberdayaan masyarakat.

“Saya mengapresiasi kinerja PT Freeport yang sudah berkontribusi untuk negara dan pendapatan negara. Yang juga sangat penting adalah perhatian kepada masyarakat di sekitar tambang agar manfaat kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat lokal,” ujarnya.

PT Freeport Indonesia merupakan salah satu kontributor terbesar penerimaan negara melalui pajak, dividen, royalti, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Baca Juga :  KAI DAOP 8 Surabaya Catat Kinerja Operasional Tinggi di Semester 1 Tahun 2025

Pada 2026 kontribusi perusahaan kepada negara diperkirakan mencapai sekitar 2,6 miliar dolar AS, kemudian meningkat menjadi sekitar 4,7 miliar dolar AS pada 2027, yang terdiri atas sekitar 1,9 miliar dolar AS penerimaan pajak, 1,9 miliar dolar AS dividen kepada pemerintah melalui MIND ID, serta sekitar 800 juta dolar AS PNBP, termasuk royalti. Ketika operasi tambang kembali normal, kontribusi perusahaan diproyeksikan menembus lebih dari 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp120 triliun per tahun.

Di luar kontribusi fiskal, Freeport juga secara konsisten menjalankan investasi sosial di Papua dengan mengalokasikan sekitar 100 juta dolar AS setiap tahun untuk program pengembangan masyarakat. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan infrastruktur dasar, pengembangan kapasitas masyarakat adat, hingga peningkatan kualitas layanan publik di sekitar wilayah operasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:02

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:02