Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih berada dalam fase yang penuh tekanan pada perdagangan hari Senin (3/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan masih lebih besar dibandingkan potensi kenaikan setelah harga kembali gagal mempertahankan momentum bullish di area resistance penting. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual sehingga emas (XAUUSD) berpotensi melanjutkan koreksi menuju area support terdekat. Meskipun demikian, investor tetap perlu mengantisipasi perubahan sentimen yang dapat muncul dari perkembangan data ekonomi Amerika Serikat maupun arah kebijakan bank sentral, yang berpotensi memicu volatilitas tinggi di pasar logam mulia.
Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, pergerakan emas (XAUUSD) pada time frame Daily masih memperlihatkan dominasi tren bearish. Salah satu penyebab utamanya adalah kegagalan harga untuk ditutup di atas level resistance 4.104, yang hingga kini masih menjadi penghalang utama bagi upaya pembalikan arah menuju tren bullish. Selama harga tetap bergerak di bawah level tersebut, peluang terjadinya pelemahan dinilai masih lebih besar dibandingkan potensi penguatan yang berkelanjutan.
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa sinyal pelemahan semakin diperkuat oleh kemunculan pola candlestick Bearish Engulfing. Pola ini umumnya dianggap sebagai salah satu indikasi bahwa tekanan jual mulai kembali menguasai pasar setelah upaya kenaikan harga gagal dipertahankan. Kehadiran pola tersebut di sekitar area resistance memperlihatkan bahwa seller masih memiliki kontrol terhadap arah pergerakan emas (XAUUSD), sehingga ruang kenaikan dalam jangka pendek menjadi lebih terbatas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pola candlestick, Dupoin Futures juga menyoroti indikator Stochastic yang masih bergerak turun. Pergerakan indikator tersebut mengindikasikan bahwa momentum bearish belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Selama belum muncul sinyal pembalikan yang valid dari indikator teknikal maupun perubahan struktur harga, Dupoin Futures menilai skenario pelemahan masih menjadi proyeksi yang paling realistis.
Berdasarkan proyeksi teknikal tersebut, Dupoin Futures memperkirakan harga emas (XAUUSD) berpotensi bergerak menuju support 4.010 sebagai target terdekat. Area ini menjadi level yang sangat penting untuk diamati oleh pelaku pasar karena dapat menjadi penentu arah pergerakan berikutnya. Jika tekanan jual terus berlanjut dan support tersebut gagal dipertahankan, bukan tidak mungkin koreksi akan berkembang lebih dalam. Sebaliknya, apabila muncul respons beli yang kuat di sekitar area tersebut, emas (XAUUSD) berpotensi mengalami rebound teknikal meskipun peluang tersebut masih membutuhkan konfirmasi tambahan.
Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai bahwa arah pergerakan emas (XAUUSD) masih akan sangat dipengaruhi oleh dinamika dolar Amerika Serikat dan pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield). Ketika dolar AS menguat dan yield obligasi bertahan pada level tinggi, daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil cenderung berkurang. Dalam situasi seperti itu, sebagian investor biasanya mengalihkan dana ke aset berbasis dolar yang menawarkan potensi imbal hasil lebih menarik.
Di sisi lain, perhatian pasar saat ini juga tertuju pada berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk data inflasi, pasar tenaga kerja, aktivitas manufaktur, hingga pernyataan para pejabat Federal Reserve. Menurut Dupoin Futures, seluruh data tersebut akan menjadi acuan utama investor dalam memperkirakan arah kebijakan suku bunga The Fed pada periode mendatang. Jika data ekonomi kembali menunjukkan hasil yang lebih kuat dari ekspektasi, peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama akan semakin besar. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas (XAUUSD).
Namun demikian, Dupoin Futures juga melihat adanya peluang perubahan sentimen apabila data ekonomi Amerika Serikat mulai menunjukkan perlambatan. Jika inflasi terus melandai atau indikator ekonomi lainnya melemah, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga berpotensi meningkat. Situasi tersebut dapat mendorong pelemahan dolar AS dan penurunan US Treasury Yield, yang pada akhirnya menjadi katalis positif bagi emas (XAUUSD).
Selain faktor ekonomi, perkembangan geopolitik global juga tetap menjadi perhatian utama. Ketidakpastian yang meningkat akibat konflik internasional maupun risiko ekonomi global dapat kembali memicu permintaan terhadap aset safe haven, termasuk emas (XAUUSD). Dalam kondisi seperti itu, tekanan jual yang berasal dari penguatan dolar AS berpotensi tertahan oleh meningkatnya minat investor terhadap logam mulia sebagai instrumen perlindungan nilai.
Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) masih cenderung bearish selama belum mampu menembus resistance 4.104. Pola Bearish Engulfing yang terbentuk, didukung oleh indikator Stochastic yang masih bergerak turun, menunjukkan bahwa dominasi seller masih cukup kuat untuk mempertahankan tekanan terhadap harga. Oleh karena itu, Dupoin Futures memproyeksikan area 4.010 sebagai target support yang layak dicermati dalam waktu dekat. Meski peluang rebound teknikal tetap terbuka apabila muncul sentimen positif dari data ekonomi atau pelemahan dolar AS, investor disarankan tetap berhati-hati dan menunggu konfirmasi yang lebih kuat sebelum mengubah bias menjadi bullish. Dengan terus memantau perkembangan fundamental global dan sinyal teknikal, pelaku pasar dapat menyusun strategi yang lebih terukur dalam menghadapi pergerakan harga emas (XAUUSD) pada perdagangan hari ini.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES






