Harga TON IDR Meroket di Tengah Pasar Kripto yang Lesu, Ini Alasannya! - Koran Mandalika

Harga TON IDR Meroket di Tengah Pasar Kripto yang Lesu, Ini Alasannya!

Jumat, 28 Juni 2024 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toncoin (TON) sedang menarik banyak perhatian di dunia kripto. Saat ini, harga TON to IDR berada di kisaran Rp126.410, naik 2.62% selama 24 jam. Sementara dalam seminggu terakhir, harganya naik sebesar 9.96%, dan dalam enam bulan terakhir, mengalami lonjakan signifikan sebesar 235.04%.

Pasar kripto global mengalami penurunan tajam selama tiga minggu berturut-turut, kehilangan lebih dari $200 miliar kapitalisasi pasar pada penutupan Selasa 25 Juni. Namun, native token Toncoin, TON, berhasil melepaskan diri dari tren negatif di pasar kripto secara keseluruhan.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan pasar, kenaikan harga TON to IDR kemungkinan terkait dengan peluncuran stablecoin Tether (USDT) di jaringan TON baru-baru ini. Hal ini memungkinkan investor untuk tidak bergantung pada blockchain lain dalam meningkatkan atau mengambil uang, yang secara tidak langsung meningkatkan likuiditas pasar dan menjaga dana di ekosistem Toncoin.

Pasokan USDT di Jaringan TON Mencapai $500 Juta dalam Dua Bulan

Laporan dari The Block menunjukkan bahwa sirkulasi stablecoin USDT di The Open Network (TON) telah melampaui $500 juta, dalam dua bulan. Pada pembaruan terkini, jaringan TON memiliki 519,28 juta stablecoin USDT.

Baca Juga :  Banyak Proyek Tetap Jalan Saat Ramadhan, Tapi Kontraktor Justru Berebut Material Ini

“Kemampuan mengirim dolar digital secara global dengan lancar, seperti mengirim pesan teks, menunjukkan kegunaan praktis USDT-TON,” ungkap The Open Network (TON) dalam pernyataan di saluran resmi Telegramnya. Hal ini terjadi sekitar dua bulan setelah Tether memperkenalkan stablecoin yang didukung dolar AS di jaringan TON dan XAUT, stablecoin yang didukung emas.

Menurut data DefiLlama, nilai total yang terkunci dalam blockchain TON pada awal bulan ini dua kali lipat dari tiga minggu sebelumnya, melampaui $600 juta. Saat ini, nilai total yang terkunci dalam blockchain TON telah melebihi $670 juta.

Popularitas TON dan Integrasi Web3 dengan Telegram

Tahun ini, TON menjadi sangat populer sebagai platform yang disukai untuk mengintegrasikan Web3 dengan Telegram, yang memiliki basis pengguna global lebih dari 900 juta. Hal ini juga berpengaruh terhadap pola harga TON to IDR.

Peningkatan aktivitas jaringan TON juga dapat dikaitkan dengan popularitas mini-game kripto yang dapat dimainkan di Telegram. Game seperti Dotcoin, Catizen, dan Hamster Kombat memiliki mekanisme sederhana yang memungkinkan pengguna memperoleh koin gratis dalam game tersebut, yang dapat menghasilkan token airdrop.

Baca Juga :  KAI Group Dorong Transportasi Berkelanjutan, Layani 78,5 Juta Penumpang dalam Dua Bulan Pertama 2025

Prediksi Harga TON: Berpotensi ke $10

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) Toncoin berada di angka 58.52, menunjukkan bahwa tren naik (bullish) masih kuat. Toncoin juga mendekati simple moving average (SMA) untuk periode 10 hari dan 100 hari, yang merupakan indikator penting dalam analisis teknis.

Saat ini, Toncoin mendekati level resistensi penting di $8.70. Jika harga berhasil menembus level ini, Toncoin berpotensi naik lebih tinggi lagi hingga $9.97, atau hampir dua dolar lebih tinggi dari rentang harganya saat ini. Dengan momentum bullish yang kuat, Toncoin menunjukkan potensi kenaikan yang signifikan di masa mendatang.

Selain itu dengan berbagai faktor pendorong seperti peluncuran USDT dan integrasi dengan Telegram, Toncoin terus menunjukkan daya tariknya di mata investor.

Untuk belajar lebih banyak tentang Toncoin dan dunia kripto secara keseluruhan, serta mencari informasi terbaru dan analisis mendalam, kunjungi halaman Bittime Blog.. Di sana, Anda dapat menemukan artikel-artikel informatif yang dapat membantu Anda memahami dinamika pasar kripto dan membuat keputusan investasi yang lebih cerdas.

Berita Terkait

Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global
Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas
Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY
Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026
Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis
Perkuat Peran dalam Menyukseskan Momen Idulfitri 2026, KAI Logistik Kelola Pengiriman 3.133 Ton
Ini Alasan Hoops Indonesia jadi Destinasi Wajib Anak Basket
MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 14:31

Satgas MBG NTB Respons Dua Warga Loteng yang Dilaporkan Usai Viralkan Menu MBG

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:34

Bizam Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:19

Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09

41 Jemaah Umrah NTB Diduga Terlantar, Kemenhaj Surati Pihak Penyelenggara

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:04

Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran

Senin, 30 Maret 2026 - 17:22

Seribu KDKMP di NTB Miliki Legalitas Usaha, Penguatan Aktivitas Usaha jadi Fokus Pembinaan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:53

Rakornas HIMBARSI 2026 Dipastikan Berlangsung di Lombok

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:15

Tarif Angkutan Antar Kota Masih Sama untuk Arus Balik Mudik

Berita Terbaru