BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis - Koran Mandalika

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro saat melakukan sosialisasi penggunaan QRIS BRI kepada pedagang di Pasar Kranggan Yogyakarta

YOGYAKARTA – Digitalisasi pembayaran semakin dekat dengan aktivitas masyarakat di pasar tradisional. Di Pasar Kranggan, Yogyakarta, para pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) BRI sebagai alternatif pembayaran yang memberikan kemudahan bagi pelanggan saat berbelanja. Penggunaan QRIS memungkinkan pembeli melakukan pembayaran cukup dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS. Dengan demikian, pelanggan memiliki pilihan untuk bertransaksi secara nontunai tanpa harus menyiapkan uang tunai, sementara pedagang dapat melayani kebutuhan pembayaran yang semakin beragam.

Pemanfaatan QRIS di pasar tradisional menjadi salah satu langkah adaptasi pelaku UMKM terhadap perkembangan teknologi dan kebiasaan transaksi masyarakat. Kehadiran metode pembayaran digital diharapkan dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih praktis sekaligus mendukung aktivitas usaha para pedagang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi UMKM, BRI Branch Office (BO) Yogyakarta Cik Ditiro telah melaksanakan sosialisasi penggunaan QRIS kepada para pedagang di Pasar Kranggan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pedagang mengenai pemanfaatan pembayaran digital dalam kegiatan usaha sehari-hari. Melalui sosialisasi tersebut, pedagang diberikan pemahaman mengenai penggunaan QRIS, manfaat transaksi nontunai, serta pentingnya memastikan keberhasilan transaksi sebelum menyelesaikan proses jual beli. Edukasi ini menjadi bagian penting untuk mendorong penggunaan QRIS secara tepat, aman, dan optimal.

Baca Juga :  Nusantara Global Network dan Ultima Markets Luncurkan Program Self Rebate Ultima USD22 per Lot bagi Trader Forex

Branch Office Head BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro, Rizqi Darajat, menyampaikan bahwa pemanfaatan QRIS merupakan salah satu upaya untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan transaksi digital. “BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro terus berupaya mendorong pelaku UMKM agar dapat beradaptasi dengan perkembangan transaksi digital. Melalui pemanfaatan QRIS BRI, kami berharap para pedagang di Pasar Kranggan dapat memberikan alternatif pembayaran yang lebih praktis bagi pelanggan sekaligus memperluas pemanfaatan layanan keuangan digital di pasar tradisional. Kami juga terus mendorong edukasi dan pendampingan agar para pedagang semakin memahami penggunaan QRIS secara aman dan optimal dalam mendukung aktivitas usaha sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Dorong Keuangan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026

Bagi pedagang pasar tradisional, tersedianya pilihan pembayaran nontunai dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan dengan kebiasaan transaksi yang berbeda-beda. Sementara itu, bagi pembeli, QRIS menawarkan alternatif pembayaran yang praktis tanpa menghilangkan interaksi langsung yang menjadi ciri khas kegiatan jual beli di pasar tradisional. BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro terus mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan UMKM. Melalui edukasi dan pendampingan, pedagang diharapkan semakin percaya diri menggunakan teknologi pembayaran digital sekaligus memahami pentingnya menjaga keamanan transaksi.

Upaya digitalisasi di Pasar Kranggan diharapkan dapat memperkuat kesiapan pelaku UMKM dalam mengikuti perkembangan ekosistem pembayaran nasional. Dengan semakin optimalnya pemanfaatan QRIS, pasar tradisional dapat terus berkembang sebagai pusat ekonomi masyarakat yang adaptif terhadap kemajuan teknologi tanpa kehilangan karakter dan kedekatannya dengan pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026
Dari Ruang Kelas ke Panggung MotoGP Mandalika, Pertamina Buka Akses Digital bagi Anak Disabilitas Netra
GADAI ATAU JUAL ASET? MANA YANG LEBIH TEPAT SAAT MEMBUTUHKAN DANA?
Harga Minyak Pekan Depan Berpeluang Bullish, Risiko Pasokan Timur Tengah Jadi Sorotan
Prediksi XAUUSD Pekan Depan: Koreksi Naik Terbuka, Dolar AS Jadi Penentu
ASHTA District 8 Menjadi Ruang Eksplorasi Kreatif Dalam Rangkaian WCCE 2026E
Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa
BRI Branch Office Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:24

KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:02

Dari Ruang Kelas ke Panggung MotoGP Mandalika, Pertamina Buka Akses Digital bagi Anak Disabilitas Netra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:02

GADAI ATAU JUAL ASET? MANA YANG LEBIH TEPAT SAAT MEMBUTUHKAN DANA?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:02

Harga Minyak Pekan Depan Berpeluang Bullish, Risiko Pasokan Timur Tengah Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:02

Prediksi XAUUSD Pekan Depan: Koreksi Naik Terbuka, Dolar AS Jadi Penentu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:02

BRI Branch Office Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang

Berita Terbaru