Pembangunan "Rurung Reban" Era Suhaili Dirindukan, Puad-Lege Siap Lanjutkan - Koran Mandalika

Pembangunan “Rurung Reban” Era Suhaili Dirindukan, Puad-Lege Siap Lanjutkan

Jumat, 23 Agustus 2024 - 09:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Bakal Calon Bupati Lombok Tengah Haji Ahmad Puaddi FT dan wakilnya Legewarman memastikan mendaftar pada Pilkada 2024 dengan diusung empat partai politik.

Pasangan Puad-Lege tersebut maju Pilkada untuk melanjutkan berbagai pembangunan yang sudah dilakukan oleh mantan Bupati sebelumnya, yakni Suhaili FT yang dianggap tidak maksimal dijalankan pada era Pathul-Nursiah.

Legewarman mengaku banyak hal yang perlu dibenahi, seperti tata kelola aset yang hampir setiap tahun menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sumber pendapatan asli daerah (PAD) hingga berbagai persoalan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak hal yang perlu kita benahi di era kepemimpinan Pathul-Nursiah. Terutama terkait program era Suhaili FT yang sangat banyak dirindukan oleh masyarakat karena dianggap memang betul-betul sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Lege, Kamis (22/8).

Baca Juga :  Pilkada Lombok Tengah 2024, Pathul-Puadd Berduet?

Pihaknya komitmen melanjutkan program Suhaili FT yang terkenal dengan bapak pembangunan. Dia menganggap program- program era Abah Uhel sangat dirindukan masyarakat.

“Seperti “rurung reban” yang belum final. Setiap kali kami turun reses maka pasti yang dikeluhkan masalah “rurung reban” ini,” ujar Anggota DPRD Lombok Tengah itu.

Ketua DPC PBB Lombok Tengah itu juga menyoroti perhatian pemerintah terhadap petani. Dia menjelaskan kelangkaan pupuk setiap tahun tidak pernah ada penyelesaian. Begitu juga dengan nasib petani yang kurang, padahal DBHCHT didapatkan dari jasa petani tembakau yang total hingga Rp 72 miliar, tapi persentse untuk pemberdayaan petani tembakau sangat minim.

“Saat ini banyak program yang sifatnya hanya untuk menghabiskan anggaran tanpa mempertimbangkan lokasi strategis dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Dia mencontohkan, pasar seni yang ada di Praya Timur anggarannya sampai Rp 20 miliar, KIHT dibangun untuk industri tembakau, tapi mengapa harus dibangun di Desa Barabali.

Baca Juga :  Ruslan-Masrun Bidik Tiket Perindo untuk Maju Pilkada Loteng

“Siapa yang menanam tembakau di Desa Barabali,” herannya.

Padahal, kata Lege, petani tembakau ada di Kecamatan Praya Timur dan Janapria maka seharusnya KIHT ini dibangun di salah satu Kecamatan ini baru dianggap strategis.

Ke depan, dalam visi misi yang akan mereka rancang juga akan disesuaikan dengan RPJPMD dan RPJPD yang ada.

“Misalnya RPJPMD 2024-2029 seperti apa. Tinggal kita kupas di visi-misi untuk bagaimana mengaktualisasikannya,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini setidaknya ada empat partai yang final mengusung paket Puad-Lege, seperti PKS, PAN, PBB dan Hanura. Paket Puad-Lege berencana ini mendaftar sekitar 28 atau 29 Agustus. (Din)

Berita Terkait

Sisi Lain Baliho Pesan Keberagaman Ramadan Rachmat Hidayat dan Selly Andayani
Rachmat Beri Kode Terakhir Pimpin Partai di Musancab PDIP Lotim: Ini Periode Terakhir Saya
‎Pengurus DPC PKS Praya Dikukuhkan, Ketua DPD: Berpartai Bukan Untuk Cari Uang
Pengurus DPC PKS Prabar-Prabarda Diharapkan Beri Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
PDI Perjuangan Kota Mataram Konsolidasi Kader, Tegas Tolak Pilkada Melalui DPRD
Nursiah: Kader Golkar Wajib Membesarkan Partai
Stasiun Gambir Raih Sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan Kategori GOLD dari Baharkam Polri
Hadiri Konferda DPD PDIP NTB, Ganjar Tegaskan Pentingnya Nilai Perjuangan

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:58

Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:45

Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11

PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:10

Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:10

KAI Divre III Palembang Pastikan Kesiapan Layanan Lebaran 2026 Melalui Rampcheck SPM Menyeluruh

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:10

Libur Panjang Imlek 2026: Ketepatan Waktu Capai 99%, KAI Daop 9 Jember Catat Kinerja Positif

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:37

Kuliah Perencanaan Wilayah & Kota di Era Urbanisasi

Berita Terbaru