AKSELERASI INOVASI TEKNOLOGI, SUCOFINDO GELAR IMPACT PERKUAT TRANSFORMASI LAYANAN TIC BERTEKNOLOGI TINGGI - Koran Mandalika

AKSELERASI INOVASI TEKNOLOGI, SUCOFINDO GELAR IMPACT PERKUAT TRANSFORMASI LAYANAN TIC BERTEKNOLOGI TINGGI

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Juli 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya inovasi sebagai fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan dan transformasi bisnis perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan IMPACT (Innovation Makers’ Program Catalyst for Transformation), sebuah program strategis yang dirancang untuk menumbuhkan pola pikir inovatif, memperkuat kolaborasi, serta mengakselerasi lahirnya solusi-solusi yang mampu menjawab tantangan bisnis sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna, menyampaikan bahwa IMPACT 2026 yang mengusung tema “Empowering the Future of TIC Through High Technology” merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat sistem, budaya, dan kapabilitas inovasi yang mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja bisnis.

“IMPACT 2026 menegaskan fokus kami dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis, mengembangkan layanan yang lebih unggul, serta melahirkan berbagai terobosan yang semakin memperkuat posisi SUCOFINDO sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) Indonesia yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Sandry Pasambuna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Sandry Pasambuna menjelaskan bahwa IMPACT 2026 juga menjadi salah satu strategi perusahaan dalam meningkatkan kapabilitas inovasi melalui program innovation enhancement sekaligus mempercepat transformasi bisnis secara berkelanjutan.

“Melalui IMPACT 2026, kami membangun sistem, budaya, dan kemampuan inovasi yang tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga memastikan implementasinya mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja perusahaan,” tambahnya.

Baca Juga :  Libur Panjang Tahun Baru Islam, KAI Daop 4 Semarang Catat Peningkatan Hingga Hampir 109 Ribu Penumpang

Sebagai bagian dari rangkaian IMPACT 2026, SUCOFINDO juga menghadirkan Knowledge Sharing Series IMPACT Talk yang menghadirkan Tenaga Ahli Bidang Transformasi Korporat PT SUCOFINDO (PERSERO), Adi Munandir, dengan topik Business Acumen for Innovation: From Ideas to Business Impact.

Dalam pemaparannya, Adi Munandir menjelaskan bahwa business acumen merupakan kemampuan memahami bagaimana bisnis berjalan secara menyeluruh, mulai dari kebutuhan pelanggan, rantai pasok, dinamika persaingan, hingga konteks bisnis yang dihadapi perusahaan. Menurutnya, sebuah inovasi tidak hanya berbicara mengenai kebaruan (novelty), tetapi juga harus mampu menghasilkan dampak (impact), menciptakan nilai (value), serta didukung oleh ketajaman bisnis (business acumen).

“Ide-ide hebat memang penting, tetapi untuk menjadikannya benar-benar bermakna dan memberikan dampak dibutuhkan kecakapan bisnis. Semua itu dimulai dengan memahami, serta senantiasa menyadari siapa saja yang menghargai dan memperoleh nilai dari ide yang kita ciptakan,” jelas Adi Munandir.

Selanjutnya Adi Munandir menambahkan bahwa value dalam sebuah inovasi berarti sejauh mana solusi yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan pasar, pelanggan, maupun organisasi internal, yang pada akhirnya tercermin dalam hasil dan kinerja bisnis yang dapat diukur.

“Innovation challenge sebenarnya bukan hanya tentang menemukan ide, tetapi bagaimana menyusun solusi yang efektif dan efisien, terutama dari sisi biaya. Semakin efisien biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan solusi tersebut, semakin besar peluang perusahaan menciptakan nilai tambah dan meningkatkan profit,” terang Adi Munandir.

Sebelumnya, rangkaian IMPACT Talk telah diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama mengangkat tema “Innovation Management System ISO 56001:2024 dan Ekosistem Kekayaan Intelektual” yang menghadirkan Dr. Andrieansjah, Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia, sebagai narasumber.

Baca Juga :  SENI MENYELAMATKAN CALEG GAGAL INI : Perjalanan Agus Priyanto Menemukan Harapan Lewat Lukisan

Sementara itu, sesi kedua mengusung tema “Empowering Industrial Services Through Robotics and Emerging Technologies” dengan menghadirkan Roni Permana Saputra, Ph.D., DIC, selaku Research Group Leader Robotics and System Intelligence di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Wahyudi Arief selaku Kepala Strategic Business Unit (SBU) Aset dan Energi Baru & Terbarukan PT SUCOFINDO (PERSERO). Melalui kedua sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai penguatan sistem manajemen inovasi, perlindungan kekayaan intelektual, serta pemanfaatan teknologi robotika dan teknologi mutakhir sebagai pendorong transformasi layanan industri yang berkelanjutan.

Pada IMPACT 2026 peserta dibekali kerangka inovasi yang terdiri atas enam tahapan, yaitu Goals & Plans, Problems & Opportunities, Divergence, Incubation, Illumination dan Convergence, sebagai panduan dalam menyusun proposal inovasi yang terstruktur dan berdampak. IMPACT 2026 menghadirkan dua kategori kompetisi, yaitu Inovasi Unggul dan Ide Transformasi Bisnis.

Seluruh rangkaian program akan mencapai puncaknya pada 19-20 Agustus 2026. Puncak acara akan diisi dengan kegiatan innovation talks dari subject matter expert di bidang teknologi, booth exhibition para finalis, proses penjurian dan awarding bagi para pemenang sebagai ajang apresiasi terhadap inovasi-inovasi terbaik yang diharapkan mampu mendukung transformasi dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru