Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya - Koran Mandalika

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Jumat, 18 September 2026 - 13:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Koran Mandalika, Mataram – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), buka suara soal kenaikan dana bantuan sosial (Bansos) pada rancangan APBD Perubahan 2026.

Kepala Dinsos P3A NTB, Ahmad Masyhuri membenarkan adanya kenaikan dana bansos yang dikelola oleh OPD nya. Namun, hal itu lantaran dimasukannya anggaran untuk Program Desa Berdaya.

“Memang Bansos naik sangat signifikan, kenapa? Karena disitu dimasukan Program Desa Berdaya anggarannya di kami di Dinas Sosial,” katanya, Kamis (17/9).

Ia merincikan, anggaran Program Desa Berdaya yang akan ditransfer mencapai Rp36,11 miliar. Selain itu, disiapkan pula bantuan untuk menanggulangi keadaan krisis di masyarakat seperti bencana.

“Ada juga nanti mirip kayak bansos. Ini untuk menanggulangi keadaan krisis di masyarakat, musim panasa, besok angin ribut Bulan Desember kita siapkan beberapa paket bantuan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ada juga bantuan berupa barang persediaan untuk masyarakat disabilitas.

“Yang lainnya ada juga kita berikan tapi ini juga barang persediaan modelnya ya, digolongkan bansos juga boleh karena ini kan bentuk bantuan sosial ya. Itu kita berikan kursi roda, stik, itu untuk kebutuhan teman-teman disabilitas,” jelas Masyhuri.

Baca Juga :  Desa Berdaya Tematik Diyakini Mampu Dorong Ekonomi Desa

Menurutnya, kenaikan dana bantuan sosial itu sangat wajar. Pasalnya, kata Masyhuri, anggaran bantuan yang dikelola Dinsos P3A NTB sebelumnya terbilang sangat rendah.

“Karena memang standar pelayanan minimal Dinas Sosial daru sisi anggaran itu dulu sampai tahun ini tu di murni sangat rendah. Sangat wajar ya dinaikan,” pungkasnya. (dik)

Berita Terkait

DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:23

Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Minggu, 1 November 2026 - 13:04

Gaya Koboi Maulidi Serap Aspirasi: Disapa Guyonan, Pulang Bawa Segepok PR Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:52

Olah Kelapa Jadi VCO CocoSam, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:25

Dari Sapi Hingga Seragam Posyandu: Peta Kebutuhan Warga Jontlak yang Masuk Catatan Haji Supli

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54

Modal Silaturahmi dan Loyalitas, Lalu Basarudin Pimpin Perolehan Suara Sementara Pilkades Kateng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:05

MotoGP Mandalika: Perputaran Rp5,2 Triliun dan Kisah 20 Srikandi NTB Jaga Lintasan MotoGP 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:34

Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:35

Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Praya Resmikan Instalasi Jantung Perdana

Berita Terbaru