Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID - Koran Mandalika

Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Penguatan agenda hilirisasi dan swasembada energi nasional kini mendapat dukungan arsitektur riset berbasis problem statement yang disiapkan pemerintah.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka ruang kolaborasi strategis dengan Dewan Energi Nasional (DEN) serta pelaku industri, dengan menempatkan MIND ID sebagai salah satu mitra kunci. Langkah ini diakselerasi untuk memastikan kebijakan energi nasional melainkan dibangun di atas fondasi ilmiah yang kokoh dan aplikatif.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Aziman, menegaskan bahwa riset nasional tidak lagi disusun sekadar berbasis topik, tetapi diarahkan untuk menjawab tantangan nyata industri dan kebutuhan strategis negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin penelitian berbasis pemecahan masalah. Problem statement itu tidak hanya datang dari kampus, tetapi juga dari industri, BUMN, dan Dewan Energi Nasional. Apa yang menjadi perhatian DEN dan industri seperti MIND ID, itulah yang kami dorong menjadi fokus penelitian,” ujar Fauzan dalam sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 di Jakarta baru-baru ini.

Baca Juga :  Dukung Gerakan Pangan Murah, PTPN Group Siap Distribusikan Beras SPHP di 300 Titik Seluruh Indonesia

Perubahan arsitektur riset tersebut diperkuat dengan peningkatan anggaran riset nasional dari Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun pada 2025. Kenaikan 50% tersebut diarahkan untuk mempercepat penguasaan teknologi khususnya di sektor strategis, termasuk hilirisasi mineral dan ketahanan energi.

Fauzan menegaskan, tanpa penguasaan teknologi, Indonesia akan terus berada pada posisi eksportir bahan mentah dan bergantung pada teknologi impor.

“Presiden melihat kunci utama industri mineral dan energi adalah penguatan teknologi. Karena itu, kami menyiapkan program kerja sama industri dan siap bersinergi dengan MIND ID,” ujarnya.

Fauzan menilai posisi MIND ID memegang peran penting dalam orkestrasi tersebut karena mengonsolidasikan sejumlah entitas utama, seperti PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Timah Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk.

Baca Juga :  Pascabanjir dan Longsor November 2025, Kementerian PU Terus Pacu Pemulihan Infrastruktur SDA dan Air Bersih di Aceh

Peran tersebut menjadikan MIND ID sebagai jangkar dalam pengamanan pasokan energi sekaligus penguatan ekosistem hilirisasi nasional.

“Peran MIND ID sangat krusial. Kapasitas teknologi dan kemampuan adaptasi industri terhadap disrupsi akan menentukan keberhasilan hilirisasi dan ketahanan energi,” kata Fauzan.

Selain riset teknologi, pemerintah juga menyiapkan integrasi riset dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar adaptif terhadap disrupsi teknologi global.

“Pengembangan SDM di bidang strategis harus berjalan beriringan dengan penguatan teknologi. Teknologi dan manusianya harus dibangun secara bersamaan. Itu yang bisa kita sinergikan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan MIND ID,” tandasnya.

Melalui pendekatan berbasis kebutuhan industri ini, pemerintah berharap hilirisasi mineral dan pengembangan energi nasional tidak hanya ditopang oleh investasi fisik, tetapi juga diperkuat riset dan penguasaan teknologi dalam negeri.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional
Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Terus Dilakukan, Jasa Marga Berkomitmen Untuk Pastikan Keamanan dan Keselamatan Perjalanan
Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga
Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis
FLOQ Hadirkan Program Community Bus, Bawa Komunitas Kripto ke Coinfest Asia 2026 di Bali
Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian
Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?
NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:35

Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:02

Pekerjaan Preservasi Jalan Tol Terus Dilakukan, Jasa Marga Berkomitmen Untuk Pastikan Keamanan dan Keselamatan Perjalanan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:02

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:02

Godrej dan Childcare di Tempat Kerja: Ketika Dukungan bagi Perempuan Menjadi Strategi Bisnis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:02

Dari ONDC ke ION: Tokoh dan Gagasan di Balik Perjalanan India Menuju Kemandirian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:02

Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:02

NOVOTEL SINGAPORE ROBERTSON QUAY RESMI BUKA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:02

UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

Rabu, 19 Agu 2026 - 18:02

Daerah

Pol PP Tertibkan Lapak Pedagang di Leneng

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:44