Apa Penyebab Darah Haid Sedikit dan Hanya 2 Hari? - Koran Mandalika

Apa Penyebab Darah Haid Sedikit dan Hanya 2 Hari?

Rabu, 18 September 2024 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamanya haid setiap wanita dapat berubah-ubah. Namun, rata-rata mengalami haid sekitar 3-5 hari setiap bulan. Lalu, jika haid sedikit dan hanya 2 hari, tentu membuat khawatir. Lalu, apakah kondisi tersebut berbahaya? Yuk, simak selengkapnya di artikel ini!

Darah haid sedikit dan hanya 2 hari apakah berbahaya?

Ovarium melepaskan sel telur setiap bulan. Pada dua tahun haid pertama, wanita cenderung mengalami durasi haid yang lebih lama. Lamanya haid berlangsung juga bervariasi pada setiap wanita.

Ketika haid berlangsung selama 2 hari hingga 1 minggu, ini masih normal. Aliran darah ringan, sedang, atau banyak selama dalam durasi tersebut masih normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jadi, darah haid sedikit dan hanya 2 hari sebenarnya masih normal. Namun, jika kondisi ini dialami dengan gejala lainnya, bisa mengindikasikan terjadinya kondisi medis yang serius.

Haid paling sebentar berapa lama?

Aliran darah haid yang keluar bisa berlangsung 2-7 hari. Lama haid paling sedikit yang masih normal adalah sekitar 2 hari.

Lama haid bisa berubah seiring waktu karena kondisi yang berbeda. Misalnya, jika tengah mengandung, maka tidak akan mengalami haid.

Apa penyebab darah haid sedikit dan hanya 2 hari?

Beberapa penyebab darah haid sedikit dan hanya 2 hari bisa karena hal-hal berikut ini:

1. Kehamilan

Kehamilan bisa menjadi alasan aliran darah seperti haid yang berlangsung hanya 2 hari. Ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel pada lapisan rahim, pendarahan implantasi bisa terjadi.

Baca Juga :  Apa Itu Trading Emas? Cara, Risiko, dan Keunggulannya

Jenis perdarahan ini biasanya lebih ringan daripada haid biasa. Pendarahan tersebut biasanya berlangsung sekitar 24-48 jam berwarna merah muda atau cokelat tua. Namun, tak semua wanita mengalami pendarahan ini.

2. Kehamilan ektopik

Kondisi ini terjadi saat sel telur yang sudah dibuahi menempel pada saluran tuba, ovarium, atau leher rahim. Tanda kehamilan ektopik adanya perdarahan vagina yang disertai dengan nyeri panggul.

3. Keguguran

Kondisi ini bisa mengakibatkan perdarahan yang mungkin disalahartikan sebagai haid. Pendarahan bisa berupa bercak darah ringan hingga deras disertai dengan kram, sakit perut atau panggul, hingga sakit punggung.

4. Penggunaan kontrasepsi

Pil atau suntik KB hormonal serta alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) dapat menyebabkan siklus haid lebih pendek dan ringan.

5. Konsumsi obat-obatan tertentu

Obat-obatan tertentu bisa memengaruhi frekuensi, durasi, atau aliran haid, seperti obat pengencer darah, antipsikotik atau antidepresan, steroid, obat herbal seperti ginseng, hingga tamoxifen untuk kanker payudara. 

6. Stres

Stres dapat memengaruhi produksi hormon di dalam tubuh dan mengganggu siklus haid. Jika stres cukup berat, beberapa wanita mungkin mengalami haid tidak teratur, lebih pendek, aliran darah yang lebih sedikit daripada biasanya, atau tidak haid sama sekali.

7. Penurunan berat badan yang signifikan

Berat badan yang turun signifikan bisa menyebabkan haid tidak teratur. Bahkan, wanita yang mengalami gangguan makan, seperti bulimia nervosa atau anoreksia nervosa bisa mengakibatkan haid berhenti sama sekali.

Baca Juga :  Pergerakan Harga Halving Bitcoin Hingga Mencapai Level USD $150.000

8. Penyakit tiroid

Kondisi ini dapat membuat tubuh memproduksi terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon tiroid yang berperan dalam siklus haid.

9. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Ketika memiliki Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS), tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon androgen dari biasanya. Hormon yang tidak seimbang ini bisa membuat ovulasi terhenti.

Akibatnya, aliran darah haid bisa lebih sedikit dan singkat atau bahkan tidak mengalami haid sama sekali. Gejala PCOS mencakup kelelahan, perubahan suasana hati, dan sebagainya.

10. Usia

Pada masa pubertas dan setelah haid pertama, wanita umumnya akan mengalami haid yang tidak teratur. Selain itu, sebelum menopause juga bisa membuat haid tidak teratur karena kadar estrogen mulai menurun.

Cara mengatasi darah haid sedikit dan hanya 2 hari

Mengatasi darah haid sedikit dan hanya 2 hari harus disesuaikan dengan penyebabnya. Jika kondisi tersebut terjadi karena kehamilan, menopause, maupun pubertas, maka tidak perlu pengobatan khusus.

Namun, jika penyebab oleh hal lain, lakukan cara mengatasi berikut ini:

1. Menerapkan pola hidup sehat

2. Menggati jenis kontrasepsi

3. Memeriksakan diri ke dokter

Segera berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami nyeri atau sakit yang parah. Jika khawatir bila penyebabnya adalah kondisi medis yang serius, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Itulah informasi seputar darah haid sedikit dan hanya 2 hari yang perlu diketahui. Kunjungi dan dapatkan informasi lengkap seputar kesehatan wanita lainnya di www.yoona.id/blog. 

Berita Terkait

Memaksimalkan Gratis Transfer antarbank dari neobank hingga 200 Kali per Bulan
Menjaga Kualitas dan Keselamatan Berkendara, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi
Pelindo Multi Terminal Perkuat Kesiapan Operasional dan Kualitas Layanan di Pelabuhan Sibolga
Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:10

Drama Kemenangan Tipis hingga Dominasi Tim Raksasa di Mandalika Festival of Speed

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21

MGPA Dorong Potensi Pembalap Lokal NTB Kuasai Sirkuit Kebanggaan pada Ajang MFOS

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:57

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:01

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41

Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:41

Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14

Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37

Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru