Apa yang Bisa Dilakukan di Masa Pensiun? Susun Rencana dari Sekarang - Koran Mandalika

Apa yang Bisa Dilakukan di Masa Pensiun? Susun Rencana dari Sekarang

Senin, 22 Desember 2025 - 14:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pensiun sering dibayangkan sebagai akhir dari rutinitas kerja. Bangun tanpa alarm, tidak lagi dikejar deadline, dan punya waktu lebih longgar.

Namun di balik itu, masa pensiun juga membawa pertanyaan besar. Setelah tidak lagi aktif bekerja, apa yang bisa kita lakukan agar hidup tetap bermakna, nyaman, dan aman secara finansial.

Pensiun mirip fase berganti peran. Simak beberapa ide untuk menghabiskan masa pensiunmu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Menata ulang ritme hidup

Hal pertama yang biasanya terasa saat pensiun adalah perubahan ritme. Waktu yang dulu padat tiba tiba menjadi longgar. Bagi sebagian orang, ini terasa menyenangkan. Bagi yang lain, justru membingungkan.

Menata ulang rutinitas harian membantu menjaga keseimbangan. Aktivitas sederhana seperti olahraga ringan pagi hari, membaca, atau berkebun bisa memberi struktur baru. Rutinitas yang sehat membantu tubuh tetap aktif dan pikiran lebih tenang.

2. Menjaga kesehatan fisik dan mental

Kesehatan menjadi aset utama di masa pensiun. Tanpa jadwal kerja yang ketat, kamu punya kesempatan lebih besar untuk merawat tubuh. Olahraga teratur, pola makan seimbang, dan waktu istirahat yang cukup menjadi modal penting.

Selain fisik, kesehatan mental juga perlu diperhatikan. Interaksi sosial, hobi, dan aktivitas yang memberi rasa tujuan membantu mencegah rasa kesepian. Banyak pensiunan merasa lebih bahagia ketika tetap terhubung dengan komunitas atau kegiatan sosial.

3. Mengeksplorasi minat yang tertunda

Selama bertahun tahun bekerja, banyak minat yang tertunda karena keterbatasan waktu. Masa pensiun memberi ruang untuk mengeksplorasi hal hal tersebut. Ada yang mulai serius menekuni hobi lama, ada pula yang belajar keterampilan baru.

Belajar tidak mengenal usia. Mengikuti kelas memasak, fotografi, atau bahkan kursus online bisa memberi rasa segar. Aktivitas ini bukan soal produktivitas semata, tapi tentang kepuasan pribadi.

Baca Juga :  Cara Ampuh Mencegah Bau Pipis Anjing di Rumah

4. Tetap aktif secara sosial

Hubungan sosial sering berubah setelah pensiun. Lingkaran pertemanan dari kantor perlahan berkurang. Karena itu, penting untuk membangun jaringan baru.

Bergabung dengan komunitas hobi, kegiatan keagamaan, atau kegiatan sukarela bisa memberi rasa kebersamaan. Banyak orang menemukan makna baru saat bisa berbagi pengalaman dan membantu orang lain.

5. Tinggal nyaman di desa

Banyak orang membayangkan masa pensiun sebagai momen untuk pindah ke lingkungan yang lebih tenang. Tinggal di desa atau kota kecil sering terasa lebih realistis karena biaya hidup yang cenderung lebih rendah dan ritme yang lebih santai.

Dalam kondisi ini, pengelolaan keuangan berfokus pada kebutuhan harian yang sederhana. Biaya makan, transportasi, dan utilitas biasanya lebih mudah diprediksi. Menyusun anggaran bulanan tetap penting agar kamu tahu berapa pengeluaran rutin dan berapa yang bisa disimpan sebagai cadangan.

6. Traveling di masa pensiun

Sebagian orang justru ingin menikmati pensiun dengan traveling perlahan. Bukan perjalanan mewah setiap bulan, tapi liburan sederhana beberapa kali dalam setahun. Mengunjungi keluarga di kota lain, jalan jalan ke alam, atau menjelajah destinasi lokal.

Pilihan gaya hidup ini tetap membutuhkan perencanaan. Biaya perjalanan, akomodasi, dan kesehatan perlu diperhitungkan sejak awal. Menyisihkan dana khusus untuk traveling membantu kamu menikmati perjalanan tanpa mengganggu kebutuhan sehari hari.

Inflasi tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Harga tiket dan penginapan bisa berubah dari waktu ke waktu. Karena itu, memiliki aset yang nilainya cenderung bertahan membantu menjaga rencana traveling tetap realistis dan menyenangkan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Sanggraloka Ubud Menggerakkan Pariwisata Berkelanjutan dari Jantung Bali

Memilih Emas untuk Investasi Masa Pensiun

Apapun yang kamu lakukan di masa pensiun, kamu bisa menggunakan emas sebagai kendaraan untuk menyiapkan modal. Emas sering dipilih sebagai salah satu instrumen untuk mengumpulkan dan menjaga dana pensiun.

Karakternya yang relatif stabil membuat emas cocok untuk tujuan jangka panjang. Banyak orang melihat emas sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Investasi emas tidak harus dimulai dengan nominal besar. Kamu bisa mengumpulkannya secara bertahap. Pola ini memberi rasa aman karena tidak terlalu membebani arus kas.

Selain itu, emas cukup fleksibel. Bisa disimpan, dijual kembali saat dibutuhkan, atau dijadikan cadangan aset. Fleksibilitas ini membuat emas relevan untuk fase hidup yang membutuhkan kehati hatian ekstra. Mengumpulkan uang pensiun lewat investasi emas adalah salah satu langkah yang bisa dipertimbangkan.

Dengan Neo Emas di neobank dari Bank Neo Commerce, kamu bisa investasi emas digital mulai dari nominal kecil, kapan pun, dan di mana pun. Jadikan kebiasaan kecil ini sebagai langkah besar menuju masa depan finansial yang stabil dan bebas khawatir.

Mulai investasi emas digital di neobank sekarang. Cara investasi emasi di neobank cukup mudah. Dapatkan keuntungan beli emas digital dengan modal mulai dari Rp10 ribu.

Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store. Buka Neo Emas di neobank sekarang. Kunjungi link Neo Emas untuk info detail dan terbaru tentang Neo Emas.

 

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Perkuat Portfolio Berkelanjutan, BRI Finance Tangkap Potensi Pertumbuhan EV
BRI Finance Perkuat Portofolio dan Pertumbuhan Bisnis Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah
Insider One, platform Agentic AI untuk otomatisasi interaksi pelanggan, resmi mengakuisisi Bluecore
Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

Bank Raya Gelar Lelang Raya Poin, Ajak Masyarakat Semakin Aktif Bertransaksi di Aplikasi Raya

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:00

Modal Usaha Jadi Bertambah, Cek Penawaran Dana Tunai BRI Finance Berikut Ini

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:56

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

SAJIVA RESIDENCE APRESIASI DUKUNGAN PLN GUNUNG PUTRI DALAM MENDUKUNG KESIAPAN HUNIAN SUBSIDI SIAP HUNI DI CITEUREUP

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00

B2B Tech Asia Expo 2026 Siap Digelar di Jakarta: Satukan Raksasa Teknologi Global untuk Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi

Berita Terbaru