Apakah Bayi Perlu Sunscreen? Ini Penjelasan untuk Orang Tua - Koran Mandalika

Apakah Bayi Perlu Sunscreen? Ini Penjelasan untuk Orang Tua

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagai orang tua, kita sering fokus melindungi bayi dari udara dingin, nyamuk, atau makanan yang belum boleh dikonsumsi. Tapi bagaimana dengan sinar matahari? Apakah bayi pakai sunscreen itu perlu? Atau justru belum boleh?

Pertanyaan ini sering muncul, terutama saat mom and dad ingin mengajak si kecil jalan pagi, liburan, atau sekadar bermain di teras rumah. Faktanya, kulit bayi jauh lebih sensitif dibandingkan kulit orang dewasa.

Paparan sinar matahari yang berlebihan bisa membuat kulit bayi lebih mudah kemerahan, kering, bahkan iritasi. Karena itu, memahami penggunaan sunscreen bayi menjadi hal penting dalam rutinitas perawatan si kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayi Pakai Sunscreen Usia Berapa?

Menurut rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sunscreen aman diberikan pada bayi usia di atas 6 bulan. Namun, ada catatan penting: jenis yang digunakan sebaiknya adalah physical sunscreen yang mengandung titanium dioxide atau zinc oxide, dengan minimal SPF 30, berlabel broad spectrum, dan waterproof.

Kenapa harus physical sunscreen? Karena jenis ini bekerja dengan cara memantulkan sinar matahari (UVA & UVB) dari permukaan kulit, bukan menyerapnya seperti chemical sunscreen. Untuk kulit bayi yang masih berkembang, perlindungan jenis ini dinilai lebih aman dan minim risiko iritasi.

Untuk bayi di bawah 6 bulan, perlindungan utama tetap berupa:

1. Menghindari paparan sinar matahari langsung

2. Menggunakan topi atau pakaian tertutup

3. Berteduh saat matahari sedang terik.

Jadi, kalau si kecil sudah lewat 6 bulan dan mulai aktif diajak keluar rumah, penggunaan sunscreen untuk bayi bisa menjadi bagian penting dari perlindungan hariannya.

Manfaat Sunscreen untuk Bayi

Masih banyak orang tua yang berpikir sunscreen hanya untuk liburan ke pantai. Padahal, paparan sinar UV tetap ada meskipun hanya bermain di halaman rumah atau duduk di stroller saat pagi hari.

Baca Juga :  Tinjau Bendungan Jragung, Menteri Pekerjaan Umum Beberkan Fungsi Strategis Dukung Program Swasembada Pangan

Berikut beberapa manfaat sunscreen bayi yang perlu mom and dad ketahui:

1. Melindungi dari Sinar UVA & UVB

Sinar UV dapat merusak lapisan kulit dan memengaruhi skin barrier bayi. Sunscreen membantu memberikan perlindungan tambahan agar kulit tetap sehat.

2. Membantu Mencegah Kulit Kemerahan & Iritasi

Kulit bayi lebih tipis dan sensitif. Tanpa perlindungan, paparan matahari bisa membuat kulit lebih cepat merah atau terasa tidak nyaman.

3. Mendukung Kesehatan Skin Barrier

Sinar matahari berlebih dapat melemahkan lapisan pelindung kulit. Dengan sunscreen yang tepat, fungsi skin barrier bayi tetap terjaga.

4. Perlindungan dari Polusi

Selain UV, polusi udara juga bisa memengaruhi kesehatan kulit. Sunscreen dengan teknologi perlindungan tambahan dapat membantu meminimalkan dampak ini.

Memilih Sunscreen untuk Bayi yang Aman

Karena kulit bayi berbeda dengan orang dewasa, memilih sunscreen untuk bayi tidak bisa sembarangan. Perhatikan beberapa hal berikut:

Mengandung titanium dioxide atau zinc oxide

Minimal SPF 30

Berlabel broad spectrum (UVA & UVB)

Tekstur ringan dan tidak lengket

Bebas dari bahan keras seperti SLS, paraben, dan alkohol

Telah diuji dermatologis dan hypoallergenic

Yang tidak kalah penting, sunscreen bayi sebaiknya nyaman digunakan agar si kecil tidak rewel saat diaplikasikan.

Loluna Baby Sunscreen, Rekomendasi Sunscreen Bayi yang Aman

Sebagai brand skincare bayi pertama dengan 5X Ceramide yang aman untuk newborn, Loluna menghadirkan inovasi perlindungan kulit melalui Face and Body Sunscreen dengan konsep 5X Glowing Suncare.

Loluna memahami bahwa perlindungan bayi bukan hanya dari sinar matahari, tetapi juga dari polusi dan faktor eksternal lainnya. Karena itu, Loluna Baby Sunscreen dirancang dengan complete protection, yaitu:

Baca Juga :  Hilirisasi Bauksit Hadirkan Dampak Sosial Nyata bagi Masyarakat Mempawah

1. Titanium Dioxide (Direkomendasikan IDAI)

Sebagai physical sunscreen, kandungan ini bekerja dengan memantulkan sinar matahari (UVA & UVB) dari permukaan kulit, membantu melindungi kulit bayi secara lembut.

2. SPF 50 PA++++

Memberikan perlindungan tinggi terhadap paparan sinar UVA dan UVB, terutama saat si kecil beraktivitas di luar ruangan.

3. Pollustop Technology

Membantu melindungi kulit dari paparan polusi udara yang dapat memengaruhi kesehatan skin barrier bayi.

4. 5X Ceramide untuk Skin Barrier Bayi

Tidak hanya melindungi dari luar, Loluna juga membantu mendukung dan menjaga kekuatan skin barrier bayi dengan kandungan 5X Ceramide, sehingga kulit tetap lembap dan nyaman.

5. Tekstur yang Nyaman untuk Bayi

Salah satu tantangan saat bayi pakai sunscreen adalah teksturnya yang kadang lengket atau terasa berat. Loluna Face and Body Sunscreen memiliki tekstur cepat menyerap, tidak lengket dan tidak terasa sumuk di kulit.

Kesimpulan

Jadi, apakah bayi perlu sunscreen? Jawabannya: ya, untuk bayi usia di atas 6 bulan, sesuai rekomendasi IDAI, dengan jenis physical sunscreen yang aman dan tepat.

Melindungi kulit bayi dari sinar matahari bukan hanya soal mencegah kulit gelap atau kemerahan, tetapi tentang menjaga kesehatan skin barrier bayi dalam jangka panjang. Dengan memilih sunscreen bayi yang aman, mom and dad bisa memberikan perlindungan ekstra saat si kecil mulai aktif menjelajahi dunia di luar rumah. Karena bagi Loluna Family, melindungi kulit bayi hari ini adalah bagian dari menjaga kesehatannya untuk masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52