Apakah Experiential Dining Kunci untuk Menarik Pelanggan di Era Digital? - Koran Mandalika

Apakah Experiential Dining Kunci untuk Menarik Pelanggan di Era Digital?

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benarkah experiential dining menjadi ‘bumbu rahasia’ dalam strategi pemasaran yang efektif untuk menarik pelanggan modern di era digital?

Di tengah arus konten yang tak henti mengalir di dunia digital, bayangkan kamu sedang doom-scrolling di aplikasi favoritmu. Scrolling mulai dari  konten haul baju, lalu jarimu berhenti sejenak di video ulasan kuliner yang digadang-gadang sebagai “hidden gem”. Lalu lanjut scroll kembali dan akhirnya ditutup dengan video brain rotting viral berisi tren terbaru. Visual yang menggugah dan hook yang punchy memang mampu menarik perhatian dalam hitungan detik. Tapi, apakah itu cukup untuk membuat seseorang benar-benar terhubung dan ingin kembali lagi pada brand yang sama?

Justru di era di mana semua serba digital seperti sekarang, brand perlu menyuguhkan aktivasi berbasis pengalaman yang unik dan berkesan untuk menjalin koneksi yang lebih dalam dengan audiens. Riset dari Forrester menunjukkan bahwa 76% konsumen mengharapkan interaksi yang terpersonalisasi di seluruh titik kontak mereka dengan brand. Fakta ini menjadikan immersive experience bukan lagi sekadar tren, tetapi sebuah keharusan dalam strategi pemasaran yang relevan dan berdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Experiential Dining Lebih dari Sekadar Klik dan Like

Image

Dalam konteks F&B, experiential dining tidak hanya soal menyajikan makanan yang lezat, tapi bagaimana menggabungkan setiap elemen dengan harmonis. Mulai dari ambience, pelayanan, hingga storytelling di balik menunya, semua berpadu untuk membentuk pengalaman yang melekat. Restoran yang menyuguhkan pengalaman dining seperti ini tidak hanya menciptakan kesan. Melainkan juga mendorong audiens untuk secara aktif membagikannya di media sosial, sehingga membangun word-of-mouth yang organik.

Baca Juga :  KAI Logistik Sukses Dukung Perawatan Jalur KA Melalui Pengiriman Multi Tie Tamper ke Kuala Tanjung

Naina Parekh, founder dari brand koper Eume, mengatakan, “Experiential marketing telah mengubah dari yang sekadar mempromosikan produk menjadi interaksi yang jauh lebih bermakna dan imersif.” Konsep ini menggeser perspektif makan dari aktivitas fungsional menjadi pengalaman emosional dan sosial. Pelanggan tidak hanya datang untuk kenyang, tapi untuk merasakan sesuatu yang layak diceritakan dan dibagikan. Ketika momen yang tercipta terasa personal dan berbeda, kesan yang tertinggal pun jauh lebih kuat dibandingkan sekadar menyaksikan hook promosi yang berulang di layar ponsel.

Menghidupkan Cerita Brand Lewat Pengalaman yang Autentik

Image

Di tengah maraknya experiential marketing, diferensiasi menjadi kunci. Tak sekadar menciptakan pengalaman imersif, kampanye juga harus mencerminkan identitas brand secara otentik. Banyak hotel dan restoran kini mengadopsi pendekatan dengan merancang momen yang tak hanya lezat, tapi juga membangun koneksi emosional dan membuat brand terasa lebih hidup.

Pendekatan ini terbukti berdampak nyata pada kepuasan dan keputusan pelanggan. Menurut UKHospitality, 87% tamu hotel di Inggris menganggap pengalaman bersantap sebagai faktor penting ketika menginap. Data dari VisitBritain juga menunjukkan bahwa 72% wisatawan internasional menjadikan pilihan kuliner unik sebagai pertimbangan utama saat memilih hotel.

Selain itu, media sosial memperkuat peran experiential dining sebagai alat word-of-mouth yang efektif. Survei Statista mencatat bahwa 62% wisatawan Inggris membagikan pengalaman kulinernya secara online, menjadikan momen bersantap sebagai bagian dari cerita yang ingin mereka tunjukkan ke dunia.

Baca Juga :  Pendapatan Q4 NVIDIA Meningkat Pesat 78%, Kinerja Pusat Data Jadi Pendorong Utama

Momen Tak Terlupakan Lewat Sajian Spesial

Di tengah rutinitas yang serba cepat, momen bersantap kini menjadi lebih dari sekadar soal rasa. Sarapan santai saat akhir pekan, afternoon tea dengan lanskap kota, hingga makan malam bertema dengan kurasi cerita. Semuanya elemen menjadi bagian dari pengalaman yang ingin dikenang. Hotel-hotel pun semakin fokus menghadirkan atmosfer yang imersif melalui ruang, narasi, dan interaksi yang terasa personal. Mulai dari thematic dining hingga pop-up culinary events, setiap detail dirancang untuk menciptakan koneksi emosional yang mendorong tamu kembali, bukan hanya karena rasa, tapi karena cerita yang ingin mereka alami dan bagikan.

SWARGA SUITES BALI BERAWA, MARCLAN COLLECTION

Balinese Cooking Class | Canggu

Pelajari rahasia kuliner Bali langsung dari ahlinya.

Swarga Suites Bali Berawa, Marclan Collection

IDR 400.000++/person

Periode reservasi: sekarang – 22 Des 2025

Syarat dan Ketentuan berlaku

Info lengkap dan reservasi di swargasuitesbali.com 

Morning Yoga Flow & Breakfast Bliss

Awali pagi dengan yoga di tepi pantai dan sarapan sehat nan lezat.

Swarga Suites Bali Berawa, Marclan Collection

IDR 150.000 nett

Periode reservasi: sekarang – 31 Mar 2026

Syarat dan Ketentuan berlaku

Info lengkap dan reservasi di swargasuitesbali.com  

MARIANNA RESORT & CONVENTION TUKTUK – SAMOSIR, MARCLAN COLLECTION

Teppanyaki Live Cooking – Dine with A Show

Nikmati aksi teppanyaki langsung dengan latar Danau Toba yang memukau.

Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir, Marclan Collection

Harga premium spesial IDR 250.000++/person

Periode reservasi: hingga Desember 2025

Syarat dan Ketentuan berlaku

Info lengkap dan reservasi di mariannaresort.com

Berita Terkait

Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik
KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026
KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026
Proses Order di Pasar Saham: Dari Open Order hingga Amend
Pastikan Layanan Optimal Selama Arus Mudik, JTT Siagakan Ratusan Personel On Call di Ruas Trans Jawa
KAI Daop 2 Bandung Bersama BNN Provinsi Jabar Sidak Petugas Pada Angkutan Lebaran 2026, Seluruh Petugas Dinyatakan Bebas Narkoba dan Siap Melayani Pelanggan
One Way Lokal di Tol Semarang Masih Berlaku, Lalu Lintas Terpantau Lancar dan Terkendali
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00

Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

Proses Order di Pasar Saham: Dari Open Order hingga Amend

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

Pastikan Layanan Optimal Selama Arus Mudik, JTT Siagakan Ratusan Personel On Call di Ruas Trans Jawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

One Way Lokal di Tol Semarang Masih Berlaku, Lalu Lintas Terpantau Lancar dan Terkendali

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Proses Order di Pasar Saham: Dari Open Order hingga Amend

Kamis, 19 Mar 2026 - 15:00