Arfiana Maulina Berbagi Wawasan tentang Isu Air Bersih di Capacity Building C20 G20 - Koran Mandalika

Arfiana Maulina Berbagi Wawasan tentang Isu Air Bersih di Capacity Building C20 G20

Sabtu, 15 Maret 2025 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada tanggal 1 April 2022, Arfiana Maulina, Founder WateryNation, berkesempatan menjadi salah satu pembicara dalam sesi Capacity Building yang diselenggarakan oleh Environment, Climate Justice, and Energy Transition (ECE) Working Group dalam rangkaian acara C20 G20 Indonesia 2022. Acara ini berlangsung secara hybrid, di Le Meridien Jakarta dan melalui platform Zoom.

Dalam sesi bertema Kelangkaan dan Pencemaran Air Akibat Perubahan Iklim, Arfiana menyampaikan dampak nyata krisis air bersih di Indonesia yang diperparah oleh perubahan iklim. Ia juga menekankan pentingnya peran anak muda dan edukasi publik dalam menciptakan solusi berkelanjutan untuk pengelolaan air bersih di masa depan.

Capacity Building ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para anggota ECE Working Group terkait isu-isu prioritas, yaitu lingkungan, keadilan iklim, dan transisi energi, sekaligus menyelaraskan sudut pandang dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang akan dibawa ke forum G20.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Partisipasi Arfiana menunjukkan bahwa suara anak muda memiliki peran penting dalam mendorong kebijakan berkelanjutan, sekaligus mengingatkan bahwa isu air bersih adalah bagian tak terpisahkan dari upaya menghadapi krisis iklim global.

Baca Juga :  Nuansa Natal Sambut Pelanggan KA, Volume Penumpang KA di Semarang Capai 200 Ribuan Orang pada Masa Nataru

Arfiana Maulina berbicara pada C20 G20 (Sumber: WateryNation Alira Alura)

Jakarta, 1 April 2022 – Arfiana Maulina (19), Founder dari WateryNation, turut berkontribusi sebagai pembicara dalam sesi Capacity Building yang diselenggarakan oleh Environment, Climate Justice, and Energy Transition Working Group (ECE WG) dalam rangkaian agenda C20 G20 Indonesia 2022. Acara ini berlangsung di Le Meridien Jakarta dan juga diikuti oleh peserta dari berbagai negara secara virtual melalui platform Zoom.

Dalam sesi bertajuk “Water Scarcity and Pollution due to Climate Change”, Arfiana membagikan pandangan dan pengalamannya dalam memperjuangkan isu air bersih di Indonesia. Ia menyoroti bagaimana perubahan iklim memperburuk krisis air bersih, khususnya di wilayah-wilayah yang rentan. Arfiana juga memaparkan pentingnya edukasi kepada masyarakat serta peran aktif generasi muda dalam mendorong solusi berkelanjutan terkait pengelolaan air bersih.

“Masalah air bersih bukan sekadar isu lingkungan, tapi juga berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, dan keadilan sosial. Melalui WateryNation, kami terus mendorong edukasi dan advokasi agar semakin banyak pihak yang peduli dan terlibat,” ujar Arfiana.

Baca Juga :  Kerja Sama Strategis VRITIMES dan Kalamanthana.id untuk Meningkatkan Akses Informasi Digital di Kalimantan

Potret Pembicara saat Sesi Berlangsung (Sumber: WateryNation Alira Alura)

Capacity Building ini merupakan bagian dari upaya ECE WG C20 G20 untuk memperkuat kapasitas anggotanya dalam memahami isu-isu prioritas yang diangkat dalam forum C20, yaitu lingkungan, keadilan iklim, dan transisi energi. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai organisasi, mulai dari Greeneration Foundation, EcoNusa Foundation, Auriga Nusantara, hingga Yayasan Rumah Energi.

Selain memperkaya pemahaman peserta tentang isu lingkungan, iklim, dan energi, kegiatan ini juga bertujuan menyelaraskan sudut pandang para anggota ECE WG, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang solid untuk disampaikan dalam forum G20.

Dengan kontribusi Arfiana dan WateryNation, diharapkan isu air bersih semakin mendapat perhatian di tingkat nasional maupun internasional. Keberadaan suara anak muda dalam agenda besar seperti C20 G20 menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Berita Terkait

Indonesia dan India: Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Asia
Para Insinyur Akan Membangun Babak Baru Kemitraan Indonesia–India: Dari Peradaban Bersama Menuju Inovasi Bersama
Membangun Babak Baru Hubungan Indonesia–India
Aplikasi Investasi untuk Pemula: Apa Saja yang Harus Dimiliki?
Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan
Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan
Jembatan Tak Kasatmata: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mendefinisikan Ulang Hubungan Indonesia–India
Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:02

Indonesia dan India: Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Asia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:02

Para Insinyur Akan Membangun Babak Baru Kemitraan Indonesia–India: Dari Peradaban Bersama Menuju Inovasi Bersama

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:02

Membangun Babak Baru Hubungan Indonesia–India

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:02

Aplikasi Investasi untuk Pemula: Apa Saja yang Harus Dimiliki?

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:02

Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:02

Jembatan Tak Kasatmata: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mendefinisikan Ulang Hubungan Indonesia–India

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:02

Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:02

Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Membangun Babak Baru Hubungan Indonesia–India

Sabtu, 18 Jul 2026 - 00:02