Banjir Meluas di Sejumlah Titik, KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf serta Informasikan Keterlambatan dan Pembatalan Sejumlah Perjalanan KA - Koran Mandalika

Banjir Meluas di Sejumlah Titik, KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf serta Informasikan Keterlambatan dan Pembatalan Sejumlah Perjalanan KA

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api. bahwa hingga Minggu (18/1), kondisi banjir di sejumlah wilayah operasional KAI menunjukkan peningkatan dengan titik terdampak yang bertambah di beberapa lokasi lintasan, khususnya pada wilayah kerja Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Kondisi tersebut berdampak langsung pada kelancaran perjalanan kereta api.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api agar risiko keselamatan dapat dihindari. Termasuk juga diantaranya KAJJ yang berangkat dan melintasi wilayah Daop 7 Madiun,” ujar Tohari.

Pembatalan Perjalanan KA (Minggu, 18/1)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menjamin keselamatan perjalanan KA dan karena kelambatan yang sangat tinggi, sejumlah perjalanan KA yang berangkat dari atau melintasi Daop 7 Madiun pada hari Minggu (18/1) dibatalkan, yaitu:

Baca Juga :  Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

• KA 151 Brantas, relasi Blitar-Pasarsenen;

• KA 152 Brantas, relasi Pasarsenen-Blitar;

• KA 269 Matarmaja, relasi Malang-Pasarsenen; dan

• KA 270 Matarmaja, relasi Pasarsenen-Malang.

KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi ini. Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan.

Pengembalian bea tiket dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

– Pengembalian bea tiket paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal pembatalan

– Pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, maupun dampak keterlambatan berhak memperoleh pengembalian bea 100 persen, termasuk untuk tiket terusan atau tiket pulang-pergi yang dikelola oleh KAI Group.

– Pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun dan Contact Center 121.

– Pengajuan melalui Contact Center 121 dapat dilakukan melalui layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian bea 100 persen.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama

Update Keterlambatan KA (Data Minggu, 18/1/2026 pukul 06.00 WIB)

Berdasarkan pantauan terkini, berikut adalah rincian keterlambatan KA Jarak Jauh yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun:

1. KA Matarmaja (KA 270) relasi Pasarsenen-Malang: Lambat 648 menit (Posisi Karangsono). Estimasi tiba di Madiun pukul 08.45 WIB.

2. KA Brantas (KA PLB 152) relasi Pasarsenen-Blitar: Lambat 678 menit (Posisi Pemalang). Estimasi tiba di Madiun pukul 11.50 WIB dan Blitar pukul 14.33 WIB.

3. KA Brawijaya (KA 38) relasi Gambir-Malang: Lambat 622 menit (Posisi Petarukan). Estimasi tiba di Madiun pukul 10.12 WIB.

4. KA Majapahit (KA PLB 246B) relasi Pasarsenen-Malang: Lambat 499 menit (Posisi Pemalang). Estimasi tiba di Madiun pukul 10.54 WIB.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan. Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini,” pungkas Tohari.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Momentum Strategis Indonesia Emas 2045! Infrastruktur AI Marketing Tigo AI Membantu Brand Merebut Pasar Ekonomi Digital Bernilai 300 Miliar
Memperkuat Pemasaran Digital Asia Tenggara: Tigo AI Meluncurkan Sistem Terpadu Produksi Iklan AI dan Distribusi Konten Native
Dinas Perdagangan Temukan “Harta Karun” di Leneng, Rotan Sahdi Siap Naik Kelas
BRI Finance Bidik Konsumen EV di GIIAS 2026, Tawarkan Bunga Mulai 3,33%
Transformasi Digital Retail dan Manufaktur Semakin Cepat Berkat ERP Terintegrasi
Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua
BRI Life dan Bali International Hospital Jalin Kerja Sama Strategis Guna Perkuat Layanan dan Mendorong Pertumbuhan Bisnis
Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:02

Jaga Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna, KAI Perkuat Kesiapan Petugas di Stasiun LRT Jabodebek

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:33

PTPP Raih Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Senilai Rp1,19 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02

Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02

UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi dalam Satu Gelaran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Selama Libur Panjang Maulid Nabi SAW, Bandung, Cianjur, dan Priangan Timur Jadi Destinasi Favorit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Igloo: Masyarakat Indonesia Membeli Asuransi Perjalanan Dua Hari Sebelum Keberangkatan, dengan 79% Pelanggan Memprioritaskan Perlindungan Medis

Berita Terbaru