Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM - Koran Mandalika

Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM

Senin, 27 April 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Banyak bisnis merasa sudah rutin kirim pesan ke pelanggan. Promo jalan, broadcast dikirim, tapi hasilnya tetap datar. Tidak ada respons signifikan, apalagi peningkatan loyalitas.

Masalahnya bukan di seberapa sering Anda menghubungi pelanggan. Tapi di seberapa relevan dan personal komunikasi yang dibangun. Tanpa itu, pesan hanya jadi gangguan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Engagement Pelanggan Rendah dan Tidak Konsisten

Ketika komunikasi terasa generik, pelanggan tidak merasa terhubung. Mereka membaca, lalu mengabaikan. Dalam jangka panjang, engagement bisa turun hingga 40% tanpa disadari.

Tanpa pendekatan yang tepat, bisnis akan terus berbicara; tapi tidak benar-benar didengar oleh pelanggan.

1. Komunikasi Tidak Personal

Pesan yang sama dikirim ke 100% pelanggan tanpa penyesuaian. Akibatnya, komunikasi terasa tidak relevan dan engagement bisa turun hingga 30% karena pelanggan tidak merasa diperhatikan.

2. Pesan Tidak Relevan Dengan Kebutuhan Pelanggan

Tanpa segmentasi, pesan sering tidak sesuai kebutuhan pelanggan. Dampaknya, open rate bisa turun hingga 25% dan banyak pelanggan memilih mengabaikan pesan yang masuk.

3. Tidak Ada Histori Interaksi

Tanpa riwayat interaksi, tim harus mengulang percakapan dari awal. Hal ini bisa menambah waktu respons hingga 2x lebih lama dan menurunkan kualitas pengalaman pelanggan.

Baca Juga :  BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 Serahkan Hadiah Program BRI Highest Point – Amazing Rewards 9 di Mall Bassura Jakarta Timur

4. Sulit Menjaga Hubungan Jangka Panjang

Tanpa strategi berkelanjutan, hanya sekitar 20-30% pelanggan yang kembali. Sisanya hilang karena tidak ada komunikasi yang konsisten setelah transaksi pertama selesai.

Pendekatan Terarah Tingkatkan Engagement

Engagement tidak terjadi secara kebetulan. Dibutuhkan pendekatan berbasis data agar pesan lebih tepat sasaran dan terasa relevan bagi pelanggan.

Dengan sistem yang tepat, bisnis bisa meningkatkan engagement hingga 2-3x lipat tanpa harus menambah volume pesan secara berlebihan.

1. Personalisasi Komunikasi Dengan WhatsApp CRM

Dengan WhatsApp CRM, pesan bisa disesuaikan secara spesifik. Personalisasi ini terbukti meningkatkan response rate hingga 35% dibanding pesan umum yang dikirim tanpa penyesuaian.

2. Kirim Campaign Terarah Dengan Broadcast WhatsApp

Broadcast WhatsApp berbasis segmentasi membuat pesan lebih tepat sasaran. Hasilnya, conversion rate bisa naik hingga 20-25% dibanding broadcast massal tanpa target yang jelas.

3. Simpan Histori Interaksi Pelanggan

Semua percakapan tersimpan dalam sistem, sehingga tim bisa melanjutkan komunikasi tanpa mengulang. Hal ini mampu mempercepat respons hingga 50% dan meningkatkan pengalaman pelanggan secara signifikan.

4. Bangun Hubungan Jangka Panjang

Komunikasi yang konsisten membantu menjaga hubungan dengan pelanggan. Bisnis dapat meningkatkan repeat order hingga 2x lipat dibanding hanya mengandalkan interaksi satu kali.

Baca Juga :  Perjanjian Perairan Indus: Kewajiban Asimetris, Konsesi yang Tidak Setara, dan Persenjataan Pakistan

WhatsApp CRM Barantum untuk Engagement Lebih Tinggi

Barantum CRM membantu bisnis mengubah komunikasi biasa menjadi strategi yang terarah dan berdampak langsung pada engagement. Semua interaksi pelanggan dikelola dalam satu sistem yang rapi.

Dengan pendekatan ini, setiap pesan tidak hanya terkirim, tapi juga punya peluang lebih besar untuk direspons dan dikonversi.

1. Data Pelanggan Terpusat

Semua data pelanggan tersimpan dalam satu sistem. Hal ini membantu meningkatkan efisiensi kerja hingga 40% dalam pengelolaan komunikasi.

2. Komunikasi Lebih Personal

Setiap pesan bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Pendekatan ini mampu meningkatkan engagement hingga 30% dibanding komunikasi yang bersifat umum.

3. Campaign Lebih Relevan

Segmentasi pelanggan membuat campaign lebih tepat sasaran. Hasilnya, tingkat respons bisa meningkat hingga 25% dan mengurangi risiko pesan diabaikan oleh pelanggan.

4. Retensi Pelanggan Meningkat

Komunikasi yang konsisten membantu menjaga hubungan jangka panjang. Bisnis dapat meningkatkan retensi pelanggan hingga 2x lipat dengan strategi komunikasi yang lebih terarah.

Jika engagement masih rendah, kemungkinan besar masalahnya bukan di produk atau harga. Tapi di cara Anda berkomunikasi dengan pelanggan.

Dengan Barantum CRM komunikasi ke pelanggan lebih personal dan terarah, pelanggan tidak hanya merespons, mereka bertahan. Dan di situlah pertumbuhan bisnis benar-benar terjadi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

MoraRepublic Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Lewat Integrasi Moratelindo dan MyRepublic
Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data
Holding Perkebunan Nusantara Pererat Silaturahmi dengan Warga Po’ona melalui Program TJSL PTPN 1 Regional 8
MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral
Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026
Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif
Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:22

BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:32

Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok

Senin, 11 Mei 2026 - 10:58

BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan

Senin, 11 Mei 2026 - 09:56

Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:14

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:13

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:29

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:12

PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 27 Perjalanan KA Selama Periode Libur Panjang Hari Buruh Internasional

Berita Terbaru

Teknologi

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00