Bitcoin Diprediksi Meroket ke Rp1,22 Miliar di Juni? Inilah Analisisnya - Koran Mandalika

Bitcoin Diprediksi Meroket ke Rp1,22 Miliar di Juni? Inilah Analisisnya

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi beli Bitcoin di aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Harga Bitcoin telah melonjak lebih dari 60% sepanjang tahun hingga Mei 2024, didorong oleh arus masuk ke ETF BTC di AS dan ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed. Menurut data Bitcoin Monthly Returns, performa Bitcoin pada bulan Mei cukup mengesankan dengan kenaikan sebesar 11,07% (MoM), dibandingkan dengan bulan April yang turun sebesar 14,76%.

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, mengatakan berdasarkan gabungan indikator on-chain, fundamental, dan teknis, Bitcoin mungkin akan mengalami kenaikan lebih lanjut di bulan Juni, berpotensi mencapai US$75.000 atau sekitar Rp1,22 miliar pada akhir bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemampuan Bitcoin untuk mencapai US$75.000 berasal dari pola segitiga simetris yang biasanya menandakan kelanjutan tren bullish. Pada 31 Mei, harga BTC mendekati puncak segitiga, mengincar penembusan di atas garis tren atas, yang dapat mendorong harganya menuju US$74.000-US$75.000 pada bulan Juni, tergantung pada titik penembusannya. Titik breakout ini mungkin berada di sekitar US$69.000, yang bertepatan dengan support garis tren naik Bitcoin,” analisanya.

Analisa pergerakan harga Bitcoin. Sumber: Tokocrypto.

Selain itu, volatilitas Bitcoin terus memikat investor, dan perkembangan ekonomi terkini di Amerika Serikat mungkin akan menentukan langkah besar berikutnya. Rilis data inflasi bulan Mei dalam waktu dekat menjadi sorotan. Jika inflasi di AS cukup melambat hingga 3,3% atau lebih rendah, ini bisa mendorong harga Bitcoin kembali ke titik tertinggi sepanjang masanya di level US$73.000 atau sekitar Rp1,18 miliar.

Baca Juga :  DJKA dan Balai Pengujian: Sarana KAI Daop 8 Surabaya Layak Operasi dan Penuhi Standar Keselamatan

“Namun, jika hasil CPI melebihi ekspektasi, momentumnya bisa melemah. Hasil CPI yang lebih tinggi dari perkiraan telah menyebabkan penurunan harga Bitcoin. Pelaku pasar berharap ada dorongan lebih lanjut terhadap momentum bullish ini dengan data NFP (non-farm payroll) yang positif, sehingga mengindikasikan pelambatan inflasi dan meningkatkan peluang penurunan suku bunga pada bulan Juni dan Juli,” jelas Fyqieh.

Jika data CPI terbaru yang akan dirilis pada 12 Juni mendatang berada di bawah perkiraan, ini dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memacu gelombang baru pembelian Bitcoin. Inflasi yang lebih rendah tidak hanya mendukung Bitcoin tetapi juga meningkatkan persepsi aset digital sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Potensi ETF Bitcoin dan Ethereum

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur. Sumber: Tokocrypto.

Arus masuk dana ETF Bitcoin di AS diharapkan akan terus meningkat sepanjang bulan Juni. Pekan lalu, ETF Bitcoin melaporkan arus masuk bersih yang luar biasa sebesar US$242 juta per hari, menunjukkan kebangkitan permintaan sisi beli. Mengingat tekanan jual harian dari para penambang sebesar US$32 juta per hari sejak Bitcoin halving, tekanan beli ETF ini hampir delapan kali lebih besar.

Baca Juga :  Burna Boy Is Coming: The African Giant Announces His Long-Awaited Australian Tour — Presented by TEG x Primuse Entertainment

“Arus masuk besar ke ETF Bitcoin mencerminkan peningkatan kepercayaan investor dan menunjukkan bahwa pasar mungkin siap untuk reli lebih lanjut, terutama karena tekanan jual dari penambang berkurang,” ungkap Fyqieh.

Hal ini menggarisbawahi dampak positif yang signifikan dari ETF terhadap pasar dan pengaruh halving yang relatif berkurang di masa mendatang. Hasilnya, harga Bitcoin berada pada posisi yang baik untuk melanjutkan reli hingga bulan Juni.

ETF Ethereum spot di AS memiliki kemungkinan untuk diluncurkan pada akhir Juni. K33 Research memperkirakan bahwa ETF ETH spot AS yang akan datang dapat memperoleh arus masuk US$4 miliar dalam lima bulan, yang mengarah pada apresiasi harga dan kenaikan ETH dibandingkan BTC.

Peluncuran ETF Ethereum yang sukses dapat menjadi preseden positif bagi ETF Bitcoin, yang berpotensi meningkatkan kepercayaan investor dan meningkatkan permintaan di pasar kripto. Hal ini selanjutnya memungkinkan Bitcoin untuk mencapai target penembusan segitiga simetris sebesar US$75.000 (Rp1,22 miliar) pada bulan Juni.

Berita Terkait

PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD
PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei
Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok
SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:02

PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:02

PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:02

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

Berita Terbaru