Pembukaan Pelatihan Magang ke Jepang 2026, Gubernur Iqbal Tekankan Etos Kerja Tinggi - Koran Mandalika

Pembukaan Pelatihan Magang ke Jepang 2026, Gubernur Iqbal Tekankan Etos Kerja Tinggi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Sebanyak 46 orang peserta calon pekerja migran indonesia (PMI) berasal dari kabupaten kota se Nusa Tenggara Barat mengikuti pelatihan Tahap 1 program pemagangan ke Jepang angkatan 2026. Untuk selanjutnya, bagi peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pelatihan nasional tahap 2 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja di Bekasi.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam arahannya berharap bahwa para peserta magang yang akan mengikuti pelatihan harus melakukan improve serta wajib mengalami progres, dan mengalami kemajuan. Kemajuan baik dalam fisik, skill, disiplinnya dan lebih utama progres dalam kemampuan berbahasa.

“Kedepannya, semua harus progres. Jangan sampai mengalami penurunan. Yang bisa membuat kalian mengalami penurunan itu adalah melakukan diri puas sebelum waktunya. Jadi jangan puas, terus bekerja,” katanya saat membuka pelatihan tahap 1 pra pemberangkatan peserta program pemagangan ke Jepang angkatan 2026, di Ruang Kompetensi BPSDM NTB, Senin (3/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya Iqbal mengungkapkan latar belakang pemerintah provinsi NTB memiliki dukungan penuh dan mendorong program pemagangan ini, tidak hanya soal mencari kerja, mendapat gaji, kemudian balik pulang membawa gaji. Namun ia mengharapkan agar setelah pulang kampung penghasilan yang diterima diarahkan ke yang lebih produktif untuk membangun, karena keberlanjutan (sustainability) harus diikutkan dan di taruh untuk waktu jangka panjang.

“Pertama membangun keluarganya, kalau keluarganya yang kemudian miskin ekstrem jadi tidak miskin. Yang miskin kemudian menjadi lebih baik, yang sudah baik keluarganya lebih diangkat lagi kesejahteraannya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tragedi KMP Putri Yasmin, Gubernur Iqbal Evaluasi Penyebrangan Kayangan-Poto Tano

Harapan bagi generasi yang akan datang harus lebih baik dari generasi saat ini. Oleh sebab itu, Iqbal berpesan agar para calon PMI harus bisa mengelola waktu dengan baik. Karena setiap sen rupiah yang kalian dapatkan itu adalah alat untuk investasi masa depan, menginvestasikan setiap energinya, setiap hartanya untuk sesuatu yang jangka panjang dan bermanfaat.

“Masa depanmu, masa depan keluarganmu, masa depan anakmu nanti. Maka jangan sampai uang ini sia-sia, jangan sampai uang ini habis lantaran gaya hidup,” pesan Gubernur.

Di sisi lain, Iqbal mengharapkan yang paling utama agar para pekerja migran asal NTB membawa kultur kerjanya. Karena ia menilai value yang paling mahal dari negara seperti Jepang terkenal dengan etos kerja yang tinggi dibarengi kedisiplinan tingkat tinggi.

Setelah kembali pulang menjadi lebih disiplin dan selanjutnya menularkan kedisiplinan itu ke masyarakat yang ada di sekitar, lebih sopan santun dan menularkan sopan-sampun itu ke masyarakat yang ada di sekitar.

“Makin banyak orang yang mencintai disiplinan, makin banyak orang yang menghormati disiplinan, maka disiplinan itu nanti menjadi mainstream,” ujarnya.

Tidak hanya aspek kesiapan individual, Iqbal juga mengajak para calon PMI untuk melakukan pengembangan pada literasi keuangan mereka masing masing, agar uang yang dihasilkan terkelola dengan baik. Untuk itu ia menyarankan agar para peserta magang untuk memikirkan skema pembiayaan menggunakan KUR PMI yang sudah tersedia di Bank NTB Syariah.

Baca Juga :  ‎Lentera Ramadan, Program Baru Pemprov NTB Perkuat Syiar Islam

“Jadi ketika teman teman sudah kembali, gunakan uang untuk sesuatu yang produktif sehingga kalian tidak sama kondisinya dengan pada saat kamu meninggalkan Indonesia. Kondisimu sudah lebih baik, sudah punya rumah, sudah punya tanah untuk produksi. Jangan beli hal-hal yang konsumtif,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi provinsi NTB Aidy Furqan dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini untuk persiapkan bagi peserta program pemagangan ke Jepang agar memiliki kemampuan dasar bahasa Jepang, pemahami budaya dan etika kerja Jepang, mengenal jenis pekerjaan, memiliki keterangan fisik, kompetensi, mental, disiplin, serta etos kerja yang baik sebagai pekerja.

Selanjutnya, dalam perlaksanaan kegiatan tahap satu ini, Furqan menyebut terdapat beberapa tahapan evaluasi, evaluasi bahasa dan dua tahap evaluasi fisik dan kompetensi yang berpotensi untuk peserta. Oleh sebab itu ia berharap kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh.

“Para peserta pemagangan Jepang kali ini,kami harapkan untuk maksimal memberikan kemampuan dan potensinya supaya tidak tereliminasi,” harapnya.

Peserta yang lulus pada pelatihan nasional tahap kedua akan diberangkatkan ke Jepang pada akhir tahun 2026 atau selambat-lambatnya awal 2027 selama tiga tahun. Tetapi bagi peserta yang memiliki potensi luar biasa mereka akan mendapat tambahan dua tahun atau lebih sehingga menjadi lima tahun.

“Mereka kita harapkan menjadi bagian duta kita untuk Nusa Tenggara Barat untuk mewujudkan dan menyuarakan visi Nusa Tenggara Barat yang makmur mendunia,” ungkap Furqan. (*)

Berita Terkait

Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya
Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik
Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa
Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional
Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:02

Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:02

Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02

Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:02

Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:02

“Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:02

KAI Logistik Sabet 4 Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:02

PTPN III Perkenalkan Platform Digital Terintegrasi dalam Forum Inovasi Teknologi Danantara 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21

BRI BO Gunung Sahari Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru

Teknologi

Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:02