Bitcoin hingga Token RWA Jadi Peluang Besar di Pasar Kripto 2025 - Koran Mandalika

Bitcoin hingga Token RWA Jadi Peluang Besar di Pasar Kripto 2025

Selasa, 7 Januari 2025 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahun 2024 telah menjadi periode pemulihan pasar kripto yang penuh peluang. Dari lonjakan harga Bitcoin yang mencapai lebih dari $100.000 hingga perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA), lanskap investasi kripto telah berubah secara signifikan.

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menyoroti berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan para investor dalam menghadapi tahun 2025 yang menjanjikan. Menurutnya, memasuki tahun 2025, Bitcoin mulai pulih secara perlahan dari tekanan yang terjadi pada akhir tahun sebelumnya. Tekanan tersebut dipicu oleh sentimen negatif dari Ketua The Fed, Jerome Powell, serta aksi ambil untung oleh investor menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

“Keuntungan Bitcoin pada tahun 2024 mencapai 120%. Namun, penurunan yang terjadi baru-baru ini tidak menggoyahkan keyakinan pasar terhadap prospek pertumbuhan kripto di masa depan. Pembukaan perdagangan di Wall Street untuk pertama kalinya pada tahun 2025 meningkatkan optimisme para pelaku pasar. Terlebih, pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump memberikan sinyal dukungan terhadap sektor kripto, yang diharapkan membawa regulasi yang lebih jelas di tahun mendatang,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Fyqieh, Bitcoin terus mengukuhkan posisinya sebagai aset paling dominan di pasar kripto. Kebijakan moneter tetap dan desentralisasi yang melekat pada Bitcoin membuatnya semakin menarik sebagai lindung nilai terhadap inflasi. “Tahun 2024 menjadi saksi bagaimana institusi besar mulai mengakui Bitcoin sebagai aset aman, dengan ETF Bitcoin yang semakin populer di Amerika Serikat,” ujarnya.

Baca Juga :  Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Pesta Rakyat HUT ke-80 RI di Monas, 10 Perjalanan KA dari Gambir Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur. Sumber: Tokocrypto.

BlackRock melaporkan bahwa Bitcoin menghasilkan laba atas investasi sebesar 110% pada tahun 2024, jauh melampaui kinerja kelas aset utama lainnya seperti ekuitas AS dan Tiongkok. Proyeksi dari berbagai analis juga menunjukkan potensi Bitcoin mencapai $160.000 pada tahun 2025, meskipun potensi koreksi di paruh pertama tahun tersebut tetap menjadi perhatian.

Proyek Kripto Berbasis AI: Peluang Berisiko Tinggi

Selain Bitcoin, Fyqieh juga melihat proyek berbasis AI seperti ai16z dan Hyperliquid sebagai area investasi dengan potensi pertumbuhan yang besar. “Integrasi AI dengan blockchain menciptakan solusi inovatif yang mengoptimalkan efisiensi dan analisis data onchain,” jelas Fyqieh. Namun, ia menambahkan bahwa investasi di sektor ini memerlukan analisis risiko yang matang, mengingat sifatnya yang masih spekulatif.

Data menunjukkan bahwa agen AI onchain berhasil menghasilkan pendapatan kumulatif senilai $8,7 juta hanya dalam lima minggu pada tahun 2024. Fyqieh percaya bahwa sektor ini akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang, didukung oleh adopsi teknologi yang lebih luas.

Baca Juga :  Dukung Asta Cita Presiden, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN I Kembangkan Hilirisasi Cerutu “Golden Djawa”

Token RWA: Masa Depan Investasi Kripto

Fyqieh juga menyebut tokenisasi RWA sebagai salah satu tren utama yang akan mendominasi pasar kripto di tahun 2025. Tokenisasi memungkinkan aset tradisional seperti real estat, utang, dan ekuitas menjadi lebih likuid dan dapat diakses oleh lebih banyak investor. “Tokenisasi adalah solusi untuk inefisiensi pasar keuangan tradisional,” kata Fyqieh.

Prediksi dari laporan Tren Finance menunjukkan bahwa sektor RWA dapat tumbuh lebih dari 50 kali lipat pada tahun 2030, dengan ukuran pasar mencapai $10 triliun. Fyqieh menilai bahwa pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas yang ditawarkan oleh teknologi blockchain.

Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Dengan perubahan regulasi yang menguntungkan dan kebijakan ekonomi pro-kripto di bawah pemerintahan baru AS, tahun 2025 menjanjikan peluang yang signifikan bagi para investor. “Kombinasi antara makroekonomi yang membaik dan inovasi teknologi akan mendorong pasar kripto ke level berikutnya,” kata Fyqieh.

Ia juga mengingatkan investor untuk selalu berhati-hati dan melakukan diversifikasi portofolio. “Meski peluang besar terbuka lebar, kita harus tetap mengutamakan manajemen risiko dan memahami fundamental setiap aset sebelum berinvestasi. Dengan pandangan seperti ini, para investor dapat lebih siap menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan pasar kripto di tahun 2025,” tutup Fyqieh.

Berita Terkait

CLEAR Gandeng Shin Tae-yong untuk Kembangkan Talenta Muda Sepak Bola Indonesia
Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia
Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026
Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia
Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan
Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP
Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

CLEAR Gandeng Shin Tae-yong untuk Kembangkan Talenta Muda Sepak Bola Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Berita Terbaru