Bittime Resmi Listing Tether Gold (XAUT), Hadirkan Peluang Miliki Emas Digital Berbasis Aset Kripto - Koran Mandalika

Bittime Resmi Listing Tether Gold (XAUT), Hadirkan Peluang Miliki Emas Digital Berbasis Aset Kripto

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 31 Juli 2025 – Dorong gerak pertumbuhan industri aset digital, termasuk emas berbasis kripto, Bittime, platform crypto exchange berizin dan terkemuka di Indonesia, resmi listing emas digital Tether Gold (XAUT).

Tether Gold (XAUT) merupakan aset kripto berbasis token yang diterbitkan oleh Tether, atau ibu di balik stablecoin USDT. Berbeda dengan aset USDT yang dipatok berdasarkan mata uang dolar Amerika Serikat, aset XAUT dirancang untuk mewakili kepemilikan atas emas fisik.

Di mana, setiap satu XAUT secara akurat merepresentasikan satu troy ounce emas murni dalam bentuk batangan. Emas tersebut, disimpan dengan aman di brankas yang terkunci dan memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), untuk menjamin kualitas dan integritasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu keunggulan utama XAUT adalah kemampuannya untuk menawarkan kepemilikan emas secara fraksional. Ini berarti investor tidak perlu khawatir tentang penyimpanan fisik, asuransi, atau biaya terkait lain nya yang seringkali menyertai kepemilikan emas batangan tradisional. 

Baca Juga :  Tim Mahasiswa Computer Science BINUS UNIVERSITY Raih Gelar Tim Terbaik di Samsung Innovation Campus 2024/2025 Lewat Inovasi “PawPal”

Fleksibilitas ini membuka pintu bagi berbagai strategi investasi, yang memungkinkan investor untuk berinvestasi emas dengan jumlah yang lebih kecil dan sesuai dengan preferensi masing-masing.

Sejalan dengan hal tersebut, Bittime dalam komitmennya mewujudkan adopsi aset digital yang masif dan berkelanjutan, memandang bahwa kehadiran XAUT merupakan sebuah transformasi besar dalam industri aset digital. 

CEO Bittime, Ryan Lymn, menyampaikan bahwa dengan keunggulannya sebagai emas digital berbasis blockchain, XAUT menjadi jawaban sekaligus wujud baru dari investasi tradisional pasar emas. Menurutnya, selain menjadi transformasi, aset ini juga menggabungkan kekuatan investasi aset tradisional dengan aset digital, sehingga memperluas peluang adopsi nya.

Kehadiran aset emas digital XAUT, membawa industri aset kripto ke tahap yang lebih tinggi dari sebelumnya. Dengan menggabungkan kekuatan pasar investasi emas ke dalam transformasi aset digital, kini investor tradisional dapat mulai menjajaki industri aset digital dengan langkah yang lebih stabil,” jelasnya. 

Baca Juga :  Dunamis Rayakan Ulang Tahun ke-33 dengan Mendorong Karyawan Hidup Lebih Sehat Bersama LIF

 Ia menambahkan, nilai aset XAUT yang dipatok berdasarkan nilai pada emas murni memberi keunggulan lebih bagi aset ini. Sebab, kini investor pemula dengan risiko investasi lebih rendah mendapatkan kesempatan untuk lebih banyak mengenal industri aset digital.

Sejalan dengan komitmen meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas aset-aset diversifikasi bagi investor Indonesia, kehadiran XAUT adalah gebrakan terhadap ekosistem aset digital Indonesia.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai bukan euforia pasar 

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Berita Terkait

Penjualan Tiket Nataru Terus Meningkat, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Pesan Lebih Awal
Rewind Networks dan MyRepublic Indonesia Umumkan Peluncuran HITS NOW
Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Menembus Wilayah Terisolasi untuk Salurkan Bantuan di Sumut dan Aceh
Menjelang Nataru, Bram Hertasning Tekankan Pentingnya Akurasi Data Harga Nasional
BINUS @Semarang Gelar INAWARA 2025: Menguatkan Inovasi dan Kewirausahaan Era Industry 4.0
KAI Intensifkan Inspeksi Jalur untuk Memperkuat Keandalan Prasarana dan Layanan di Stasiun Jelang Nataru 2025/2026
Restock.id dan Boleh Dicoba Digital (BDD) Jalin Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ekosistem Bisnis Digital Indonesia
BRI Danareksa Sekuritas dan Pegadaian Perkenalkan Layanan Gadai Efek Online ke Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 00:30

Penjualan Tiket Nataru Terus Meningkat, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Pesan Lebih Awal

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:40

Rewind Networks dan MyRepublic Indonesia Umumkan Peluncuran HITS NOW

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:13

Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Menembus Wilayah Terisolasi untuk Salurkan Bantuan di Sumut dan Aceh

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:40

BINUS @Semarang Gelar INAWARA 2025: Menguatkan Inovasi dan Kewirausahaan Era Industry 4.0

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:31

KAI Intensifkan Inspeksi Jalur untuk Memperkuat Keandalan Prasarana dan Layanan di Stasiun Jelang Nataru 2025/2026

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:33

Restock.id dan Boleh Dicoba Digital (BDD) Jalin Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ekosistem Bisnis Digital Indonesia

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:59

BRI Danareksa Sekuritas dan Pegadaian Perkenalkan Layanan Gadai Efek Online ke Seluruh Indonesia

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:16

Hisense Percepat Strategi ESG dengan Inisiatif Berkelanjutan Berbasis AI

Berita Terbaru