BPOM Tancap Gas! Dukung PPJAI Bawa Jamu Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Amerika Serikat - Koran Mandalika

BPOM Tancap Gas! Dukung PPJAI Bawa Jamu Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Amerika Serikat

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri jamu nasional resmi memasuki era baru. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan dukungan penuh kepada Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) dalam pengembangan Obat Herbal Terstandar (OHT) sekaligus membuka jalan ekspor jamu Indonesia ke Amerika Serikat. Langkah ini menegaskan bahwa jamu kini bukan sekadar warisan budaya, tetapi siap bersaing sebagai produk kesehatan global.

Dukungan tersebut muncul dalam audiensi resmi BPOM dengan delegasi PPJAI yang dipimpin Ketua Dewan Pembina Mukit Hendrayatno dan Ketua Umum Heri Susanto. Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari misi dagang PPJAI ke Amerika Serikat pada November 2025, yang telah menjajaki kerja sama dengan Amazon Fulfillment Center dan melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar RI.

Prof. Dr. Taruna Ikrar, Kepala BPOM, menegaskan, “Kami apresiasi langkah PPJAI yang serius mempersiapkan ekspor jamu dengan standar internasional. BPOM siap memberikan pendampingan teknis untuk pengembangan obat herbal terstandar hingga memenuhi persyaratan FDA (Food and Drug Administration).”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Audiensi ini menjadi kabar baik bagi industri jamu. Pasar Amerika Serikat dikenal ketat dan selektif, terutama soal keamanan, mutu, dan bukti ilmiah. Dukungan BPOM bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi kunci percepatan transformasi jamu Indonesia dari pasar domestik ke global.

Baca Juga :  Talbinah El Medinah – Ikhtiar Alami untuk Terapi Pencernaan di Tengah Peningkatan Kasus GERD dan Maag di Indonesia

Pertemuan dihadiri jajaran strategis BPOM, termasuk Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik (OTSK) Dian Putri Anggraweni serta Direktur Registrasi OTSK Imelda Ester Riana P., dan delapan pengurus inti PPJAI termasuk Dewan Pakar, menunjukkan keseriusan dalam menyusun peta jalan ekspor jamu secara sistematis.

Dalam audiensi, PPJAI menyampaikan lima agenda strategis, memaparkan perkembangan organisasi sebagai wadah konsolidasi pelaku jamu alami, meminta pendampingan teknis BPOM untuk pengembangan OHT, mendorong Banyumas Raya sebagai pusat hilirisasi susu kambing, meminta asistensi perizinan FDA, dan mengundang Kepala BPOM dalam Musyawarah Nasional PPJAI mendatang. Heri Susanto, Ketua Umum PPJAI, menegaskan, “Agenda ekspor jamu ke Amerika Serikat kami susun secara bertahap dan berbasis pengalaman langsung di pasar tujuan. Setelah memahami mekanisme distribusi melalui Fulfillment by Amazon serta koordinasi dengan KBRI Washington, fokus berikutnya adalah memastikan seluruh produk memenuhi ketentuan FDA. Upaya ini ditempuh dengan meningkatkan level obat bahan alam menuju obat herbal terstandar agar memiliki nilai tambah dan daya saing global.“

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang dan Komunitas Railfans Hias Lokomotif KA Argo Sindoro Sambut Era Baru Layanan Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation

Sementara itu, Mukit Hendrayatno, Ketua Pembina PPJAI, menambahkan, “Sejumlah anggota PPJAI telah berada pada level produksi yang memadai dengan penerapan standar Good Manufacturing Practice. Dukungan dan pendampingan BPOM akan mempercepat proses sertifikasi, meminimalkan hambatan regulasi, dan memastikan rencana ekspor perdana ke Amerika Serikat dapat segera terwujud.”

Dukungan BPOM menandai titik balik strategis bagi jamu Indonesia. Dari produk tradisional berbasis kearifan lokal, jamu kini bergerak menuju produk kesehatan berstandar ilmiah dan regulasi internasional. Sinergi antara regulator dan pelaku usaha menegaskan kehadiran negara sebagai penggerak industri, membuka jalan jamu menembus pasar global, dan menjadikannya komoditas strategis bangsa yang kompetitif, terpercaya, dan membanggakan di panggung dunia.

Tentang PPJAI

Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) adalah organisasi yang mewadahi para pelaku usaha jamu tradisional dan modern di Indonesia, dengan tujuan memajukan industri jamu sebagai produk kesehatan alami unggulan. PPJAI aktif mendukung anggotanya dalam hal standar produksi, inovasi, pemasaran, serta ekspor, sekaligus memperkuat citra jamu sebagai warisan budaya Indonesia yang siap bersaing di pasar global.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52