BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau - Koran Mandalika

BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB menyetujui Peraturan Daerah (Perda) konversi PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) NTB konvensional menjadi Syariah.

Anggota Komisi III DPRD NTB, Akhdiansyah mengatakan konversi BPR NTB dari konvensional ke syariah akan membawa harapan baru. Lebih jauh, pihaknya juga mendukung Provinsi NTB menjadi laboratorium sistem keuangan syariah.

“Semakin meluasnya lahan kerja sehingga meningkatkan kapasitas keuntungan, artinya ada optimisme yang bagus ketika konvensional ke syariah. Kita mendukung juga bahwa NTB ini ingin dijadikan laboratorium, sebagai sistem keuangan syariah di Indonesia,” katanya, Rabu (30/9).

Ia menyoroti keberhasilan BPR Syariah di beberapa daerah yang mampu mengembangkan berbagai jenis usaha.

“Seperti di Sumenep misalnya, itu pun walau dalam satu kabupaten tetapi varian jenis usaha, jenis objek yang bisa dikembangkan ketika BPR itu syariah itu semakin meluas,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPR NTB, Faisal mengatakan dengan adanya Perda tersebut artinya peralihan BPR konvensional menjadi syariah kian jelas.

“Semuanya harus mulai dari perda ini dulu, anggaran dasar kemudian kelengkapan dan lain sebagainya,” kata Faisal.

Baca Juga :  Dari NTB untuk KMHDI, Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta Resmi Maju Sebagai Calon Ketua Umum PP KMHDI

Ia menuturkan akan ada sinkronisasi antara BPR Syariah dengan BUMD syariah lainnya.

“Karena kalau dilihat sekarang kan dari 3 BUMD yang ada tinggal kami yang masih dikonversi. Insyaallah ekosistemnya jalan,” tuturnya.

Faisal menambahkan, dengan status BPR NTB menjadi syariah akan membuka peluang dari sisi pengembangan usaha.

Terlebih, peralihan ke syariah itu dapat mengakomodir produk-produk perbankan yang tidak dapat diakomodir oleh lembaga keuangan konvensional.

“Banyak produk-produk perbankan yang tidak bisa diakomodir oleh lembaga keuangan konvensional, seperti gadai mungkin,” imbuhnya. (dik)

Berita Terkait

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar
MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda
275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama
Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB
Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01