BSI Maslahat Gelar Boothcamp Maslahat Staff Development Program (MSDP) untuk Membentuk Karakter dan Kapasitas Amil Muda - Koran Mandalika

BSI Maslahat Gelar Boothcamp Maslahat Staff Development Program (MSDP) untuk Membentuk Karakter dan Kapasitas Amil Muda

Sabtu, 12 Juli 2025 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 11 Juli 2025 — BSI Maslahat secara resmi menggelar Boothcamp Maslahat Staff Development Program (MSDP) di Pondok Kapilih, Caringin, Bogor. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 Juli 2025 ini diikuti oleh 15 peserta terpilih dari program MSDP, dengan tujuan utama membekali calon amil muda dengan kemampuan teknis, karakter tangguh, serta pemahaman mendalam terhadap visi kemanusiaan lembaga.

BSI Maslahat menghadirkan program MSDP sebagai bentuk pemberdayaan talenta unggul dari penerima manfaat BSI Scholarship. Program ini dibuka untuk para alumni awardee BSI Scholarship sebagai bagian dari komitmen BSI Maslahat memberikan manfaat yang berkelanjutan. MSDP adalah program rekrutmen dan pengembangan talenta yang dirancang untuk mencetak calon staf berkualitas. Program ini difokuskan pada pencapaian kesiapan kerja (job rediness) melalui pelatihan terstruktur dari sisi soft skill dan hard skill, salah satunya melalui kegiatan Boothcamp.

Selama pelaksanaan Boothcamp, peserta mengikuti rangkaian aktivitas intensif meliputi upacara pembukaan, latihan baris-berbaris, penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan, qiyamul lail, kegiatan api unggun, serta pembekalan pengetahuan dasar tentang keamilan. Lebih dari itu, peserta juga dikenalkan secara mendalam terhadap visi dan misi BSI Maslahat, nilai-nilai dan budaya kerja lembaga, serta pentingnya ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) agar dapat memahami orientasi strategis dan tanggung jawab sosial yang diemban oleh lembaga.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari salah satu peserta bernama Irsyad yang merupakan awardee BSI Scholarship Prestasi Universitas Brawijaya. Ia membagikan kesannya, “Alhamdulillah selama proses boothcamp banyak improvement yang didapatkan dari materi-materi kegiatan serta menambah bounding dan kekompakan antara peserta MSDP. Harapan saya saat menjadi amil bisa berkontribusi banyak untuk kemaslahatan yang lebih luas dan salah satu cita-cita saya adalah menjadi jembatan amal kebaikan untuk para muzakki (pemberi zakat) lalu disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan” ujar Irsyad.

Selain itu, peserta lainnya bernama Fahmi juga membagikan kesannya selama mengikuti boothcamp, “Banyak pelajaran dan hikmah serta ketentraman hati yang didapatkan, karena disini kita belajar kedisiplinan dan mengukuhkan niat serta tujuan kita menjadi amil yang amanah dalam mengelola zakat” kata Fahmi

Baca Juga :  Tangani Banjir Padang, Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji dan Pemulihan Jalan di Batu Busuk

Kegiatan boothcamp ini juga menjadi bagian dalam meningkatkan literasi terkait ZISWAF kepada generasi muda. Pada penyampaian presentasi, salah satu peserta bernama Azizyah menuturkan bahwa menjadi amil adalah hal yang membanggakan karena memiliki passive income di dunia dan akhirat “Amil itu keren, biasanya jika kita kerja dimanapun kita pasti ngumpulin passive income di dunia, tapi kalau amil itu kita ngumpulin passive income tidak hanya di dunia dan tapi juga di akhirat. Jadi sebenarnya passive income di akhirat itu kata lain dari amal jariyah. Tapi karena diubah menjadi passive income jadi relate dengan anak muda. Anak muda sekarang dalam melakukan welth management, sering kali lupa bahwa ada bagian dari hartanya yang harus didonasikan untuk kehidupan di akhirat” ujar penjelasan Azizyah.

Dengan pendekatan menyeluruh yang mengintegrasikan aspek intelektual, spiritual, dan sosial, boothcamp MSDP menjadi tonggak awal pembentukan karakter dan kompetensi generasi amil muda. BSI Maslahat optimis bahwa para peserta akan tumbuh sebagai agen perubahan yang mampu membawa dampak nyata dalam penguatan masyarakat dan pengelolaan ZISWAF secara profesional.

Berita Terkait

KA Rajabasa Jadi Kereta Api Terfavorit pada Caturwulan I 2026 di Wilayah Divre IV Tanjungkarang
Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?
Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Transportasi Publik Jadi Pilihan Masyarakat Menuju Berbagai Destinasi di Jabodebek
BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pembiayaan, Alat Berat Tumbuh Positif di Kuartal I 2026
Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%
Motor Premium Kian Terjangkau, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif untuk Touring
Momentum Hardiknas, BRI Finance Permudah Akses Pembiayaan Pendidikan
Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:00

KA Rajabasa Jadi Kereta Api Terfavorit pada Caturwulan I 2026 di Wilayah Divre IV Tanjungkarang

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00

Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Transportasi Publik Jadi Pilihan Masyarakat Menuju Berbagai Destinasi di Jabodebek

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pembiayaan, Alat Berat Tumbuh Positif di Kuartal I 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

Momentum Hardiknas, BRI Finance Permudah Akses Pembiayaan Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00

Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00

NarayaOne Bawa Nama Jawa Timur ke CommunicAsia 2026: Dari Surabaya Menuju Panggung Digital Asia

Berita Terbaru