Capaian Positif 2025: Ketepatan Waktu KA di Daop 7 Madiun Melampaui Target, Volume Penumpang Nataru Terus Meningkat - Koran Mandalika

Capaian Positif 2025: Ketepatan Waktu KA di Daop 7 Madiun Melampaui Target, Volume Penumpang Nataru Terus Meningkat

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatatkan performa ketepatan waktu perjalanan kereta api atau On Time Performance (OTP) yang sangat impresif sepanjang tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang andal dan terpercaya bagi masyarakat.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa angka ketepatan waktu keberangkatan KA penumpang di wilayah Daop 7 mencapai 99,47%, melebihi target program sebesar 99,40%. Sementara itu, untuk ketepatan waktu kedatangan mencapai 97,77%, jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar 94,28%.

“Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan KAI, dukungan penuh dari pemerintah, serta peningkatan frekuensi perjalanan yang dikelola dengan manajemen operasional yang efektif. Kami terus berupaya meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama,” ujar Tohari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imbauan Kedisiplinan Waktu bagi Pelanggan Tohari menekankan bahwa ketepatan waktu adalah keunggulan utama transportasi kereta api. Oleh karena itu, kereta api tidak dapat menunggu pelanggan yang terlambat tiba di stasiun.

Baca Juga :  Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Bank Raya Tebar Beragam Promo dan Program Loyalty

“Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun, serta proses antrean boarding. Perlu kami informasikan bahwa pelanggan yang tertinggal kereta api tidak akan mendapatkan pengembalian bea tiket (refund),” imbuh Tohari.

Untuk mempercepat proses, KAI telah menyediakan fasilitas Face Recognition di sejumlah stasiun. Untuk Daop 7 Madiun sendiri saat ini sementara ada di Stasiun madiun, kedepan diharapkan stasiun dengan okupansi penumpang cukup tinggi diharapkan terdapat fasilitas FR ini. Selain itu, pelanggan disarankan melakukan boarding melalui aplikasi Access by KAI untuk kemudahan tanpa perlu mencetak tiket fisik.

Update Angkutan Nataru: Penumpang Naik 8 Persen menjelang berakhirnya masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, volume penumpang di wilayah Daop 7 Madiun menunjukkan tren peningkatan. Pada Jumat, 2 Januari 2026, tercatat sebanyak 10.151 penumpang berangkat dari wilayah Daop 7, naik 8% dibandingkan hari sebelumnya, Kamis, 1 Januari 2026 sebanyak 9.366 penumpang.

Baca Juga :  BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Gebyar Lelang BRI Serentak di 74 Lokasi di Seluruh Indonesia

Secara akumulatif, sejak dimulainya masa Angkutan Nataru pada 18 Desember 2025 hingga hari ke-16 (2 Januari 2026), Daop 7 Madiun telah melayani total 319.330 penumpang yang terdiri dari 153.181 penumpang keberangkatan penumpang dan 166.149 untuk kedatangan penumpang.

Ketersediaan Tiket: Meskipun tiket untuk KA-KA keberangkatan awal dari Daop 7 Madiun telah banyak terjual habis, Tohari meminta masyarakat tidak perlu khawatir.

“Masyarakat masih bisa melakukan pemesanan tiket untuk KA-KA yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun. Tiket menuju kota-kota tujuan seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, maupun Malang masih tersedia melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya,” pungkas Tohari.

KAI berkomitmen untuk terus “Semakin Melayani” dengan menjaga performa operasional demi kenyamanan pelanggan, meski tetap waspada terhadap faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi perjalanan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026
FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?

Berita Terbaru

NTB Terkini

Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib

Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:01